Media90.id – Kecerdasan buatan (AI) kini menjadi fitur yang hampir selalu hadir pada smartphone modern, terutama di segmen premium. Namun, perusahaan teknologi asal Tiongkok, StepFun, mencoba membawa konsep tersebut ke level yang lebih tinggi melalui StepX Neo, yang diklaim sebagai smartphone berbasis AI agent pertama di dunia.
Berbeda dari smartphone AI pada umumnya yang masih mengandalkan aplikasi terpisah atau perintah berulang, StepX Neo dirancang agar AI dapat menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis dari awal hingga akhir.
AI Agent yang Bekerja Secara Mandiri
Keunggulan utama StepX Neo terletak pada agen AI bawaan yang mampu menangani tugas multi-langkah tanpa perlu banyak campur tangan pengguna.
Cukup memberikan satu perintah menggunakan bahasa alami, AI akan mengoordinasikan berbagai proses di dalam sistem untuk menyelesaikan pekerjaan secara otomatis.
Pendekatan ini diklaim mampu mengurangi ketergantungan terhadap pembukaan banyak aplikasi sekaligus dan membuat pengalaman penggunaan smartphone menjadi lebih praktis.
Mengandalkan Step Amoo dan StepAOS
StepX Neo dibekali agen AI bernama Step Amoo yang dikembangkan langsung oleh StepFun.
AI tersebut berjalan di atas sistem operasi khusus bernama StepAOS, sehingga integrasinya tidak sekadar berupa aplikasi tambahan.
Selain dapat diajak berkomunikasi layaknya chatbot, Step Amoo juga mampu menjalankan berbagai tugas inti secara offline, sehingga pengguna tidak selalu membutuhkan koneksi internet untuk memanfaatkan kemampuan AI tersebut.
Memahami Kebiasaan Pengguna
Salah satu kemampuan yang ditawarkan Step Amoo adalah mempelajari preferensi pengguna dari waktu ke waktu.
Dengan demikian, sistem dapat memahami pola penggunaan perangkat dan secara otomatis menentukan prioritas tugas maupun rekomendasi yang sesuai dengan kebiasaan pemiliknya.
Kemampuan tersebut diharapkan membuat pengalaman menggunakan smartphone terasa semakin personal.
Sistem Operasi Berbasis AI Agent
StepAOS dikembangkan menggunakan teknologi yang disebut Atomic Capability Engine.
Melalui pendekatan ini, berbagai fungsi smartphone dibagi ke dalam empat kategori utama, yaitu:
- Komunikasi
- Aplikasi
- File
- Alat sistem
Dengan memanfaatkan standar MCP, AI agent dapat menggabungkan berbagai fungsi tersebut untuk menyelesaikan tugas yang kompleks hanya melalui satu permintaan pengguna.
Menariknya, StepFun menyebut StepAOS tidak dibangun sebagai lapisan tambahan di atas Android, melainkan dikembangkan ulang dengan memanfaatkan komponen dari Android, Linux, dan RTOS agar integrasi AI menjadi lebih mendalam.
Didukung Model AI Step Edge
Seluruh kemampuan AI pada StepX Neo ditenagai oleh model bahasa milik perusahaan yang disebut Step Edge.
Model ini dirancang khusus agar mampu berjalan langsung di perangkat (on-device), sehingga tetap dapat memberikan performa tinggi meskipun memiliki keterbatasan komputasi dibanding server cloud.
StepFun bahkan mengklaim Step Edge mampu mengungguli berbagai model AI edge lainnya pada 29 benchmark, meski perusahaan belum mengungkap rincian pengujian tersebut.
Belum Ada Jadwal Peluncuran
Hingga saat ini StepFun masih belum mengumumkan informasi resmi mengenai jadwal peluncuran maupun harga jual StepX Neo.
Meski demikian, kehadiran smartphone berbasis AI agent ini menunjukkan arah baru dalam perkembangan industri perangkat pintar. Jika konsep yang ditawarkan berhasil diwujudkan secara optimal, StepX Neo berpotensi menghadirkan pengalaman penggunaan smartphone yang jauh lebih mandiri, di mana AI tidak lagi sekadar menjadi asisten digital, tetapi mampu bertindak sebagai agen yang menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis dengan intervensi pengguna yang minimal.














