TEKNO

Gemini Ternyata Bisa Diakses Tanpa Membuka PIN Lock Screen, Ini Penjelasannya

9
×

Gemini Ternyata Bisa Diakses Tanpa Membuka PIN Lock Screen, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
Gemini Hadirkan Akses Langsung dari Lock Screen, Pengguna Tak Perlu Masukkan PIN
Gemini Hadirkan Akses Langsung dari Lock Screen, Pengguna Tak Perlu Masukkan PIN

Media90.id – Sebuah celah keamanan baru dilaporkan ditemukan pada Gemini di perangkat Android 16. Kerentanan ini memungkinkan mekanisme autentikasi lock screen dilewati dalam kondisi tertentu, sehingga sejumlah perintah dapat dijalankan tanpa pengguna memasukkan PIN terlebih dahulu.

Meski eksploitasi bug ini tetap membutuhkan akses fisik ke perangkat, temuan tersebut kembali memunculkan kekhawatiran mengenai keamanan fitur kecerdasan buatan (AI) yang memiliki akses ke berbagai aplikasi di smartphone.

Ads
close ads

Celah Termasuk Kategori Authentication Bypass

Bug yang ditemukan masuk dalam kategori authentication bypass atau lockscreen bypass, yakni kondisi ketika sistem keamanan layar kunci berhasil dilewati akibat kesalahan pada logika perangkat lunak.

Jenis kerentanan seperti ini memang tergolong jarang ditemukan, namun bukan hal baru dalam dunia keamanan siber.

Dalam demonstrasi yang beredar, pengguna sebelumnya telah menonaktifkan akses Gemini ke aplikasi seperti Messages.

Saat seseorang mencoba meminta Gemini mengirim SMS langsung dari layar terkunci, sistem pada awalnya bekerja sebagaimana mestinya dengan meminta pengguna memasukkan PIN sebagai langkah autentikasi.

Kombinasi Tombol Memicu Bug

Masalah muncul ketika tombol Add attachment dan Continue ditekan hampir secara bersamaan.

Alih-alih tetap meminta autentikasi, sistem justru melewati proses verifikasi PIN sehingga Gemini dapat melanjutkan perintah yang seharusnya hanya bisa dilakukan setelah perangkat dibuka.

Akibatnya, proses yang semestinya dilindungi oleh lock screen dapat dijalankan tanpa melewati mekanisme keamanan tersebut.

Tak Hanya Messages, WhatsApp Juga Terdampak

Dampak bug ini tidak hanya terbatas pada aplikasi Messages.

Dalam video demonstrasi yang beredar, Gemini juga disebut mampu kembali memperoleh akses ke WhatsApp, meskipun sebelumnya izin akses aplikasi tersebut telah dinonaktifkan melalui pengaturan Gemini.

Temuan ini menunjukkan bahwa kerentanan tersebut berpotensi memengaruhi lebih dari satu aplikasi yang terintegrasi dengan layanan AI milik Google.

Google Sudah Menyiapkan Perbaikan

Laporan mengenai bug tersebut diketahui telah disampaikan kepada Google sejak Mei lalu.

Perusahaan disebut telah mengetahui keberadaan celah keamanan tersebut dan dikabarkan sedang menyiapkan pembaruan perangkat lunak untuk menutup kerentanan tersebut.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai daftar perangkat Android yang terdampak.

Namun, laporan menyebutkan masalah ini tidak hanya ditemukan pada smartphone Google Pixel, sehingga kemungkinan juga dapat memengaruhi perangkat Android dari produsen lain yang menjalankan konfigurasi serupa pada Android 16.

Tetap Membutuhkan Akses Fisik

Meski terdengar mengkhawatirkan, eksploitasi celah ini tetap memiliki keterbatasan.

Pelaku harus memiliki akses fisik langsung terhadap smartphone target agar dapat menjalankan rangkaian langkah yang memicu bug tersebut.

Meski demikian, temuan ini menjadi pengingat bahwa fitur AI dengan hak akses tinggi juga dapat menjadi sasaran munculnya celah keamanan apabila implementasi sistem tidak dirancang secara sempurna.

Ke depan, Google diperkirakan akan memperkuat mekanisme autentikasi pada Gemini agar seluruh fungsi yang berkaitan dengan aplikasi sensitif tetap memerlukan verifikasi pengguna sebelum dapat dijalankan, terutama saat perangkat masih berada dalam kondisi layar terkunci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *