Media90.id – Honda Racing Indonesia resmi mengumumkan strategi untuk menghadapi ajang balap musim 2026. Salah satu langkah utama yang diambil adalah menghadirkan pembalap baru sebagai bagian dari regenerasi tim, sekaligus memperkuat kompetisi di berbagai kelas balap nasional.
PT Honda Prospect Motor (HPM) melalui Honda Racing Indonesia menegaskan bahwa dunia balap bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan teknologi, pengujian performa, serta pembentukan karakter tim dalam menghadapi tekanan dan tantangan di lintasan.
Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head HPM, menyampaikan bahwa balap selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan Honda.
“Bagi Honda, ajang balap selalu menjadi bagian penting dalam pengembangan dan pembuktian teknologi, sekaligus pengingat untuk terus berkembang di tengah tekanan dan perubahan. Di dunia balap, yang diuji bukan hanya soal kecepatan, tapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bergerak maju tanpa kehilangan identitas,” ujar Yulian dalam konferensi pers Honda Racing Indonesia 2026 di Jakarta, Jumat (29/6/2026).
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan Honda di dunia balap tidak selalu mulus.
“Honda tidak selalu menang di ajang balap dan pernah menghadapi masa sulit, tetapi Honda tidak pernah berhenti dan selalu kembali. Semangat itu yang terus relevan dengan perjalanan Honda sampai hari ini,” lanjutnya.
Alvin Bahar: Fokus pada Perbaikan dan Konsistensi
Director and Driver Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar, menegaskan bahwa tim terus berupaya meningkatkan performa di setiap musim balap.
“Kami sangat bangga karena Honda Racing Indonesia bukan hanya dibangun oleh hasil di lintasan, tetapi juga kerja keras, loyalitas, dan passion dari seluruh tim. Tahun ini menjadi momen menarik dengan hadirnya talenta baru yang membawa energi segar,” ujar Alvin.
Menurutnya, kehadiran pembalap baru menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kultur balap Honda.
Pembalap Baru Honda Racing Indonesia
Langkah strategis pertama Honda Racing Indonesia di musim 2026 adalah menurunkan pembalap baru, yaitu Rachel Cia, di kelas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS.
Rachel dikenal sebagai female drifter yang pernah menjuarai Women’s Drift Challenge 2023, dan tahun ini menjalani debut di ajang balap touring bersama Honda Racing Indonesia.
“Kami memilih Rachel karena dia punya keinginan kuat untuk balap, kesungguhan, dan ingin serius, bukan sekadar menjadikan motorsport sebagai lifestyle atau konten. Kami ingin ada prestasi dan reputasi yang harus dijaga,” ungkap Alvin.
Selain pembalap baru, Honda Racing Indonesia juga mempertahankan sejumlah nama lama di line-up 2026.
Pembalap Senior Tetap Dipertahankan
Alvin Bahar kembali turun di kelas ITCR Seeded A menggunakan Honda Civic Type R FL5. Ini menjadi musim ke-24 dirinya bersama Honda Racing Indonesia, dengan catatan 13 gelar juara nasional dari berbagai model Honda yang pernah dikendarainya.
Sementara itu, Avila Bahar kembali tampil di kelas ITCR 1.200 Seeded A menggunakan Honda Brio RS, dan pembalap Andri Abirezky naik ke kategori Master di kelas yang sama.
Alvin juga menjelaskan bahwa pengembangan mobil dilakukan secara bertahap sejak musim sebelumnya, dengan tantangan berbeda di setiap sirkuit, termasuk kondisi cuaca di Mandalika yang panas dan berangin.
Satu Pembalap Masih Dirahasiakan
Yulian Karfili mengungkapkan bahwa masih ada satu pembalap tambahan yang akan bergabung, namun identitasnya belum diumumkan ke publik.
“Nanti akan kami perkenalkan jelang musim balap berjalan,” ujarnya.
Target: Bukan Sekadar Juara
Terkait target musim 2026, Alvin menegaskan bahwa Honda Racing Indonesia tidak hanya mengejar kemenangan semata.
“Targetnya tentu ingin finish first dan have fun. Tapi kami juga ingin pembalap berkembang, mengevaluasi setiap seri, dan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa fokus utama tim adalah pengembangan diri dan konsistensi performa, bukan sekadar kompetisi dengan lawan.
Rekam Jejak dan Prestasi
Sejak debut di ajang balap Indonesia pada 2022, Honda Racing Indonesia telah mengoleksi 24 gelar juara nasional di Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM).
Pada musim sebelumnya, tim ini juga meraih berbagai gelar penting, termasuk National Championship ITCR 1.200 Seeded A, ITCR 1.200 Seeded B, ITCR 3.600 Seeded A, serta beberapa gelar team constructor di Mandalika Festival of Speed (MFoS).
Identitas Visual Baru yang Lebih Agresif
Selain perubahan line-up pembalap, Honda Racing Indonesia juga memperkenalkan identitas visual baru untuk musim 2026. Livery baru ini didominasi warna hitam dan merah dengan karakter lebih agresif, mencerminkan semangat pembaruan tim di lintasan balap.
Livery tersebut menjadi simbol transformasi Honda Racing Indonesia untuk tampil lebih kompetitif dan dinamis di musim terbaru.
HRI Team Management untuk Regenerasi Pembalap
Honda Racing Indonesia juga meluncurkan HRI Team Management sebagai platform pembinaan talenta muda. Program ini dirancang untuk menciptakan jalur karier pembalap secara bertahap, mulai dari racing simulator, gokart, hingga touring car di ajang MFoS.
Pembalap berpotensi tinggi bahkan berkesempatan melangkah ke ajang internasional seperti Mandalika 6 Hours dan Sepang 1000 Km.
Kesimpulan
Honda Racing Indonesia menyiapkan strategi komprehensif untuk musim 2026 dengan menghadirkan pembalap baru, mempertahankan pembalap senior, serta memperkuat pembinaan talenta muda melalui HRI Team Management.
Dengan identitas visual baru dan fokus pada pengembangan performa, Honda Racing Indonesia menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya kemenangan, tetapi juga pertumbuhan berkelanjutan di dunia balap nasional.
FAQ
1. Siapa pembalap baru Honda Racing Indonesia 2026?
Pembalap baru adalah Rachel Cia, mantan juara Women’s Drift Challenge 2023.
2. Rachel Cia turun di kelas apa?
Ia akan berlaga di kelas ITCR 1.500 menggunakan Honda City Hatchback RS.
3. Apakah Alvin Bahar masih ikut balapan?
Ya, Alvin kembali turun di ITCR Seeded A dengan Honda Civic Type R FL5.
4. Apa alasan Rachel Cia dipilih?
Karena dinilai memiliki keseriusan tinggi untuk balap, bukan sekadar lifestyle.
5. Apa itu HRI Team Management?
Program pembinaan pembalap muda dari simulator hingga touring car, termasuk peluang ke ajang internasional.














