TEKNO

Pencipta Iklan Pop-up Minta Maaf, Akui Temuannya “Dosa Besar” Internet

94
×

Pencipta Iklan Pop-up Minta Maaf, Akui Temuannya “Dosa Besar” Internet

Sebarkan artikel ini
Pencipta Iklan Pop-up Minta Maaf, Akui Temuannya Jadi “Dosa Besar” Internet
Pencipta Iklan Pop-up Minta Maaf, Akui Temuannya Jadi “Dosa Besar” Internet

Media90 – Bagi banyak pengguna internet, iklan pop-up adalah gangguan klasik yang sulit dilupakan. Iklan jenis ini kerap muncul tiba-tiba, menutupi layar, dan memaksa pengguna menghentikan aktivitas hanya untuk mencari tombol tutup. Tak jarang, pop-up justru mengarahkan pengguna ke laman lain tanpa izin, termasuk situs ilegal seperti judi online, sehingga membuat pengalaman berselancar di dunia maya semakin menjengkelkan.

Menariknya, sosok di balik lahirnya iklan pop-up justru ikut mengakui bahwa inovasi tersebut merupakan sebuah kesalahan besar. Ethan Zuckerman, pencipta teknologi iklan pop-up, secara terbuka menyampaikan penyesalannya dan menyebut temuannya sebagai salah satu “dosa besar” dalam sejarah internet.

Ads
close ads

“Pada akhirnya, kami malah menciptakan salah satu alat yang paling dibenci dalam dunia periklanan, yaitu iklan pop-up,” tulis Zuckerman. Ia bahkan mengakui secara gamblang bahwa dirinya adalah orang yang menulis kode untuk membuka jendela iklan tersebut.
“Saya minta maaf. Niat kami sebenarnya baik,” lanjutnya.

Awal Mula Iklan Pop-up Lahir

Zuckerman menelusuri kembali asal-usul kemunculan iklan pop-up ke penghujung dekade 1990-an. Saat itu, ia tergabung dalam tim Tripod.com, sebuah layanan yang menyediakan ruang bagi pengguna untuk membuat dan mengelola halaman pribadi mereka sendiri. Platform ini cukup populer di kalangan anak muda dan lulusan baru, seiring berkembangnya budaya personal website di era awal internet.

Pada masa awal, Tripod tidak sepenuhnya mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utama. Berbagai model bisnis sempat dicoba, mulai dari layanan berlangganan berbayar, penjualan produk, hingga kerja sama dengan penerbit buku dan majalah. Namun, meningkatnya kebutuhan pendanaan serta tekanan bisnis membuat model berbasis iklan perlahan menjadi pilihan paling realistis demi menjaga kelangsungan perusahaan.

Masalah muncul ketika Tripod ingin menarik pengiklan besar. Banyak perusahaan enggan memasang iklan jika tampil langsung di dalam halaman pengguna, terutama jika halaman tersebut mengandung konten sensitif. Untuk menjawab kekhawatiran itu, tim Tripod mulai memikirkan cara agar iklan tetap muncul tanpa terlihat menyatu dengan isi halaman.

Dari situlah konsep iklan pop-up tercetus. Iklan ditampilkan di jendela terpisah yang menumpuk di atas halaman utama. Menurut Zuckerman, pemicu langsungnya datang dari kepanikan sebuah perusahaan otomotif besar yang keberatan karena iklannya muncul berdampingan dengan konten dewasa. Pop-up dianggap sebagai solusi “aman” agar iklan tetap tampil tanpa terlihat memiliki hubungan langsung dengan konten halaman.

Zuckerman pun menulis kode untuk membuka jendela baru dan menjalankan iklan di dalamnya. Tanpa disadari, keputusan itu menjadi titik awal lahirnya iklan pop-up yang kemudian menyebar luas dan menjadi praktik umum di internet.

Dampak Panjang yang Tak Terduga

Kini, Zuckerman mengakui bahwa dampak jangka panjang dari inovasinya jauh lebih besar dari yang pernah ia bayangkan. Iklan pop-up tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna, tetapi juga menjadi pintu masuk menuju era internet berbasis pelacakan data.

Upaya menampilkan iklan yang dianggap “lebih relevan” perlahan mengubah cara kerja internet. Perusahaan mulai mengumpulkan berbagai jejak digital pengguna, mulai dari halaman yang sering dikunjungi hingga pola perilaku saat berselancar. Data-data tersebut kemudian diolah menjadi komoditas bernilai ekonomi, sering kali tanpa disadari oleh pengguna.

Menurut Zuckerman, perubahan ini menjadi titik balik penting dalam sejarah internet. Ruang digital yang sebelumnya terasa terbuka dan spontan lambat laun berkembang menjadi sistem yang sarat pengawasan. Aktivitas online tidak lagi sekadar interaksi bebas, melainkan bagian dari mekanisme besar yang melibatkan kepentingan bisnis, teknologi, dan kekuasaan.

Inovasi yang awalnya dirancang untuk menopang model usaha akhirnya membentuk kerangka industri iklan digital saat ini, yang kerap menuai kritik karena dianggap terlalu jauh mencampuri privasi pengguna.

Permintaan Maaf Zuckerman

Atas semua dampak tersebut, Zuckerman pun menyampaikan permintaan maafnya kepada para pengguna internet. Pengakuan ini menjadi pengingat bahwa sebuah inovasi teknologi, meski lahir dari niat baik, tetap bisa membawa konsekuensi besar yang membentuk arah perkembangan internet hingga hari ini.

Kisah di balik lahirnya iklan pop-up menjadi pelajaran penting bahwa tidak semua solusi teknologi berakhir sesuai harapan. Apa yang awalnya dirancang sebagai jalan keluar bagi persoalan bisnis, justru meninggalkan jejak panjang yang ikut menentukan wajah internet modern.

iPhone Dikabarkan Akan Gunakan Sensor Kamera 200 MP di Masa Depan
TEKNO

Media90 – Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terbaru mengenai rencana peningkatan kamera iPhone di masa depan. Informasi ini berasal dari leaker Digital Chat Station yang dikenal kerap membocorkan rencana produk teknologi besar, termasuk perangkat dari Apple. Meski saat ini iPhone masih dianggap tertinggal dalam hal resolusi megapiksel dibanding sejumlah pesaing Android, kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple mulai menyiapkan peningkatan besar secara bertahap pada sistem kameranya. Ads close ads Awal Perubahan Dimulai di iPhone 18 Pro Menurut rumor yang beredar, perubahan awal akan dimulai pada seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua model tersebut disebut akan…

Motorola Luncurkan Moto Buds Loop, TWS Open-Ear Kini Masuk Indonesia
TEKNO

Media90 – Motorola kembali memperluas lini perangkat audionya dengan meluncurkan TWS open-ear perdana di Indonesia, yaitu Moto Buds Loop. Produk ini hadir dengan pendekatan desain terbuka yang dipadukan dengan teknologi audio hasil tuning dari Bose, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif sekaligus tetap sadar dengan lingkungan sekitar. Moto Buds Loop mengusung desain berbentuk huruf “C” yang cara pakainya dijepit di daun telinga. Konsep open-ear yang digunakan memang tengah menjadi tren karena memungkinkan pengguna tetap mendengar suara di sekitar tanpa sepenuhnya menutup telinga, sehingga lebih aman digunakan untuk aktivitas outdoor maupun mobilitas harian. Ads close ads Audio Imersif dengan Tuning Bose…

Motorola Edge 70 Pro Resmi Debut, Ditenagai Dimensity 8500 Extreme dan Triple Kamera 50 MP
TEKNO

Media90 – Motorola resmi mengumumkan kehadiran Edge 70 Pro sebagai varian tertinggi dari lini Edge 70 untuk saat ini. Smartphone ini hadir dengan pendekatan serba seimbang, mulai dari performa, layar, hingga kemampuan kamera yang menjadi salah satu daya tarik utamanya. Dari sisi desain, Edge 70 Pro tampil dengan bodi berlekuk (curved) baik di bagian depan maupun belakang, memberikan kesan premium dan ergonomis saat digenggam. Di bagian depan, perangkat ini dibekali layar Extreme AMOLED berukuran 6,8 inci dengan refresh rate hingga 144 Hz. Ads close ads Layar tersebut juga diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 5200 nits serta dukungan warna 100%…

Apple AirTag 2 Kini Hadir di Indonesia, Segini Harga yang Ditawarkan
TEKNO

Media90 – Setelah diperkenalkan secara global pada Januari lalu, Apple AirTag 2 akhirnya resmi tersedia di Indonesia. Perangkat pelacak generasi kedua dari Apple ini kini sudah mulai dijual melalui berbagai distributor resmi Apple di Tanah Air. Berdasarkan pantauan di situs iBox, Apple AirTag 2 dibanderol dengan harga mulai dari Rp599.000 untuk satu unit. Sementara itu, tersedia juga paket bundling berisi 4 unit yang dijual seharga Rp1.799.000, yang membuat harga per unitnya menjadi lebih hemat dibanding pembelian satuan. Ads close ads Peningkatan Fitur dan Performa Sebagai generasi terbaru, AirTag 2 membawa sejumlah peningkatan penting dari sisi perangkat keras. Perangkat ini kini…

OPPO Luncurkan Pad 5 Pro, Tablet Flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
TEKNO

Media90 – OPPO resmi meluncurkan tablet flagship terbaru mereka, OPPO Pad 5 Pro, di China. Berbeda dengan OPPO Pad Mini yang fokus pada gaming ringkas, tablet ini dirancang untuk menunjang produktivitas dan kreativitas dengan layar besar serta performa kelas atas. Perangkat ini menjadi penerus langsung OPPO Pad 4 Pro dengan peningkatan di sisi performa dan fitur pendukung kerja profesional. Ads close ads Layar Besar 13,2 Inci dengan Refresh Rate Adaptif OPPO Pad 5 Pro masih mempertahankan layar besar 13,2 inci dengan resolusi 3.4K (3392 x 2400 piksel). Panel ini menggunakan aspek rasio 7:5 yang lebih ideal untuk multitasking, membaca, hingga…

Redmi K Pad 2 Resmi Diumumkan, Tablet Gaming Ringkas dengan Dimensity 9500
TEKNO

Xiaomi resmi mengumumkan tablet gaming ringkas terbaru mereka di China, Redmi K Pad 2. Perangkat ini menjadi penerus generasi pertama dengan peningkatan signifikan, terutama pada performa chipset dan kapasitas baterai yang kini jauh lebih besar. Tablet ini dirancang sebagai perangkat gaming portable yang tetap bertenaga, cocok untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam ukuran ringkas. Ads close ads Layar 8,8 Inci 3K dengan Refresh Rate 165Hz Redmi K Pad 2 masih mempertahankan layar IPS LCD berukuran 8,8 inci dengan resolusi 3K (3008 x 1880 piksel). Panel ini mendukung refresh rate hingga 165Hz untuk pengalaman gaming yang lebih mulus. Selain itu,…

OPPO Luncurkan Find X9 Ultra, Smartphone dengan Kamera Monster 200MP Ganda
TEKNO

Media90 – OPPO akhirnya resmi memperkenalkan OPPO Find X9 Ultra dalam sebuah event peluncuran di China setelah lama dirumorkan. Smartphone ultra flagship ini langsung mencuri perhatian berkat konfigurasi kamera “monster” dengan empat kamera Hasselblad, termasuk dua sensor 200MP dan kemampuan zoom optik hingga 10x. Kamera Monster dengan Dual 200MP dan Periskop 10x Zoom Sektor kamera menjadi sorotan utama pada OPPO Find X9 Ultra. Di bagian belakang, OPPO menyematkan setup empat kamera Hasselblad yang sangat ambisius. Ads close ads Kamera utamanya menggunakan sensor 200MP Sony LYT-901 berukuran 1/1.12 inci dengan aperture f/1.5 dan dukungan OIS. Kamera kedua juga tak kalah gahar,…