Media90.id – PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM Group) memaparkan strategi bisnis untuk menghadapi dinamika industri pada tahun 2026. Perusahaan menegaskan fokus pada penguatan fondasi bisnis melalui peningkatan efektivitas operasional serta ekspansi yang dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Pemaparan strategi tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering 2026 yang dikemas melalui aktivitas olahraga padel bersama media pada Sabtu (6/7/2026) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Selain menjadi ajang mempererat hubungan dengan insan pers, acara ini juga menjadi momentum bagi MPM Group untuk menjelaskan arah pengembangan bisnis di seluruh lini usaha.
Perkuat Distribusi Sepeda Motor Lewat Layanan Terintegrasi
Pada segmen distribusi dan ritel sepeda motor, MPM melalui MPMulia dan MPMMotor terus memperkuat posisi pasar di tengah kompetisi industri otomotif yang semakin ketat.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas penjualan unit serta penguatan layanan purnajual. Perusahaan menilai bahwa pengalaman pelanggan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing jangka panjang.
Oleh karena itu, berbagai upaya peningkatan layanan terus dilakukan agar konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Selain memperkuat pasar domestik, MPMulia juga melanjutkan ekspansi ke Timor Leste. Sejak mulai masuk pada Mei 2025, hingga April 2026 perusahaan telah mengoperasikan empat jaringan resmi Honda di Kota Dili.
Saat ini, fokus utama perusahaan adalah memperdalam penguatan jaringan di wilayah tersebut, mengingat Dili merupakan pusat aktivitas ekonomi dengan potensi pertumbuhan yang menjanjikan bagi bisnis distribusi sepeda motor.
MPMInsurance Fokus Diversifikasi dan Transformasi Digital
Di sektor asuransi, strategi bisnis MPMInsurance diarahkan untuk memperkuat ketahanan usaha melalui diversifikasi portofolio dan pencarian sumber pertumbuhan baru.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah perubahan kondisi pasar yang dinamis.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan produk perlindungan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat, seiring meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya perlindungan aset, termasuk kendaraan roda dua.
Selain pengembangan produk, transformasi digital juga menjadi prioritas utama. MPMInsurance berupaya menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan nyaman agar pelanggan dapat mengakses produk asuransi tanpa hambatan.
Perusahaan juga memperluas jangkauan distribusi melalui kemitraan strategis dengan berbagai sektor, mulai dari pembiayaan, gaya hidup, olahraga, hingga perjalanan. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan layanan perlindungan yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
MPMRent Fokus Sektor Bernilai Tinggi dan Green Mobility
Pada bisnis penyewaan kendaraan, MPMRent menargetkan penguatan di sektor bernilai tinggi seperti pertambangan mineral, migas, dan jasa profesional.
Segmen ini dinilai masih memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dalam beberapa tahun ke depan.
Untuk mendukung target tersebut, MPMRent melakukan penyederhanaan proses penjualan serta penambahan tenaga pemasaran di sejumlah cabang strategis guna meningkatkan produktivitas dan kontribusi pendapatan.
Di sisi lain, efisiensi operasional juga menjadi perhatian utama melalui optimalisasi workshop, pengelolaan suku cadang yang lebih efektif, serta migrasi sistem ERP.
Menariknya, MPMRent juga mulai mengembangkan solusi green mobility dengan menghadirkan layanan transportasi berbasis kendaraan listrik. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan mobilitas ramah lingkungan.
AUKSI dan JACCS MPMFinance Perkuat Digitalisasi
Di bisnis mobil bekas, AUKSI terus melakukan ekspansi dengan memperluas cakupan layanan dari tiga lokasi menjadi 15 lokasi.
Ekspansi ini dilakukan melalui integrasi kantor cabang MPMRent yang dialihfungsikan menjadi cabang baru AUKSI. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan volume kendaraan lelang, memperluas partisipasi peserta, serta meningkatkan kualitas layanan di berbagai daerah.
Sementara itu, JACCS MPMFinance Indonesia terus memperkuat bisnis melalui peningkatan produktivitas, pengelolaan portofolio yang disiplin, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Transformasi digital juga menjadi fokus utama untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif di tengah perubahan cepat industri pembiayaan.
Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
Selain pengembangan di masing-masing lini usaha, MPM Group juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis jangka panjang.
Group CFO MPM Group, Beatrice Kartika, menegaskan bahwa perusahaan ingin memastikan setiap unit bisnis memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pelanggan serta penguatan kapabilitas operasional menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Dengan strategi tersebut, MPM Group optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang stabil sekaligus relevan di tengah perubahan industri yang semakin cepat.














