PENDIDIKAN

LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE untuk Penguatan Mutu dan Akreditasi Internasional

Luluk RJMP
7
×

LPM UIN RIL Gelar Asesmen RPS OBE untuk Penguatan Mutu dan Akreditasi Internasional

Sebarkan artikel ini
UIN RIL Tingkatkan Mutu Lulusan, LPM Gelar Asesmen RPS dengan Pendekatan OBE
UIN RIL Tingkatkan Mutu Lulusan, LPM Gelar Asesmen RPS dengan Pendekatan OBE

Media90 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menyelenggarakan asesmen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk seluruh program studi sarjana. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Teater lantai 2 Gedung Academic & Research Center UIN RIL.

Ketua LPM UIN RIL, Bambang Irfani, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi penerapan kurikulum OBE yang telah berjalan sejak tahun akademik 2024 dan 2025, dan kini memasuki semester keempat implementasi.

Ads
close ads

Ia menjelaskan bahwa seluruh dokumen kurikulum telah tersusun lengkap, mulai dari visi keilmuan, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga RPS, yang semuanya menjadi bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) dekan.

“Penerapan OBE ini perlu dievaluasi sebagai landasan menuju akreditasi internasional. Salah satu tahapannya adalah asesmen RPS OBE yang telah disusun,” ujar Bambang, Senin (20/04/2026).

Menurutnya, asesmen ini bertujuan memastikan keselarasan antara CPL, CPMK, sub-CPMK, metode pembelajaran, serta sistem penilaian yang tercantum dalam RPS agar benar-benar mengarah pada ketercapaian profil lulusan.

Kegiatan ini diikuti oleh 36 program studi sarjana, dengan masing-masing prodi mengirimkan tiga perwakilan, yakni ketua program studi, sekretaris program studi, dan satu dosen. Proses asesmen diharapkan dipimpin langsung oleh kaprodi dan sekprodi dengan pendampingan narasumber, sehingga RPS yang dihasilkan tervalidasi dan layak digunakan.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini diawali dengan penyamaan persepsi bersama narasumber serta latihan bersama pada hari pertama. Hari kedua difokuskan pada kerja mandiri di tingkat program studi, sedangkan hari ketiga dan keempat digunakan untuk evaluasi lanjutan di ruang lantai 1.

Bambang menambahkan bahwa akan ada proses review lanjutan yang melibatkan LPM bersama Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF). Ia menargetkan seluruh RPS OBE program sarjana dapat terselesaikan secara final pada semester ini.

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa tantangan utama dalam implementasi OBE saat ini masih terletak pada aspek sistem penilaian. Untuk itu, pada tahun ini akan digelar workshop bagi 60 dosen guna menyusun rancangan penilaian berbasis OBE.

“Output dari kegiatan ini adalah dokumen RPS yang tervalidasi dan layak digunakan untuk menjamin mutu lulusan UIN RIL,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan langkah penting dalam memastikan implementasi OBE berjalan optimal di seluruh program studi.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh program studi dan berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat kualitas pembelajaran di UIN RIL.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Indrawati, S.S., M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM UIN Raden Fatah Palembang, dengan moderator Dr. Listiyani Siti Romlah, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran LPM UIN RIL.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa implementasi OBE terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu Outcome Based Curriculum (OBC), Outcome Based Learning and Teaching (OBLT), serta Outcome Based Assessment and Evaluation (OBAE), yang harus berjalan secara berkesinambungan.

Ia menekankan pentingnya constructive alignment dalam ketiga tahapan tersebut, di mana RPS merupakan bagian dari OBC yang harus selaras dengan CPL dan CPMK.

Sesuai Permendikbud Ristek Nomor 39 Tahun 2025, setiap program studi diwajibkan memastikan CPL tercapai dan diturunkan menjadi CPMK dengan memperhatikan kemampuan, bidang kajian, serta konteks pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, UIN Raden Intan Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi berbasis OBE sebagai langkah strategis menuju standar akademik internasional.

Tinggalkan Balasan