Media90 – Nama Elon Musk kembali mengguncang peta kekayaan global. Pengusaha teknologi asal Amerika Serikat ini resmi mencatat rekor baru sebagai manusia pertama di dunia yang memiliki harta lebih dari 800 miliar dolar AS. Jika dikonversi ke rupiah, jumlah tersebut setara Rp14.000 triliun, angka yang belum pernah dicapai siapa pun sebelumnya.
Lonjakan Kekayaan dari Akuisisi Strategis
Lonjakan harta Musk dipicu oleh langkah korporasi besar yang melibatkan dua perusahaannya: SpaceX dan xAI. SpaceX secara resmi mengakuisisi xAI, perusahaan kecerdasan buatan yang juga berada di bawah kendali Musk, membentuk entitas gabungan senilai 1,25 triliun dolar AS.
Menurut estimasi Forbes, penggabungan ini langsung berdampak pada kekayaan pribadi Musk, dengan kenaikan sekitar 84 miliar dolar AS. Total kekayaan bersihnya kini diperkirakan mencapai 852 miliar dolar AS, atau sekitar Rp14.314 triliun.
Angka ini menempatkan Musk di puncak daftar orang terkaya dunia dengan selisih ratusan miliar dolar dibanding orang terkaya kedua.
Kepemilikan Saham yang Terpusat
Sebelum akuisisi, Musk memiliki sekitar 42 persen saham SpaceX senilai 336 miliar dolar AS dan 49 persen saham xAI senilai 122 miliar dolar AS. Setelah penggabungan, valuasi SpaceX menjadi 1 triliun dolar AS, sedangkan xAI bernilai sekitar 250 miliar dolar AS.
Forbes memperkirakan Musk menguasai 43 persen saham perusahaan gabungan, setara 542 miliar dolar AS (Rp9.106 triliun), menjadikan SpaceX sebagai aset paling bernilai dalam portofolionya.
Meskipun SpaceX menjadi kontributor utama, Tesla tetap berperan signifikan. Musk memiliki 12 persen saham Tesla senilai sekitar 178 miliar dolar AS, ditambah opsi saham senilai 124 miliar dolar AS. Paket kompensasi yang disetujui pemegang saham pada November lalu berpotensi menambah hingga 1 triliun dolar AS jika Tesla mencapai target jangka panjang.
Satu Ekosistem di Bawah Kendali Musk
Akuisisi xAI juga melengkapi strategi integrasi Musk selama setahun terakhir. Pada Maret lalu, xAI digabung dengan platform media sosial X (sebelumnya Twitter) dengan valuasi xAI 80 miliar dolar AS dan X 33 miliar dolar AS.
Kini, X, xAI, dan SpaceX berada dalam satu ekosistem bisnis besar yang saling terhubung. Perusahaan gabungan ini dikabarkan sedang menyiapkan IPO akhir tahun yang bisa meningkatkan valuasi lebih lanjut.
Rekor Kekayaan Beruntun
Kenaikan kekayaan Musk terbilang cepat. Dalam empat bulan terakhir, ia mencatat empat tonggak bersejarah:
- Oktober 2025: kekayaan 500 miliar dolar AS
- 15 Desember 2025: naik ke 600 miliar dolar AS
- 19 Desember 2025: menembus 700 miliar dolar AS
- Februari 2026: resmi melampaui 800 miliar dolar AS
Rekor ini bukan sekadar soal angka. Dominasi Musk di sektor antariksa, kecerdasan buatan, otomotif, dan media sosial menunjukkan perubahan besar dalam lanskap bisnis global.
Jika rencana IPO dan target Tesla berjalan sesuai skenario, batas kekayaan manusia bisa kembali bergeser—dan Elon Musk kemungkinan besar akan tetap berada di puncak.














