TEKNO

Samsung Kabarnya Sedang Mengerjakan Serangkaian Sensor Kamera Super Tajam dengan Resolusi Luar Biasa 440MP!

751
×

Samsung Kabarnya Sedang Mengerjakan Serangkaian Sensor Kamera Super Tajam dengan Resolusi Luar Biasa 440MP!

Sebarkan artikel ini
Samsung dikabarkan sedang menggarap rangkaian sensor kamera beresolusi tinggi hingga 440MP
Samsung dikabarkan sedang menggarap rangkaian sensor kamera beresolusi tinggi hingga 440MP

Media90 (media90.id) – Pasar smartphone terus menyaksikan pertarungan sengit dalam hal teknologi kamera, dengan fokus yang semakin besar pada jumlah megapiksel yang ditanamkan dalam sensor kamera.

Hampir setiap produsen smartphone kini berlomba-lomba menawarkan sensor kamera dengan resolusi tinggi untuk memberikan pengalaman fotografi yang lebih baik kepada konsumen.

Ads
close ads

Di tengah pertarungan ini, salah satu perusahaan yang muncul dengan penuh semangat adalah Samsung.

Perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini telah dikenal sebagai pelopor dalam mengembangkan teknologi sensor kamera mutakhir.

Kabarnya, Samsung saat ini tengah berada di tengah-tengah pengembangan serangkaian sensor gambar yang tak kalah menakjubkan.

Bahkan, spekulasi beredar bahwa setidaknya satu dari sensor-sensor ini akan diintegrasikan ke dalam smartphone masa depan mereka.

Samsung telah membangun reputasi yang kuat dalam menghasilkan gambar berkualitas tinggi melalui kamera smartphone mereka.

Contohnya adalah kehadiran sensor kamera ISOCELL 200MP pada Galaxy S23 Ultra, sebuah terobosan yang mengguncang industri.

Kabarnya, sensor ini berpotensi tetap eksis di dalam Galaxy S24 Ultra.

Namun, tampaknya Samsung memiliki rencana yang lebih ambisius untuk jajaran smartphone masa depannya.

Revegnus (@Tech_Reve), seorang sumber yang dikenal sebagai pembocor rahasia teknologi, telah berbagi informasi menarik tentang rencana Samsung.

Menurut cuitannya di platform X, Samsung dikabarkan sedang mengembangkan rangkaian sensor kamera baru dengan jumlah megapiksel yang luar biasa tinggi.

Rencananya, produksi massal untuk rangkaian sensor ini akan dimulai pada paruh kedua tahun 2024, yang berarti kita mungkin akan melihat kamera-kamera dengan teknologi canggih ini memasuki pasar pada tahun 2025.

Sensor kamera CMOS ISOCELL adalah produk unggulan Samsung yang dapat digunakan oleh perusahaan lain dalam pembuatan ponsel, komputer, dan kamera digital mereka.

Dalam upaya inovasinya, Samsung dikabarkan tengah mengembangkan empat sensor kamera yang berbeda.

Rincian mengenai sensor-sensor ini meliputi sensor HU1 440MP, sensor 320MP (nama belum diumumkan), sensor HP7 200MP dengan ukuran piksel hanya 0,7 mikron, dan sensor ISOCELL GN6 50MP dengan ukuran piksel 1,6 mikron.

Meskipun awalnya sensor HP7 200MP direncanakan untuk digunakan pada Galaxy S25 Ultra, rencana ini terpaksa dibatalkan karena biaya produksi yang tinggi.

Meski terdapat keraguan mengenai kemungkinan Samsung mengintegrasikan sensor-sensor baru ini ke dalam smartphone mereka, perusahaan ini sebelumnya telah mengumumkan niatnya untuk mengembangkan sensor kamera dengan resolusi mencapai 576MP, setara dengan mata manusia, pada tahun 2025.

Dengan demikian, sensor kamera 440MP yang tengah dirumorkan dapat menjadi langkah pertama menuju pencapaian ambisius tersebut.

Tentang sensor kamera 320MP, sumber informasi ini mengindikasikan bahwa sensor tersebut berpotensi untuk diterapkan dalam Galaxy S26 Ultra.

Meskipun begitu, masih terlalu dini untuk mengkonfirmasi apakah hal ini akan terwujud.

Sedangkan untuk sensor kamera 50MP GN6, sensor ini berpotensi menjadi langkah penting bagi Samsung untuk menciptakan sensor kamera berukuran satu inci dengan ukuran piksel yang sebanding dengan sensor IMX989 milik Sony yang telah terkenal.

Sensor GN6 telah digunakan oleh beberapa produsen smartphone asal China, termasuk Oppo pada model Find X6 Pro, Xiaomi pada Xiaomi 13 Pro, dan Vivo pada Vivo X90 Pro Plus.

Meskipun sumber ini mengklaim bahwa sensor GN6 mungkin tidak akan digunakan oleh Samsung, sensor ini diprediksi akan mendapatkan tempat di berbagai ponsel buatan Cina.

Jika Samsung memang berhasil mengembangkan sensor berukuran satu inci ini, hal ini akan memberikan lebih banyak opsi bagi produsen smartphone dalam memilih komponen kamera untuk produk mereka.

Tentu saja, semua ini masih dalam tahap spekulasi dan perkiraan.

Namun, melihat inovasi Samsung dalam pengembangan sensor kamera sejauh ini, sangat menarik untuk mengikuti perkembangan selanjutnya.

Dengan potensi sensor kamera dengan megapiksel super tinggi ini, kita mungkin akan melihat evolusi baru dalam dunia fotografi smartphone yang akan membawa pengalaman pengguna ke level yang lebih tinggi.

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web. Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…