Media90 – Kebijakan penyimpanan gratis Google tampaknya mulai mengalami perubahan. Selama bertahun-tahun, setiap pengguna baru Gmail selalu mendapatkan kapasitas cloud gratis sebesar 15GB yang dapat digunakan bersama untuk Gmail, Google Drive, dan Google Photos. Namun kini, sejumlah laporan dari pengguna internet menunjukkan adanya pengurangan kapasitas penyimpanan gratis pada akun baru.
Informasi ini ramai dibahas setelah seorang pengguna Reddit membagikan tangkapan layar akun Gmail baru miliknya yang hanya memperoleh ruang penyimpanan sebesar 5GB. Untuk mendapatkan kapasitas penuh hingga 15GB, pengguna disebut harus menambahkan nomor telepon ke akun Google mereka.
Perubahan tersebut langsung memicu berbagai reaksi di internet, terutama dari pengguna yang selama ini memanfaatkan banyak akun Gmail untuk memperoleh tambahan storage gratis.
Dalam tangkapan layar yang beredar di Reddit, Google menjelaskan bahwa kebijakan baru tersebut bertujuan memastikan penambahan kapasitas penyimpanan hanya diberikan satu kali untuk setiap pengguna. Dengan kata lain, Google diduga ingin membatasi praktik pembuatan banyak akun Gmail demi mendapatkan storage gratis berulang kali.
Melalui verifikasi nomor telepon, Google dapat mengurangi pembuatan akun duplikat, akun spam, maupun akun palsu yang dibuat secara massal.
Jika sebelumnya pengguna langsung memperoleh 15GB ketika membuat akun baru, kini sebagian pengguna hanya mendapatkan 5GB di tahap awal. Setelah nomor telepon ditambahkan dan akun dianggap lebih valid, kapasitas penyimpanan disebut dapat meningkat menjadi 15GB.
Kebijakan baru ini membuat banyak pengguna khawatir karena Google selama ini dikenal cukup longgar dalam memberikan ruang penyimpanan gratis.
Indikasi perubahan kebijakan sebenarnya sudah terlihat dari halaman dukungan resmi Google. Beberapa waktu lalu, perusahaan diam-diam mengubah penjelasan mengenai kapasitas penyimpanan gratis untuk akun baru.
Sebelumnya, Google menyebut setiap akun baru akan memperoleh “15GB storage”. Namun kini kalimat tersebut berubah menjadi “hingga 15GB storage”.
Perubahan kecil pada penggunaan kata “hingga” ternyata memiliki arti penting. Hal itu mengindikasikan jumlah kapasitas gratis yang diterima pengguna bisa berbeda-beda tergantung kondisi tertentu.
Berdasarkan arsip Wayback Machine, perubahan tulisan tersebut diketahui terjadi antara awal Februari hingga akhir Maret 2026. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Google memang sedang menguji skema baru untuk layanan cloud gratis mereka.
Dalam pernyataannya kepada media teknologi Engadget, Google mengonfirmasi bahwa kebijakan tersebut masih sebatas eksperimen di wilayah tertentu.
Menurut juru bicara Google, perusahaan sedang menguji sistem penyimpanan baru untuk membantu menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan keamanan akun pengguna.
Google juga menyebut kebijakan ini dapat membantu proses pemulihan akun serta mengurangi penyalahgunaan akun palsu maupun spam.
Meski demikian, Google belum mengungkap negara mana saja yang menjadi lokasi uji coba. Namun berdasarkan berbagai laporan pengguna di internet, sebagian besar kasus ditemukan di beberapa negara di kawasan Afrika.
Hal ini menjelaskan mengapa sebagian pengguna masih bisa memperoleh storage gratis 15GB tanpa harus menambahkan nomor telepon. Artinya, kebijakan tersebut belum diterapkan secara merata di seluruh dunia.
Kabar baiknya, perubahan ini tampaknya belum berdampak pada pengguna Gmail lama. Pengguna yang sudah memiliki akun Google tetap dapat menikmati penyimpanan gratis 15GB seperti biasa.
Selain itu, dalam banyak kasus, Google sebenarnya memang sudah meminta nomor telepon saat proses pembuatan akun baru. Karena itu, sebagian pengguna menilai perubahan ini kemungkinan tidak akan terlalu memengaruhi mayoritas pengguna umum.
Namun apabila uji coba ini dianggap berhasil, bukan tidak mungkin Google akan menerapkannya secara global di masa mendatang. Apalagi kebutuhan kapasitas server cloud terus meningkat seiring pertumbuhan layanan Gmail, Google Photos, dan Google Drive.
Bagi pengguna baru, perubahan ini dapat menjadi sinyal bahwa era layanan penyimpanan cloud gratis dalam jumlah besar perlahan mulai dibatasi. Di sisi lain, Google kemungkinan juga ingin mendorong lebih banyak pengguna beralih ke layanan berbayar seperti Google One.
Jika kebijakan ini benar-benar diterapkan secara luas, maka masa penyimpanan cloud gratis besar-besaran dari perusahaan teknologi mungkin perlahan akan mulai berakhir.














