TEKNO

Terorisme Digital Kian Canggih, Anak-anak Jadi Target Lewat Game Online

4
×

Terorisme Digital Kian Canggih, Anak-anak Jadi Target Lewat Game Online

Sebarkan artikel ini
Ancaman Terorisme Digital Semakin Canggih Anak anak Jadi Target Lewat Game Online

Media90.id – Dunia digital kembali dihadapkan pada ancaman siber yang semakin mengkhawatirkan dan menyasar generasi muda. Laporan dari otoritas keamanan siber dan aparat penegak hukum mengungkap adanya perubahan pola rekrutmen yang dilakukan oleh kelompok radikal dalam mencari pengikut baru.

Jika sebelumnya penyebaran ideologi ekstrem banyak dilakukan melalui forum tertutup dan media sosial konvensional, kini modusnya berkembang lebih jauh. Para pelaku dilaporkan mulai menyusup ke dalam ekosistem game online populer untuk mendekati anak-anak melalui fitur komunikasi dalam permainan, seperti in-game chat maupun voice chat.

Ads
close ads

Perubahan strategi ini dinilai sangat berbahaya karena memanfaatkan ruang yang selama ini dianggap aman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Modus Penyusupan Lewat Game Online

Kelompok radikal diduga tidak lagi tampil secara terbuka. Mereka menyamar sebagai pemain biasa, kemudian membangun interaksi secara perlahan dengan target yang masih di bawah umur.

Di dalam game, pelaku biasanya:

  • Bergabung dalam sesi permainan yang sama dengan korban
  • Membangun kerja sama tim untuk menciptakan rasa percaya
  • Menjalin komunikasi intens melalui chat atau voice chat
  • Menggeser topik percakapan dari game ke arah ideologi ekstrem secara bertahap

Pendekatan ini dikenal sebagai bentuk cyber-grooming, yaitu proses manipulasi psikologis yang dilakukan secara perlahan agar korban tidak menyadari bahwa dirinya sedang dipengaruhi.

Eksploitasi Psikologis dan Celah Pengawasan

Fitur komunikasi dalam game online menjadi celah yang dimanfaatkan karena tidak semua percakapan dapat diawasi secara real-time oleh sistem otomatis.

Pelaku biasanya menargetkan anak-anak yang:

  • Sering bermain sendirian
  • Mudah percaya pada orang baru
  • Mencari pengakuan atau pertemanan di dunia virtual

Setelah hubungan emosional terbentuk, pelaku dapat mulai menyisipkan narasi-narasi yang bersifat manipulatif hingga mengarah pada doktrinasi ekstrem.

Karakter pendekatan yang personal membuat anak-anak sering kali tidak menyadari bahwa mereka sedang menjadi sasaran propaganda.

Peran Penting Orang Tua dalam Pengawasan Digital

Menghadapi ancaman ini, orang tua dituntut untuk lebih aktif dalam mengawasi aktivitas digital anak. Perlindungan tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga perlu keterlibatan langsung dalam keseharian anak.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengaktifkan fitur parental control untuk membatasi waktu bermain dan jenis game
  • Menonaktifkan atau membatasi fitur chat dengan pemain asing
  • Mengatur privasi akun agar hanya dapat berkomunikasi dengan teman terpercaya
  • Menempatkan perangkat game di area terbuka agar mudah dipantau
  • Mengedukasi anak agar tidak membagikan data pribadi seperti alamat, sekolah, atau nomor telepon

Langkah-langkah ini menjadi penting untuk memperkecil risiko paparan interaksi berbahaya di dunia maya.

Pentingnya Komunikasi dan Literasi Digital Keluarga

Selain pengawasan teknis, faktor terpenting dalam perlindungan anak adalah komunikasi yang terbuka dalam keluarga. Anak perlu merasa aman untuk bercerita ketika mengalami hal yang mencurigakan atau tidak nyaman saat bermain game.

Kedekatan emosional antara orang tua dan anak dapat menjadi benteng utama dalam mencegah pengaruh eksternal yang negatif. Ketika anak memiliki ruang dialog yang sehat di rumah, mereka cenderung tidak mencari validasi dari pihak asing di dunia digital.

Literasi digital keluarga juga menjadi kunci agar orang tua memahami bagaimana ekosistem game online bekerja, termasuk potensi risiko yang menyertainya.

Tantangan Keamanan Siber di Era Hiburan Digital

Fenomena penyusupan ideologi ekstrem melalui platform hiburan digital menjadi sinyal penting bagi perkembangan keamanan siber di Indonesia. Transformasi digital yang semakin pesat perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih ketat terhadap platform interaktif, khususnya game online.

Diperlukan kolaborasi antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pengembang game, komunitas siber, hingga keluarga, untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Dengan penguatan regulasi, peningkatan sistem moderasi konten, serta edukasi literasi digital yang berkelanjutan, ruang digital diharapkan tetap menjadi tempat yang positif, aman, dan ramah bagi generasi muda Indonesia.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp Web Alami Gangguan Pengguna Mengaku Dialihkan ke Facebook
TEKNO

Media90.id – Layanan WhatsApp Web dilaporkan mengalami gangguan massal atau down pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Gangguan tersebut langsung memicu kebingungan di kalangan pengguna internet lantaran saat membuka alamat resmi WhatsApp Web, browser justru otomatis mengarahkan tampilan ke halaman utama Facebook. Pantauan di media sosial menunjukkan keluhan mulai ramai bermunculan di platform X sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Gangguan ini sempat menimbulkan kepanikan kecil di kalangan pekerja kantoran maupun pengguna yang hendak memulai aktivitas pagi menggunakan WhatsApp Web. Ads close ads Sejumlah netizen mengaku heran karena halaman login WhatsApp Web tidak menampilkan kode QR seperti biasanya. Salah satu akun…

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…