Media90.id – PT BYD Motor Indonesia resmi memperkenalkan model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertamanya untuk pasar Indonesia, BYD M6 DM-i, dalam acara peluncuran di Jakarta pada Senin (18/5/2026).
Kehadiran MPV plug-in hybrid ini menjadi langkah penting bagi BYD dalam memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di Tanah Air, sekaligus memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) yang menjadi basis penggeraknya.
Target Distribusi Dimulai Juni 2026
BYD langsung menetapkan target distribusi yang agresif untuk pasar Indonesia. Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan bahwa pengiriman unit ke konsumen akan dimulai pada Juni 2026.
Target tersebut turut diperkuat oleh Head of Marketing, PR & Government PT BYD Motor Indonesia, Luther Pandjaitan, yang memastikan bahwa proses distribusi sudah masuk tahap persiapan akhir.
Meski jadwal pengiriman sudah ditentukan, BYD belum mengumumkan harga resmi untuk MPV plug-in hybrid tersebut. Namun, perusahaan mengisyaratkan bahwa harga akan dirilis sebelum distribusi massal dimulai.
“Yang saya sampaikan orang kalau melakukan pemesanan tentunya hal yang paling fundamental dia harus tahu harganya. Kita saja menargetkan untuk men-delivery di bulan Juni artinya in between kita sudah bisa memberikan harga,” ujar Luther.
Fokus Edukasi Teknologi Dual Mode
Sebelum pengumuman harga resmi, BYD saat ini lebih fokus mengenalkan teknologi Dual Mode (DM) kepada publik Indonesia.
Strategi ini dilakukan melalui edukasi produk serta pengalaman langsung lewat test drive, agar konsumen memahami cara kerja sistem plug-in hybrid yang diusung M6 DM-i.
“Mungkin tidak dalam waktu lama karena seperti yang saya sampaikan hari ini adalah fokus pada informasi dengan teknologinya. Seperti kita lihat produknya juga sudah kita showcase artinya juga sudah visible untuk bisa segera ada di jalanan Jakarta, tentunya hanya masalah waktu,” ujar Luther.
Spesifikasi BYD M6 DM-i
BYD M6 DM-i menjadi MPV pertama di segmennya yang mengadopsi teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan sistem Dual Mode.
Kendaraan ini mengombinasikan:
- Mesin bensin 1.500 cc dengan efisiensi termal tinggi
- Motor listrik berputaran hingga 15.000 rpm
Mesin bensin menghasilkan tenaga sekitar 96 hp dan torsi 125 Nm, sementara motor listrik menjadi penggerak utama dalam filosofi Electric-First BYD.
Dalam penggunaan harian, roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, terutama saat berkendara di lalu lintas perkotaan.
Tiga Mode Berkendara Otomatis
BYD M6 DM-i dibekali tiga mode berkendara yang bekerja otomatis sesuai kondisi:
- Mode EV (listrik murni)
- Mode HEV Series
- Mode HEV Parallel
Seluruh sistem dikendalikan oleh modul terintegrasi 7-in-1 yang mengatur distribusi energi secara efisien.
BYD juga menyematkan sistem manajemen termal canggih yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi hingga 10 persen di kondisi suhu tinggi seperti di Indonesia.
Selain itu, penggunaan Blade Battery memberikan ketahanan tinggi terhadap siklus pengisian dan kondisi ekstrem.
Efisiensi dan Performa untuk Jarak Jauh
Dengan kombinasi motor listrik dan mesin bensin, BYD M6 DM-i diklaim mampu memberikan efisiensi bahan bakar yang sangat rendah sekaligus tetap andal untuk perjalanan jarak jauh.
Teknologi ini dirancang sebagai solusi transisi bagi pengguna yang ingin menikmati pengalaman berkendara listrik tanpa khawatir keterbatasan infrastruktur pengisian daya.
Potensi Ekspansi Teknologi DM
BYD memberikan sinyal bahwa teknologi Dual Mode tidak hanya akan digunakan pada M6 saja.
Karena merupakan platform penggerak fleksibel, sistem DM berpotensi diterapkan pada berbagai model lain di masa depan.
Bahkan, dalam kesempatan yang sama, BYD juga memamerkan model lain seperti sedan Seal yang turut mengadopsi teknologi elektrifikasi serupa.
Langkah ini memperlihatkan komitmen BYD untuk memperluas lini kendaraan energi baru di pasar Indonesia secara bertahap dan berkelanjutan.














