TEKNO

Bocoran Galaxy Z Wide Fold, Samsung Siapkan Ponsel Lipat dengan Rasio Layar Lebih Lebar

9
×

Bocoran Galaxy Z Wide Fold, Samsung Siapkan Ponsel Lipat dengan Rasio Layar Lebih Lebar

Sebarkan artikel ini
Bocoran Rasio Galaxy Z Wide Fold, Desain Lipat Lebar Samsung Terkuak
Bocoran Rasio Galaxy Z Wide Fold, Desain Lipat Lebar Samsung Terkuak

Media90 – Samsung dikabarkan tengah menyiapkan inovasi baru di lini ponsel lipatnya. Setelah sukses dengan seri Galaxy Z Fold hingga tujuh generasi, kini muncul bocoran mengenai model baru dengan layar utama yang lebih lebar, yang kemungkinan akan diberi nama Galaxy Z Wide Fold.

Informasi ini terungkap melalui firmware One UI 9, dengan kode perangkat SM-F971B. Bocoran tersebut mengindikasikan adanya perubahan signifikan yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman layar lebih luas.

Ads
close ads

Rasio 4:3 Jadi Sorotan

Salah satu perubahan paling mencolok ada pada rasio layar utama yang disebut akan menggunakan 4:3. Format ini membuat tampilan menjadi lebih lebar dibandingkan kebanyakan ponsel lipat saat ini.

Sebagai perbandingan, Oppo Find N3 menggunakan rasio 10:9 yang mendekati bentuk persegi. Dengan rasio 4:3, Galaxy Z Wide Fold diprediksi akan terasa lebih lapang, terutama saat digunakan untuk multitasking.

Menariknya, rasio ini juga identik dengan layar Apple iPad, yang dikenal nyaman untuk membaca, browsing, hingga produktivitas.

Pengalaman Multitasking Lebih Optimal

Dengan layar yang lebih lebar, pengguna berpotensi mendapatkan pengalaman yang lebih baik untuk:

  • Menonton video
  • Browsing internet
  • Menjalankan beberapa aplikasi sekaligus

Tak hanya itu, Samsung juga dikabarkan akan menghadirkan layar dengan lipatan yang semakin minim, bahkan mendekati tanpa crease.

Sistem Operasi Lebih Baru

Galaxy Z Wide Fold bersama generasi berikutnya seperti Z Fold 8 disebut akan langsung menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9 saat dirilis nanti.

Strategi Baru Samsung di Pasar Foldable

Langkah Samsung menghadirkan varian “wide” secara terpisah dinilai sebagai strategi cerdas. Dengan cara ini, Samsung bisa menguji minat pasar terhadap format layar baru tanpa mengganggu lini utama Galaxy Z Fold yang sudah mapan.

Jika konsep ini berhasil, bukan tidak mungkin ke depan Samsung akan memperluas pilihan foldable mereka untuk berbagai kebutuhan, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat lebih optimal untuk produktivitas.

Dengan tren layar lipat yang terus berkembang, kehadiran Galaxy Z Wide Fold bisa jadi angin segar. Menurut kalian, apakah rasio layar lebih lebar seperti ini benar-benar dibutuhkan, atau justru terlalu besar untuk penggunaan sehari-hari?

Tinggalkan Balasan