Media90 – Sebuah unggahan di Facebook yang menawarkan lowongan kerja Alfamart mendadak ramai diperbincangkan karena diduga merupakan modus penipuan berkedok rekrutmen kerja.
Akun Facebook bernama “lowongan kerja” mengunggah informasi bertuliskan “Lowongan Kerja Terbaru 2026 Alfamart Indonesia” lengkap dengan ajakan untuk mengakses tautan pendaftaran melalui link yang disediakan.
Unggahan tersebut menarik perhatian banyak pengguna media sosial dan telah memperoleh lebih dari seratus tanda suka.
Namun setelah tautan dalam unggahan dibuka, pengguna justru diarahkan menuju halaman formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi.
Beberapa informasi yang diminta meliputi nama lengkap, alamat tempat tinggal, hingga nomor akun Telegram.
Hal ini memicu kecurigaan karena proses rekrutmen resmi perusahaan umumnya dilakukan melalui situs karier resmi dan tidak meminta data melalui formulir tidak jelas.
Permintaan data pribadi seperti nomor Telegram juga dinilai tidak lazim dalam proses seleksi kerja formal.
Penelusuran terkait dugaan penipuan ini mengarah pada akun Instagram resmi rekrutmen Alfamart, yaitu alfakarir.official.
Dalam salah satu unggahan resmi perusahaan pada Oktober 2025, Alfamart menegaskan bahwa seluruh informasi lowongan kerja hanya diumumkan melalui situs resmi karier dan akun media sosial resmi perusahaan.
Pelamar diminta berhati-hati terhadap informasi lowongan yang beredar di luar kanal resmi karena berpotensi menjadi modus penipuan.
Informasi rekrutmen resmi dapat diakses melalui Alfa Karir Alfamart atau akun Instagram resmi perusahaan.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih teliti saat menemukan informasi lowongan kerja di media sosial.
Ada beberapa ciri umum lowongan kerja palsu yang patut diwaspadai, di antaranya:
- Menggunakan akun media sosial anonim atau tidak terverifikasi
- Menyertakan link mencurigakan di luar situs resmi perusahaan
- Meminta data pribadi sensitif sejak awal pendaftaran
- Mencantumkan nominal gaji fantastis tanpa detail pekerjaan jelas
- Mengarahkan komunikasi ke aplikasi pribadi seperti Telegram atau WhatsApp
Pelamar kerja disarankan selalu melakukan pengecekan melalui website resmi perusahaan sebelum mengisi formulir atau mengirim data pribadi.
Berdasarkan informasi di situs resmi Alfa Karir, Alfamart memang membuka sejumlah posisi pekerjaan di berbagai daerah Indonesia.
Namun, informasi resmi tersebut tidak mencantumkan nominal gaji secara detail seperti yang ditampilkan dalam unggahan Facebook viral tersebut.
Perbedaan ini menjadi salah satu indikator yang memperkuat dugaan bahwa unggahan lowongan di Facebook bukan berasal dari pihak resmi perusahaan.
Modus penipuan berkedok lowongan kerja masih sering terjadi dan memanfaatkan tingginya minat masyarakat mencari pekerjaan melalui media sosial.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati sebelum mengklik tautan tertentu maupun membagikan informasi pribadi kepada pihak yang belum jelas identitasnya.
Pastikan selalu memeriksa sumber informasi dan hanya mengikuti proses rekrutmen melalui kanal resmi perusahaan terkait.














