TEKNO

WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends, Status Kini Bisa Lebih Privat dan Terpilih

111
×

WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends, Status Kini Bisa Lebih Privat dan Terpilih

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Kian Mirip Instagram, Hadirkan Fitur Close Friends untuk Status Privat
WhatsApp Kian Mirip Instagram, Hadirkan Fitur Close Friends untuk Status Privat

Media90 – Perubahan demi perubahan terus dilakukan WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Kali ini, aplikasi pesan instan populer tersebut dikabarkan tengah menyiapkan fitur baru yang membuatnya semakin mirip dengan Instagram. Fitur bernama “Close Friends” memungkinkan pengguna membagikan Status secara lebih selektif, hanya kepada orang-orang tertentu.

Langkah ini memperlihatkan bagaimana WhatsApp mulai mengadopsi pendekatan berbagi konten yang lebih personal dan terkontrol, serupa dengan yang sudah lebih dulu hadir di Instagram. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat menentukan siapa saja yang bisa melihat pembaruan Status mereka tanpa perlu repot mengubah pengaturan setiap kali ingin berbagi.

Ads
close ads

Fitur Close Friends Sedang Diuji

Mengutip laporan dari WABetaInfo, fitur Close Friends ditemukan dalam WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.5.11. Artinya, fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia secara luas untuk semua pengguna.

Melalui Close Friends, pengguna dapat membuat daftar kontak khusus yang dipersonalisasi. Daftar tersebut bahkan bisa diberi nama serta emoji tertentu agar lebih mudah dibedakan. Dengan cara ini, pengguna dapat mengelompokkan teman, keluarga, atau rekan kerja ke dalam kategori berbeda sesuai kebutuhan.

Konsep ini serupa dengan fitur Close Friends yang sudah lama tersedia di Instagram. Di sana, pengguna dapat membagikan Stories hanya kepada lingkaran pertemanan terdekat. Kini, pendekatan serupa mulai diadopsi oleh WhatsApp untuk fitur Status mereka.

Lebih Praktis Atur Privasi Status

Selama ini, pengaturan privasi Status di WhatsApp mengharuskan pengguna memilih opsi seperti “Kontak Saya”, “Kontak Saya Kecuali…”, atau “Hanya Bagikan Dengan…”. Namun, setiap kali ingin membagikan Status dengan kelompok berbeda, pengguna perlu menyesuaikan pengaturan kembali.

Dengan hadirnya Close Friends, proses tersebut menjadi jauh lebih praktis. Pengguna cukup memilih daftar yang sudah dibuat sebelumnya tanpa harus mengatur ulang dari awal. Daftar ini dapat dikelola melalui menu pengaturan privasi Status maupun langsung dari antarmuka saat mengunggah Status.

Menariknya, perubahan daftar hanya berlaku untuk Status yang diunggah setelahnya. Artinya, jika pengguna menambahkan atau menghapus seseorang dari daftar Close Friends, perubahan tersebut tidak akan memengaruhi Status yang sudah terlanjur dibagikan sebelumnya.

Ada Tanda Khusus untuk Penonton Terpilih

Selain daftar Close Friends, WhatsApp juga dilaporkan tengah menguji tiga opsi privasi tambahan untuk pembagian Status. Meski detail lengkapnya belum diungkap, fitur ini disebut akan memberikan kontrol lebih luas kepada pengguna terkait siapa saja yang bisa melihat pembaruan mereka.

Salah satu elemen baru yang cukup menarik adalah adanya lingkaran berwarna berbeda di sekitar foto profil pengirim. Lingkaran ini menjadi penanda bahwa Status tersebut dibagikan dengan metode tertentu. Dengan begitu, penerima dapat langsung mengetahui bahwa mereka termasuk dalam kelompok eksklusif yang dipilih.

Pendekatan visual ini kembali mengingatkan pada Instagram Stories, yang menggunakan lingkaran hijau untuk menandai Stories Close Friends. Integrasi gaya serupa di WhatsApp semakin memperkuat kesan bahwa kedua platform dalam ekosistem Meta Platforms kini saling mengadopsi fitur satu sama lain.

Fokus pada Privasi dan Personalisasi

Hadirnya fitur Close Friends menunjukkan bahwa WhatsApp semakin fokus pada privasi dan personalisasi. Di era ketika pengguna semakin selektif dalam membagikan konten, kemampuan untuk mengatur audiens dengan lebih detail menjadi nilai tambah yang signifikan.

Dengan fitur ini, pengguna bisa lebih leluasa membagikan momen pribadi tanpa khawatir dilihat oleh semua kontak. Misalnya, Status yang bersifat santai atau personal dapat dibagikan hanya kepada teman dekat, sementara pembaruan yang lebih umum tetap bisa dilihat seluruh kontak.

Meski masih dalam tahap pengembangan, fitur Close Friends diperkirakan akan hadir pada pembaruan WhatsApp berikutnya. Jika resmi dirilis, perubahan ini berpotensi mengubah cara pengguna memanfaatkan fitur Status dari sekadar pembaruan umum menjadi sarana berbagi yang lebih terkurasi dan eksklusif.

China Jadi Negara Pertama yang Terapkan Nomor Identitas untuk Robot Humanoid
TEKNO

Media90 – Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang bertujuan untuk memastikan pelacakan penuh serta akuntabilitas operasional perangkat robotika. Sistem identitas ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot sepanjang masa pakainya. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi kerusakan atau malfungsi pada robot. Ads close ads Identitas Digital Berisi Data Lengkap Robot Melansir China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor…

Jangan Sembarangan Tunjukkan Pose Peace AI Bisa Ambil Data Biometrik
TEKNO

Media90 – Tren keamanan siber terbaru memperingatkan bahwa kebiasaan berfoto dengan pose dua jari atau peace sign berpotensi membuka celah baru bagi pencurian data biometrik. Seiring meningkatnya kualitas kamera smartphone dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman terhadap privasi digital pengguna kini semakin nyata. Teknologi seperti computer vision dan image enhancement disebut mampu dimanfaatkan untuk mengekstraksi informasi sensitif dari foto yang diunggah secara publik di media sosial. Ads close ads Modus Pencurian Data Sidik Jari Berbasis AI Ancaman ini bekerja melalui beberapa tahapan yang memanfaatkan detail visual pada gambar digital: Pertama, pelaku melakukan ekstraksi gambar, yaitu mencari foto beresolusi tinggi…

WhatsApp Dibanjiri Spam Nomor Brasil Sejumlah Akun Mendadak Logout
TEKNO

Media90 – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh fenomena serangan spam misterius yang menyasar para pengguna aplikasi pesan instan WhatsApp. Sejumlah warganet di platform Threads dan TikTok mengeluhkan akun WhatsApp mereka yang tiba-tiba dibanjiri pesan dari ratusan nomor asing dengan kode negara Brasil. Dampak dari serbuan pesan massal tersebut tidak bisa dianggap sepele. Beberapa pengguna melaporkan akun mereka langsung keluar (logout) secara otomatis dan mengalami kesulitan saat mencoba melakukan pemulihan akun. Ads close ads Salah satu unggahan yang viral di Threads berasal dari seorang praktisi keamanan siber dengan akun @cantikacr. Dalam unggahannya, ia mengingatkan pengguna untuk segera meningkatkan keamanan…

Anker Rilis USB C Hub 5 in 1 Murah dengan HDMI 4K untuk Laptop Tipis
TEKNO

Media90 – Tren desain laptop modern yang semakin tipis dan minimalis memang terlihat elegan, namun sering kali membuat jumlah port konektivitas menjadi terbatas. Menjawab kebutuhan tersebut, produsen aksesori teknologi global Anker resmi memperkenalkan perangkat terbaru mereka bernama Anker 5-in-1 All-in-One USB-C Expansion Dock atau Anker 5-in-1 USB-C Hub. Perangkat aksesori ini debut di pasar China melalui platform e-commerce JD.com dan langsung menarik perhatian karena hadir dengan harga yang sangat terjangkau. Anker membanderol produk ini seharga 99 yuan atau setara sekitar Rp258 ribuan. Ads close ads Dengan harga ekonomis tersebut, produk ini diproyeksikan menjadi solusi praktis bagi pengguna ultrabook maupun laptop…

Google Resmi Ubah Fitbit Jadi Google Health Kini Hadir dengan AI Health Coach
TEKNO

Media90 – Google resmi memperkenalkan gelang kebugaran terbaru bernama Fitbit Air. Bersamaan dengan peluncuran perangkat tersebut, Google juga mengumumkan rebranding aplikasi Fitbit menjadi Google Health yang kini dilengkapi layanan pelatih kesehatan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Ads close ads Transformasi ini menjadi bagian dari strategi kebugaran Google setelah mengakuisisi Fitbit pada 2021 untuk memperkuat ekosistem perangkat wearable Android mereka. Gemini AI Jadi Otak Google Health Coach Salah satu pembaruan terbesar dalam platform baru ini adalah kehadiran Google Health Coach. Fitur tersebut ditenagai teknologi Gemini dan dirancang sebagai pelatih kebugaran, pakar tidur, sekaligus penasihat kesehatan personal berbasis AI. Menurut Google, sistem…

OpenAI Hadirkan Codex ke ChatGPT Mobile Programmer Kini Bisa Pantau Proyek dari HP
TEKNO

Media90 – OpenAI resmi mengintegrasikan alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan mereka, Codex, ke dalam aplikasi ChatGPT versi seluler. Melalui pembaruan ini, pengguna kini dapat memantau sekaligus mengelola alur kerja pengembangan perangkat lunak secara jarak jauh langsung dari perangkat mobile. Ads close ads Pembaruan yang masih berstatus preview tersebut telah tersedia bagi seluruh pelanggan paket langganan ChatGPT di perangkat iOS maupun Android. Fitur Pengelolaan Jarak Jauh Integrasi terbaru ini memungkinkan pengembang melihat environment Codex yang sedang berjalan secara langsung dari berbagai perangkat. Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengontrol komputer dari jarak jauh, tetapi juga…

OpenAI Ungkap Masalah Keamanan di ChatGPT Mac Update Terbaru Jadi Solusi
TEKNO

Media90 – OpenAI mengumumkan adanya insiden keamanan yang melibatkan aplikasi ChatGPT khusus untuk perangkat Mac. Menyusul temuan tersebut, perusahaan mengimbau para pengguna untuk segera melakukan pembaruan aplikasi ke versi terbaru guna memastikan keamanan sistem tetap terjaga. Ads close ads Insiden ini bermula dari kampanye serangan siber yang meretas TanStack, sebuah pustaka open-source yang digunakan pengembang untuk membangun aplikasi web. Peretas memanfaatkan proyek tersebut untuk merilis pembaruan yang telah disusupi malware. OpenAI mengonfirmasi bahwa perangkat milik dua karyawannya turut terdampak dalam serangan tersebut. Dampak Sistem dan Data Pengguna Setelah mendeteksi aktivitas mencurigakan, OpenAI langsung melakukan investigasi internal serta langkah penanganan untuk…