Media90.id – Penggemar Harry Potter kini bisa merasakan sensasi berbincang dengan buku harian Tom Riddle layaknya di film Harry Potter and the Chamber of Secrets. Seorang developer asal Kanada bernama Maxime Rivest berhasil menciptakan proyek unik yang mengubah reMarkable Paper Pro menjadi buku harian interaktif berbasis kecerdasan buatan (AI).
Proyek yang diberi nama Riddle ini menghadirkan pengalaman yang sangat mirip dengan adegan ikonik dalam film, di mana tulisan pengguna menghilang dan kemudian dibalas oleh tulisan tangan yang muncul secara otomatis.
Hadirkan Pengalaman Seperti di Dunia Sihir
Melalui fitur Riddle, pengguna cukup menuliskan pesan menggunakan stylus pada layar E Ink reMarkable Paper Pro.
Setelah selesai menulis, tulisan tersebut akan perlahan menghilang sebelum muncul balasan baru dalam bentuk animasi tulisan tangan yang menyerupai tulisan Tom Riddle.
Yang membuat proyek ini terasa istimewa adalah tidak adanya tampilan chat, keyboard, ataupun antarmuka modern seperti aplikasi AI pada umumnya.
Rivest sengaja mempertahankan pengalaman menulis di atas “kertas digital” agar pengguna benar-benar merasakan sensasi sedang berbicara dengan buku harian ajaib dari dunia Harry Potter.
AI Membaca Tulisan Tangan Pengguna
Di balik efek yang terlihat sederhana tersebut, terdapat proses AI yang cukup kompleks.
Tulisan tangan pengguna terlebih dahulu dikonversi menjadi gambar berformat PNG.
Selanjutnya gambar tersebut dikirim ke model AI yang mendukung input berbasis gambar untuk diproses.
Setelah AI menghasilkan jawaban, respons tersebut ditampilkan kembali pada layar E Ink dalam bentuk animasi tulisan tangan sehingga tampilannya tetap menyerupai buku harian asli.
Hasil akhirnya memberikan pengalaman yang jauh lebih imersif dibanding chatbot AI biasa.
Mendukung Beragam Model AI
Menurut halaman GitHub proyek tersebut, Riddle tidak bergantung pada satu layanan AI saja.
Pengguna dapat menghubungkannya dengan berbagai platform, seperti:
- OpenAI
- OpenRouter
- Groq API
- Server AI lokal yang mendukung input gambar
Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna memilih model AI sesuai kebutuhan maupun preferensi masing-masing.
Belum Bisa Dipasang dengan Mudah
Meski menarik, Riddle saat ini masih ditujukan bagi pengguna yang memiliki kemampuan teknis.
Proyek tersebut hanya mendukung perangkat reMarkable Paper Pro yang telah diaktifkan developer mode serta menggunakan launcher khusus.
Selain itu, mod ini baru diuji pada reMarkable OS versi 3.26 hingga 3.27.
Rivest juga mengingatkan bahwa proses instalasi memerlukan akses root karena melakukan modifikasi langsung terhadap sistem perangkat.
Akibatnya, terdapat kemungkinan fitur tidak berjalan pada perangkat atau versi sistem operasi lain. Seluruh proses pemasangan dilakukan dengan risiko dan tanggung jawab pengguna sendiri.
Komunitas Beri Respons Positif
Demo Riddle yang diunggah Rivest langsung menarik perhatian komunitas teknologi maupun penggemar Harry Potter.
Banyak pengguna mengaku terkesan karena efek interaksi yang dihasilkan terasa sangat alami, bahkan disebut menyerupai sihir.
Sebagian pengguna juga berharap konsep serupa dapat diadopsi secara resmi oleh reMarkable pada generasi perangkat berikutnya.
Masih Ada Proyek Harry Potter Lain
Riddle ternyata bukan satu-satunya proyek yang sedang dikembangkan oleh Maxime Rivest.
Ia juga memperlihatkan proyek lain bernama Marauder’s Map, sebuah fitur interaktif yang juga terinspirasi dari dunia Harry Potter.
Menurut Rivest, pengembangan proyek tersebut masih berada pada “bab pertama”, sehingga berbagai fitur baru kemungkinan akan terus ditambahkan di masa mendatang.
Dengan memadukan perangkat E Ink dan kecerdasan buatan, proyek Riddle menunjukkan bagaimana AI tidak hanya dimanfaatkan untuk chatbot modern, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman interaktif yang kreatif dan membangkitkan nostalgia bagi para penggemar dunia sihir Harry Potter.












