Media90.id – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang tergabung di wilayah kerja PLN UID Lampung. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel serta kelengkapan peralatan sesuai standar sebelum menjalankan tugas di lapangan.
Apel yang berlangsung di Kantor PLN UP3 Kotabumi tersebut dipimpin langsung oleh Senior Manajer Distribusi PLN UID Lampung bersama Direktur mitra kerja P2TL dari PT Lisna Abdi Prima. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menerapkan aspek Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) pada setiap pelaksanaan pekerjaan.
Manajer PLN UP3 Kotabumi, Abrar, mengatakan program Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) merupakan salah satu proses bisnis strategis untuk menjaga keberlangsungan usaha PLN. Program ini juga bertujuan memastikan pemanfaatan tenaga listrik oleh pelanggan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Keberhasilan pelaksanaan P2TL tidak hanya diukur dari sisi capaian operasional, tetapi juga dari bagaimana proses tersebut dilaksanakan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujar Abrar.
Ia menegaskan, setiap petugas P2TL harus mampu menjadi representasi PLN yang mengedepankan etika, komunikasi yang baik, serta kepatuhan terhadap seluruh prosedur yang telah ditetapkan.
Komitmen serupa disampaikan Direktur PT Lisna Abdi Prima, Syahrial, selaku mitra kerja PLN dalam penyediaan layanan P2TL. Menurutnya, seluruh personel yang diterjunkan telah dibekali kompetensi serta pemahaman terhadap prosedur kerja, khususnya terkait penerapan K3L dan standar operasional P2TL.
“Seluruh personel yang kami tugaskan telah dibekali kompetensi dan pemahaman terhadap prosedur kerja, khususnya terkait penerapan K3L dan standar operasional P2TL. Kami siap mendukung PLN dalam menjalankan penertiban pemakaian tenaga listrik secara profesional dan aman,” kata Syahrial.
Sementara itu, Senior Manajer Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, menekankan bahwa aspek K3L harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan pekerjaan tidak hanya dinilai dari jumlah pemeriksaan maupun besarnya potensi penyelamatan energi, tetapi juga dari kemampuan seluruh insan PLN menyelesaikan pekerjaan dengan prinsip zero accident, tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat maupun lingkungan.
Ia pun mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap, menjalankan setiap prosedur yang berlaku, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama menjalankan tugas penertiban pemakaian tenaga listrik.














