Media90.id – Leapmotor semakin serius menggarap pasar kendaraan listrik di Indonesia. Pabrikan asal Tiongkok tersebut berencana menghadirkan dua model Sport Utility Vehicle (SUV) listrik pada 2026, diawali dengan peluncuran Leapmotor B10 yang dijadwalkan tampil perdana di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang.
Kehadiran B10 menjadi langkah awal Leapmotor untuk bersaing di segmen SUV listrik yang semakin ramai di Indonesia. Menariknya, mobil ini dipastikan dibanderol dengan harga yang kompetitif, yakni di bawah Rp500 juta.
Harga Leapmotor B10 Dipastikan di Bawah Rp500 Juta
Brand Head of Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, mengungkapkan bahwa harga resmi Leapmotor B10 untuk wilayah On The Road (OTR) Jabodetabek masih sesuai dengan proyeksi awal perusahaan.
“Untuk harganya sendiri, untuk On The Road (OTR) Jabodetabek, kami masih sesuai dengan gambaran di awal yang sebenarnya di bawah Rp500 juta,” ujar Samuel di sela acara Leapmotor B10 Drive and Pedal di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Harga tersebut diharapkan mampu membuat B10 menjadi salah satu pilihan menarik di segmen SUV listrik menengah yang saat ini terus berkembang.
Dirakit Lokal dengan TKDN Minimal 40 Persen
Leapmotor B10 yang akan dipasarkan di Indonesia juga dipastikan sudah diproduksi secara lokal. Perakitan dilakukan di fasilitas milik Indomobil Group yang berada di Cikampek, Jawa Barat.
Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Distributor (IND), Tan Kim Piauw, memastikan kendaraan tersebut telah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah.
“Untuk TKDN mobil ini, minimal sesuai dengan persyaratan pemerintah, 40 persen. Kami pasti memenuhi itu,” kata Tan.
Produksi lokal diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
Leapmotor C10 Jadi Model Berikutnya
Setelah B10, Leapmotor juga menargetkan menghadirkan SUV listrik lainnya, yakni C10.
Menurut Tan Kim Piauw, C10 menjadi salah satu model yang sedang dipersiapkan untuk masuk ke pasar Indonesia.
“Salah satu produk yang serius kami review itu C10. Jadi setelah B10, mudah-mudahan kami juga bisa membawa C10 ke Indonesia,” ungkapnya.
Tersedia Versi BEV dan REEV
Secara global, Leapmotor C10 tersedia dalam dua pilihan teknologi, yaitu Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV).
Namun hingga saat ini, Leapmotor Indonesia masih belum menentukan varian mana yang akan dipasarkan lebih dulu di Indonesia.
“Setiap produk, teknologi yang kami bawa kemungkinan bisa BEV dan juga bersama REEV atau BEV kemudian menyusul REEV. Kami belum bisa pastikan itu karena terus terang ini dua teknologi yang berbeda. Untuk produksi juga butuh persiapan yang berbeda,” jelas Tan.
Selain C10, Leapmotor juga memiliki model C11 dan C16 yang tersedia dalam pilihan BEV maupun REEV. Meski demikian, perusahaan belum mengungkapkan apakah kedua model tersebut juga akan diboyong ke Indonesia.
Pre-Order Leapmotor B10 Sudah Dibuka
Meskipun peluncuran resminya baru akan berlangsung di GIIAS 2026, Leapmotor telah membuka pemesanan awal (pre-order) untuk B10 di Indonesia.
Samuel mengatakan konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal berpeluang menjadi penerima unit pertama setelah harga resmi diumumkan.
“Untuk beberapa konsumen yang sudah lebih awal pre-order, pada saat harga B10 dirilis dan mereka sudah oke dengan harganya, berlanjut ke pelunasan, mobilnya sudah bisa diberikan ke konsumen,” ujar Samuel.
Pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan mulai dilakukan pada Agustus 2026 setelah proses peluncuran resmi dan pengumuman harga final.
Dengan strategi menghadirkan produk rakitan lokal, harga yang kompetitif, serta rencana membawa lebih banyak model SUV listrik, Leapmotor menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan.














