Media90.id – BPJS Kesehatan terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mudah diakses seluruh masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (Viola) serta BPJS Keliling.
Kedua layanan tersebut menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan akses layanan administrasi JKN di daerah dengan kondisi geografis yang sulit maupun keterbatasan infrastruktur digital.
Viola merupakan layanan administrasi berbasis video conference yang memungkinkan masyarakat berkomunikasi langsung dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time. Melalui layanan ini, peserta dapat mengurus administrasi kepesertaan JKN, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah 3T dengan memanfaatkan fasilitas seperti puskesmas, kantor desa, kelurahan, kecamatan, sekolah, hingga lokasi pelayanan publik lainnya sebagai tempat penyelenggaraan layanan Viola.
Selama periode Januari hingga Mei 2026, layanan Viola telah dimanfaatkan sebanyak 218.729 kali. Lokasi pelaksanaan terbanyak berada di puskesmas, sementara jenis layanan yang paling banyak diakses masyarakat adalah layanan informasi serta perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Adapun segmen peserta yang paling banyak memanfaatkan layanan tersebut berasal dari kelompok Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan tidak semua wilayah di Indonesia memiliki kesiapan yang sama dalam mengakses layanan digital. Kondisi geografis, keterbatasan jaringan komunikasi dan data, serta tingkat literasi digital masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan.
Karena itu, selain terus mengembangkan kanal digital, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan layanan jemput bola melalui BPJS Keliling agar masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan administrasi JKN dengan mudah.
“Optimalisasi Viola dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (Lanuri), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Kami laksanakan Lanuri serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan,” kata Prihati Pujowaskito dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
Dari total 558 titik pelaksanaan Lanuri, sebanyak 179 titik menghadirkan layanan BPJS Keliling, sedangkan 379 titik lainnya menyediakan layanan Viola bagi masyarakat.
Menurut Prihati, program tersebut diharapkan mampu memperluas akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil maupun daerah dengan akses pelayanan yang masih terbatas.
“Harapan kami, Lanuri ini dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis,” ujarnya saat acara Launching Lanuri dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi.
Pada kesempatan itu, Prihati juga mengungkapkan capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan yang telah mencapai 91,53 persen.
Program Quick Wins tersebut terdiri atas empat program Customer Centric yang dirancang berdasarkan aspirasi peserta JKN guna memenuhi kebutuhan layanan yang paling mendasar. Selain itu, BPJS Kesehatan juga menjalankan empat program Collaborative yang memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas jangkauan layanan secara terintegrasi.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat bagi masyarakat di wilayah 3T.
Menurutnya, kehadiran Viola dan BPJS Keliling merupakan inovasi yang mampu menjawab berbagai kendala akses layanan administrasi JKN akibat keterbatasan transportasi maupun infrastruktur digital.
“Kementerian Koperasi menyambut baik kolaborasi ini, mengingat jaringan Koperasi Desa Merah Putih memiliki jaringan yang tersebar hingga ke tingkat desa dan kecamatan di seluruh Indonesia, serta memiliki akses internet untuk mendukung penyelenggaraan Viola maupun BPJS Keliling,” kata Panel Barus.
Ia menambahkan, Kementerian Koperasi akan mendorong pengurus Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah, khususnya wilayah 3T, untuk mendukung pelaksanaan Lanuri agar manfaat layanan JKN dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia.














