OTOMOTIF

Memacu Adrenalin di Sirkuit Mandalika dengan Honda Civic Type R: Sebuah Ketergantungan!

557
×

Memacu Adrenalin di Sirkuit Mandalika dengan Honda Civic Type R: Sebuah Ketergantungan!

Sebarkan artikel ini
Memacu Adrenalin di Sirkuit Mandalika dengan Honda Civic Type R Sebuah Ketergantungan!
Memacu Adrenalin di Sirkuit Mandalika dengan Honda Civic Type R Sebuah Ketergantungan!

Media90 – Penasaran dengan Honda Civic Type R FL5 yang baru dirilis di Indonesia? PT Honda Prospect Motor (HPM) mengundang kami, para rekan media, untuk mencoba mobil ini di Sirkuit Internasional Mandalika.

Meskipun harus tidur hanya dua jam dan berangkat ke bandara saat subuh, serta harus berpanas-panasan di tengah terik matahari Lombok, kami tak ingin melewatkan kesempatan ini.

Ads
close ads

Hari ini (30/5/2023) adalah hari yang spesial karena acara Honda TrackFEST 2023 berlangsung. Selain kami, beberapa pembeli pertama Civic Type R FL5 juga hadir untuk menggeber mobil mereka di sirkuit yang pernah menjadi ajang MotoGP.

Mobil ini sangat diminati, bahkan sudah sold out untuk VIN 2023, sehingga semakin menambah rasa penasaran kami.

Civic Type R FL5 adalah generasi keenam dari Civic Type R, yang telah dijual sejak April 2023 dengan harga Rp1,399 miliar (OTR Jakarta).

Mesinnya menggunakan K20C1 1.996 cc dengan turbocharger, mirip dengan generasi sebelumnya (FK8).

Namun, mesin ini mengalami banyak pengembangan dan revisi, tidak hanya meningkatkan output-nya, tetapi juga menghasilkan tenaga sebesar 315 HP (319 PS) dan torsi 420 Nm.

Mobil ini menggunakan transmisi manual 6 percepatan dan menggerakkan roda depan (FWD).

Jika Anda ingin melihat lebih detail mengenai bentuk dan spesifikasi mobil ini, Anda dapat menonton video “10 Hal dari Honda Civic Type R” di bawah ini.

Mencoba Honda Civic Type R Di Sirkuit Mandalika, Rasanya Nagih!
Mencoba Honda Civic Type R Di Sirkuit Mandalika, Rasanya Nagih!

Pemanasan

Pemanasan sebelum mengitari Sirkuit Mandalika dengan Honda Civic Type R dimulai dengan kesempatan mengenal trek menggunakan Honda City Hatchback RS.

Meskipun City Hatchback memiliki tenaga yang lebih rendah, yaitu 119 HP (121 PS) dengan torsi 145 Nm dan menggunakan CVT, mengitari sirkuit dengan lebar jalan 15 m terasa cukup mudah.

Ketika kami akan mengendalikan Civic Type R, pikiran kami beralih dengan sibuknya mengambil konten saat pergeseran waktu.

Namun, kami menyadari bahwa kami kurang persiapan untuk mengendarai Type R. Semua peserta diwajibkan menggunakan helm, yang sedikit mengganggu posisi kepala ketika bersandar di bucket seat Type R yang baru.

Meskipun jok merah menterengnya terlihat agak sempit pada awalnya, hal itu langsung terlupakan saat kami menghadapi tikungan pertama.

Perlu diingat bahwa berat badan penulis adalah 120 kg dengan tinggi 173 cm, sehingga pengemudi dengan berat badan di bawah itu akan menemukan posisi yang lebih nyaman dari awal.

Tiba saatnya untuk mencoba Civic Type R!

Start Santai

Mengikuti aturan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), kami harus menjaga kecepatan di bawah 40 km/jam saat melintasi pit.

Hal ini berarti kami tidak dapat melakukan akselerasi cepat dari awal. Jadi, tes akselerasi harus terlewatkan…

Bagi yang penasaran, Honda mengklaim bahwa hot hatch mereka ini dapat mencapai kecepatan 100 km/jam dari posisi diam hanya dalam waktu 5,5 detik.

Cepat memang, tapi tidak terlalu istimewa mengingat kompetitor seperti Toyota GR Corolla, Hyundai Elantra N, atau Volkswagen Golf R juga mengklaim angka serupa atau bahkan lebih cepat.

Namun, penting untuk diingat bahwa performa mobil tidak bisa dinilai hanya dari angka-angka di atas kertas.

Setelah melewati pit dengan rolling start, kami langsung menginjak pedal gas dari posisi gigi 1. Wow, tenaganya melebihi ekspektasi kami!

Meskipun menggunakan turbocharger yang cukup besar, tidak ada lag yang signifikan ketika menginjak pedal gas.

Mungkin revisi pada bilah turbo, diameter, dan housing-nya memberikan kontribusi di sini. Perpindahan gigi terasa sangat responsif, tuas metal yang kaku dan perpindahannya yang pendek benar-benar memudahkan setiap perubahan gigi.

Selain itu, perbaikan pada spring rate dan pola shift gate yang unik memberikan kepuasan lebih saat harus memindahkan gigi.

Kami juga terkejut dengan kelenturan kopling yang tidak seberat yang kami perkirakan sebelumnya.

Indikator perpindahan gigi berupa lampu multi-warna di atas instrument cluster-nya yang mirip dengan Formula 1 memberikan petunjuk yang jelas kapan harus melakukan perpindahan gigi.

Kami juga tidak merasakan adanya gejala torque steer. Bagi yang belum familiar, torque steer adalah gejala yang muncul saat mobil penggerak roda depan yang bertenaga tinggi mengalami distribusi tenaga yang lebih besar daripada yang dapat ditangani oleh sistem setir dan ban depannya.

Biasanya, setir akan bergerak sedikit ke kiri atau kanan saat pedal gas diinjak maksimal.

Honda menyebutkan bahwa suspensi depan Dual Axis pada Civic Type R FL5 ini telah direvisi dengan menggunakan lower arm yang memiliki bentuk dan rigiditas lebih baik, sehingga menghasilkan peningkatan rigiditas camber sebesar 16% dibandingkan dengan FK8.

Dengan demikian, gejala torque steer dapat diminimalisasi. Bagus sekali!

Civic Type R FL5 ini menunjukkan performa yang mengesankan selama putaran pertama di sirkuit. Kami semakin bersemangat untuk melanjutkan pengalaman mengemudi ini.

Di Luar Dugaan

Pada awalnya, kami masih sedikit terkendala setelah beralih dari Honda City Hatchback RS sebelumnya, sehingga kami menghadapi tikungan pertama dengan kecepatan yang terlalu rendah.

Namun, begitu kami semakin terbiasa, kami mulai menggeber Honda Civic Type R FL5 ini dengan lebih berani.

Mencapai kecepatan 120-130 km/jam di antara tikungan-tikungan terasa sangat cepat.

Meskipun tenaganya “hanya” 315 HP (319 PS) dan torsi 420 Nm, distribusinya yang responsif membuat Civic Type R ini terasa jauh lebih kencang daripada yang terlihat di atas kertas.

Namun, yang kami rasakan kurang adalah suara yang masuk ke kabin.

Meskipun Honda telah merevisi sistem knalpot tiga saluran dengan aliran udara yang lebih tinggi 13% dan penurunan back pressure, serta active valve yang lebih “berisik” dalam mode Sport dan Type R, kesan suara di kuping kami tidak sebanding dengan sensasi dari kekuatan mesin dan koneksi setirnya.

Saat kami mempersiapkan untuk memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi, kami mencoba memaksimalkan pengereman menggunakan engine brake.

Namun, Civic Type R FL5 ini ternyata lebih pintar daripada kami. Jika kami mencoba menurunkan gigi saat putaran mesin masih terlalu tinggi, akan muncul bunyi “bip bip”.

Saat kondisinya tepat, menurunkan gigi akan didukung oleh sistem rev matching, sehingga kami tidak perlu secara manual meningkatkan putaran mesin dengan metode heel and toe.

Bagi yang lebih suka cara konvensional, sistem auto blip ini dapat dimatikan melalui head unit.

Oh, hampir saja kami lupa membahas sistem pengereman. Mungkin karena bagian ini berfungsi dengan sangat baik sehingga terlewat dari perhatian kami.

Bahkan ketika kami membuat kesalahan dalam timing engine braking, rem depan Brembo dengan cakram dua bagian berukuran 350 mm, kaliper aluminium dengan tiga piston, dan rem belakang dengan cakram ventilasi berukuran 305 mm dan kaliper satu piston tidak mengalami masalah sama sekali dalam memperlambat kecepatan Civic ini.

Putaran setirnya terasa luar biasa linier dan analog. Berbeda dengan City Hatchback RS yang kami gunakan sebelumnya untuk pemanasan mengitari sirkuit, kami tidak perlu melakukan revisi putaran setir berulang kali saat melintasi tikungan.

Tidak puas karena tertinggal dari pace car Civic Type R FK8 yang dikendarai oleh pembalap Alvin Bahar, kami mencoba dengan “nekat” melalui tikungan dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Ternyata, Civic Type R FL5 ini tidak mengalami masalah dalam mengikuti ritme tikungan yang cepat.

Bahkan, tidak ada tanda-tanda understeer, dan bahkan decit dari ban pun tidak terdengar sama sekali.

Pada sesi selanjutnya, saat kami menjadi penumpang, pengemudi mencoba dengan lebih nekat lagi melalui tikungan dengan kecepatan yang terlalu tinggi.

Ketika pikiran kami berpikir, “Oke, pasti akan terjadi understeer dan mobil akan keluar jalur,” Type R ini justru membuktikan sebaliknya dan tetap melewati tikungan dengan anggun meskipun teknik pengemudiannya terlihat agak “berantakan”.

Ini benar-benar luar biasa! Bahkan pemula pun akan merasa percaya diri untuk melakukan track day di sirkuit jika mereka mengemudikan mobil yang sangat responsif seperti Honda Civic Type R FL5 ini. Bravo!

Grip Luar Biasa

Ternyata, alasan mengapa kami dapat melewati tikungan-tikungan tersebut tanpa keluar dari lajur bukanlah tanpa dasar.

Bagian cengkeraman menjadi fokus utama Honda dalam mengembangkan Civic Type R FL5 dari generasi FK8 sebelumnya.

Mulai dari ban Michelin Pilot Sport 4S berukuran 265/30 R19 yang secara khusus dikembangkan untuk menangani tekanan yang sangat besar pada poros depan.

Bagian belakang mobil juga dibuat lebih rigid sebesar 15%, dengan penambahan panjang wheelbase sebesar 35 mm, suspensi belakang multilink baru, dan peningkatan ukuran ban belakang.

Semua ini berkontribusi dalam menjaga cengkeraman mobil saat melewati tikungan-tikungan dengan cepat.

Tidak hanya itu, sensasi dari setirnya juga terasa lebih natural. Honda memberikan perhatian khusus pada sektor ini, dengan proses pengasahan pada bearing kolom setir untuk meningkatkan rigiditas, penggunaan material yang lebih rigid pada tie rod end, serta desain bergerigi pada bagian sliding shaft setir.

Logika EPS (Electric Power Steering) juga direvisi, dan torsion bar pada kolom setir ditingkatkan kekakuannya sebesar 60%.

Tidak heran setelah sesi mengitari Sirkuit Mandalika selesai, kami merasakan sesuatu yang membuat kami ketagihan.

Bukan hanya soal kecepatan mobil Honda Civic Type R ini, tapi bagaimana mobil ini benar-benar membuat kami merasa terkontrol dan lebih menyatu dengan alamiahnya.

Mobil sport cerdas ini memberikan kesempatan bagi kami yang awam untuk merasakan sensasi berkendara cepat seperti seorang pembalap.

Perlu diketahui bahwa kami telah mencoba banyak mobil dengan tenaga dua atau bahkan tiga kali lebih besar dari Civic Type R ini di berbagai sirkuit sebelumnya, namun jarang sekali yang memberikan rasa “seperti di rumah” seperti yang dirasakan dengan Civic ini di Sirkuit Mandalika.

Selain itu, indikator suhu tidak menunjukkan adanya gejala yang aneh setelah sesi hot lap dengan Civic Type R ini selesai.

Jangan lupa, sesi mengitari sirkuit ini tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali, melainkan lebih dari 20 kali secara bergantian.

Beberapa pengguna dan influencer seperti HondaProJason yang hadir dalam acara ini juga mengungkapkan bahwa Civic Type R generasi sebelumnya (FK8) pasti akan mengalami masalah overheating jika digunakan secara terus-menerus dengan cara yang sama.

Seandainya kami diberikan kesempatan untuk beberapa putaran lagi, mungkin baru kami bisa benar-benar merasakan kepuasan dalam menguji Honda Civic Type R FL5 ini di habitatnya. Atau mungkin justru kami akan semakin ketagihan?

Jangan lupa juga bahwa setelah sesi track day berakhir, Civic Type R ini masih dapat dikendarai dengan relatif nyaman dalam kehidupan sehari-hari di jalan raya.

Inilah yang membuatnya begitu istimewa: “Sebuah mobil balap yang nyaman untuk penggunaan sehari-hari.”

Menarik, bukan?

Spesifikasi Honda Civic Type R

Berikut adalah spesifikasi Honda Civic Type R:

  • Mesin: K20C1
  • Jumlah Silinder: 4, Segaris
  • Teknologi Mesin: DOHC, VTEC Turbo, Gasoline Direct Injection, Single Scroll Turbocharger
  • Kapasitas Mesin: 1.996 cc
  • Tenaga Maksimum: 315 HP (319 PS) @ 6.500 RPM
  • Torsi Maksimum: 420 Nm @ 2600-4.000 RPM
  • Layout Mesin: Mesin Depan Penggerak Roda Depan
  • Transmisi: Manual 6-percepatan dengan Rev Match
  • Kapasitas Tangki: 47 liter
  • Rekomendasi Bahan Bakar: Bensin dengan oktan minimal RON 95
  • Panjang: 4.594 mm
  • Lebar: 1.890 mm
  • Tinggi: 1.401 mm
  • Wheelbase: 2.734 mm
  • Sistem Kemudi: Electric Power Steering
  • Radius Putar: 6,2 m
  • Suspensi Depan: Dual Axis
  • Suspensi Belakang: Multi-link
  • Ground Clearance: 121 mm
  • Ukuran Ban: 265/30 R19
  • Ban: Michelin Pilot Sport 4S
  • Rem Depan: Cakram Ventilasi (2-piece) 350 mm Brembo dengan Kaliper Aluminium dengan 3-piston
  • Rem Belakang: Cakram Ventilasi 305 mm Brembo dengan Kaliper 1-piston
  • Sistem Rem: ABS, EBD, VDC, HSA

Itulah spesifikasi lengkap dari Honda Civic Type R.

Jangan Lewatkan Pemeriksaan Kampas Rem Mobil Bekas Setelah Beli Mobil
OTOMOTIF

Media90 – Cek kondisi kampas rem mobil bekas demi keselamatan berkendara. Kenali ciri keausan, pahami risiko, dan pilih material terbaik agar sistem pengereman tetap pakem dan responsif di segala kondisi jalan. Membeli mobil bekas memang sering menjadi pilihan cerdas untuk mendapatkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun setelah transaksi selesai, ada satu hal penting yang tidak boleh diabaikan: memastikan seluruh sistem keselamatan bekerja dengan baik, terutama sistem pengereman. Ads close ads Salah satu komponen paling krusial adalah kampas rem mobil bekas. Meski terlihat sederhana, bagian ini menjadi penentu utama seberapa cepat kendaraan bisa berhenti dengan aman. Mengapa Kampas Rem Mobil…

Suzuki Eeco Star Edition Resmi Hadir, Minivan Murah Tampil Lebih Stylish
OTOMOTIF

Media90 – Mobil murah Suzuki terbaru, Eeco Star Edition, resmi diperkenalkan dengan tampilan lebih premium, mesin irit, serta sasis tangguh yang tetap mempertahankan karakter minivan fungsional. Kehadiran edisi khusus ini menjadi langkah Suzuki dalam menyegarkan salah satu model legendarisnya untuk pasar kendaraan keluarga dan komersial ringan. Di tengah dominasi tren SUV, segmen mobil serbaguna berharga terjangkau masih memiliki tempat kuat di pasar. Suzuki melihat peluang tersebut dan kembali menghadirkan pembaruan pada lini Maruti Suzuki Eeco melalui varian Star Edition yang diluncurkan pada Mei 2026 di India. Ads close ads Jawaban Suzuki untuk Mobil Keluarga Murah yang Lebih “Naik Kelas” Selama…

MPV 7-Seater Anyar GAC Masuki Tahap Uji Produksi, Siap Debut di GIIAS 2026
OTOMOTIF

Media90 – Calon mobil baru GAC berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) dikabarkan segera memasuki tahap uji coba produksi (trial production). Tahap ini menjadi sinyal kuat bahwa kendaraan tersebut sudah mendekati fase peluncuran dan siap dipasarkan ke konsumen Indonesia. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen GAC Indonesia dalam memperluas lini produknya di Tanah Air, setelah sebelumnya memastikan akan menghadirkan beberapa model baru dari segmen SUV hingga MPV. Ads close ads MPV 7-Seater PHEV Jadi Awal Ekspansi GAC Sebagai langkah awal, GAC Indonesia memperkenalkan MPV 7-seater dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Model ini menjadi salah satu produk strategis yang disiapkan untuk…

5 Tanda dan Cara Cek Kaki-Kaki Mobil Bekas yang Perlu Diperhatikan
OTOMOTIF

Media90 – Salah satu komponen yang perlu diperhatikan saat ingin membeli mobil bekas adalah bagian kaki-kaki. Cara cek kaki-kaki mobil bekas wajib dipahami agar tidak menimbulkan masalah serius saat kendaraan digunakan sehari-hari. Selain bodi dan mesin, kondisi kaki-kaki juga menjadi faktor penting, terutama untuk mobil yang sudah berumur. Komponen ini bekerja langsung untuk menjaga stabilitas, kenyamanan, dan keamanan saat berkendara. Ads close ads Apa Itu Kaki-Kaki Mobil? Kaki-kaki mobil adalah rangkaian komponen di bagian bawah kendaraan (undercarriage) yang berhubungan langsung dengan roda. Sistem ini berfungsi menjaga kestabilan mobil saat bermanuver serta memastikan roda tetap bergerak dengan baik di berbagai kondisi…

Ciri-Ciri Baterai Mobil Listrik Mulai Bermasalah, Pengguna Harus Waspada
OTOMOTIF

Media90 – Pengguna mobil listrik perlu mengenali tanda-tanda baterai bermasalah agar dapat mencegah gangguan serius saat berkendara. Baterai merupakan “jantung” utama kendaraan listrik, sehingga kondisinya sangat krusial, terutama bagi kendaraan yang digunakan untuk mobilitas harian. Ketika baterai mulai bermasalah, performa mobil listrik tidak lagi optimal dan bisa mengganggu kenyamanan bahkan keamanan berkendara. Ads close ads Gejala Awal Baterai Mobil Listrik Bermasalah Pemilik bengkel spesialis baterai kendaraan listrik, Dirgantara Auto Project atau Semesta EV, Bastian Dirgantara, menjelaskan bahwa tanda paling mudah dikenali adalah penurunan jarak tempuh. “Bisa dirasakan dari range yang berkurang, jauh dari klaim pabrikan. Misalnya klaim 300 km, tapi…

Ekspansi Baru 70mai di Jawa Timur, Surabaya Hadirkan Layanan Instalasi Gratis
OTOMOTIF

Media90 – 70mai Point Surabaya resmi dibuka sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan layanan sekaligus mendekatkan diri dengan konsumen di wilayah Jawa Timur. Kehadiran store terbaru ini menjadi bukti komitmen 70mai dalam menghadirkan teknologi otomotif modern yang lebih mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya sekadar tempat penjualan, store ini juga dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi pengguna kendaraan, mulai dari demonstrasi produk, konsultasi kebutuhan, hingga layanan instalasi profesional langsung di lokasi. Ads close ads Lokasi Strategis di Tengah Kota Surabaya 70mai memilih lokasi di Jl. Diponegoro, DR. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur sebagai tempat berdirinya store terbaru…

Target Ambisius MG: Hadirkan 4 Mobil Baru di Indonesia Tahun Ini
OTOMOTIF

Media90 – Morris Garage (MG) menegaskan ambisinya untuk memperkuat pasar otomotif Indonesia dengan rencana menghadirkan empat model baru sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi merek asal Inggris tersebut di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat. Empat Model Baru Disiapkan MG Head of Marketing MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan, mengungkapkan bahwa dari total empat model baru yang direncanakan, satu di antaranya sudah lebih dulu meluncur, yaitu MGS5 EV yang diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Ads close ads “Rencananya di tahun ini ada empat model MG, satu sudah meluncur MGS5 EV. Tiga lagi akan…