TEKNO

Lawan Kanker dengan AI: Peneliti Korea Selatan Kembangkan Vaksin Kustom

146
×

Lawan Kanker dengan AI: Peneliti Korea Selatan Kembangkan Vaksin Kustom

Sebarkan artikel ini
AI vs Kanker: Peneliti Korea Selatan Kembangkan Vaksin Kustom
AI vs Kanker: Peneliti Korea Selatan Kembangkan Vaksin Kustom

Media90 – Penemuan medis inovatif dari Korea Selatan membuka harapan baru dalam melawan kanker. Para peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) telah mengembangkan model kecerdasan buatan (AI) canggih yang dirancang untuk menciptakan vaksin kanker yang dipersonalisasi. Berbeda dengan pengobatan tradisional, teknologi ini tidak hanya menyerang tumor, tetapi juga “mengajarkan” sistem imun tubuh untuk mengenali dan mengingat sel kanker, sehingga mencegah kembalinya penyakit.

Mengubah Sel Kanker: Dari Ganas ke Normal

Salah satu pencapaian paling menakjubkan dari penelitian ini, yang dipimpin oleh Profesor Kwang-hyun Cho, adalah kemampuannya untuk mengubah sel kanker kembali menjadi sel normal. Biasanya, terapi kanker konvensional berfokus pada menghancurkan sel ganas melalui kemoterapi atau radiasi, yang sering merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Ads
close ads

Tim KAIST menemukan bahwa selama perkembangan kanker usus, sel kanker dapat di-“reset” melalui proses sistematis. Dengan memanfaatkan teknologi digital twin—model komputer virtual dari jaringan genetik—para peneliti memetakan jalur kompleks yang dilalui sel. Mereka menyadari bahwa dengan memicu ekspresi gen tertentu yang sebelumnya bermutasi atau dinonaktifkan, sel kanker dapat dikembalikan ke kondisi sehat.

Pendekatan ini berpotensi merevolusi pengobatan kanker, menawarkan alternatif yang lebih aman dibandingkan terapi konvensional. Alih-alih menghancurkan sel, metode ini menjaga sel tetap hidup sekaligus mengurangi efek samping menyakitkan dan risiko resistensi obat.

Kekuatan B-Cells: Menyerang dan Mengingat

Sementara vaksin kanker tradisional berfokus pada T-cells—pasukan yang menyerang sel kanker—tim Profesor Choi Jung-kyoon menemukan komponen penting yang sering diabaikan: B-cells.

T-cells efektif dalam menyerang langsung, tetapi sering kesulitan membangun memori jangka panjang, sehingga kanker dapat kembali dalam beberapa bulan atau tahun. Sebaliknya, B-cells memproduksi antibodi dan berfungsi sebagai “badan intelijen” tubuh. Mereka membuat “poster buronan” bagi sel kanker, memungkinkan sistem imun menyimpan informasi tumor dalam jangka panjang.

Model AI terbaru ini menjadi penemuan pertama di dunia yang mampu memprediksi neoantigen—pecahan protein unik dari tumor pasien—yang akan memicu respon B-cells. Dengan demikian, vaksin ini menciptakan pertahanan ganda: tubuh menyerang kanker sekaligus belajar mengenali dan mengatasi tumor jika muncul kembali.

Pengobatan yang Didukung AI

Platform AI ini menganalisis interaksi antara peptida mutan dan reseptor B-cell (BCRs). Dengan mempelajari pola kompleks ini, AI dapat menentukan target paling efektif untuk setiap pasien secara presisi. Pendekatan personalisasi ini memastikan vaksin disesuaikan dengan pola genetik unik tumor masing-masing pasien, bukan pendekatan “satu obat untuk semua”.

Teknologi ini telah diintegrasikan ke dalam mesin pencari DeepNeo, yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Neogenlogic. Sistem ini telah divalidasi menggunakan dataset genomik besar dan uji klinis, membuktikan ketepatan ilmiahnya. Dengan mengukur hubungan mutasi kanker pasien dengan reseptor imun, AI menghilangkan unsur tebak-tebakan dalam desain vaksin.

Jalur Menuju Uji Klinis Global pada 2027

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Science Advances ini kini mulai bergerak dari laboratorium ke klinik. Profesor Choi dan timnya sedang dalam fase praklinik, bekerja sama dengan Neogenlogic untuk mengubah terobosan akademis ini menjadi platform klinis yang memenuhi standar internasional.

Saat ini, tim sedang menyiapkan pengajuan Investigational New Drugs (IND) ke FDA Amerika Serikat, dengan target memulai uji klinis manusia pada 2027. Jika berhasil, vaksin berbasis AI ini akan mengubah kanker dari penyakit yang ditakuti dan berulang menjadi kondisi yang dapat dikelola tubuh secara alami. Metode ini berpotensi menyelamatkan jutaan nyawa melalui imunisasi yang dipersonalisasi dan efektif secara permanen.

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot.Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor identitas…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial.Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi yang…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun.Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan akun…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan.Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop modern…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI.Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem ini…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile.Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga menghadirkan…

OpenAI Ungkap Masalah Keamanan di ChatGPT Mac Update Terbaru Jadi Solusi
TEKNO

Media90 – OpenAI mengumumkan adanya insiden keamanan yang melibatkan aplikasi ChatGPT khusus untuk perangkat Mac. Menyusul temuan tersebut, perusahaan mengimbau para pengguna untuk segera melakukan pembaruan aplikasi ke versi terbaru guna memastikan keamanan sistem tetap terjaga.Ads close ads Insiden ini bermula dari kampanye serangan siber yang meretas TanStack, sebuah pustaka open-source yang digunakan pengembang untuk membangun aplikasi web. Peretas memanfaatkan proyek tersebut untuk merilis pembaruan yang telah disusupi malware. OpenAI mengonfirmasi bahwa perangkat milik dua karyawannya turut terdampak dalam serangan tersebut. Dampak Sistem dan Data Pengguna Setelah mendeteksi aktivitas mencurigakan, OpenAI langsung melakukan investigasi internal serta langkah penanganan untuk melindungi…