Media90 – Di saat banyak orang masih memimpikan perjalanan ke Mars, sebuah startup ambisius justru mengincar tujuan yang lebih dekat: Bulan. GRU Space (Galactic Resource Utilization/Pemanfaatan Sumber Daya Galaksi) resmi mengumumkan rencananya untuk membangun hotel permanen pertama di Bulan—dan kabar mengejutkannya, siapa pun kini bisa memesan tempat.
Berdasarkan informasi pada Senin (12/1/2026), GRU Space telah membuka website pemesanan, mengundang para pecinta petualangan super-kaya untuk melakukan deposit. Jumlahnya tidak main-main, mulai dari $250.000 hingga $1 juta (sekitar Rp4,2 miliar hingga Rp16,8 miliar). Uang muka ini menjamin tempat pada salah satu misi Bulan pertama perusahaan, yang diperkirakan akan diluncurkan dalam enam tahun mendatang.
Visioner Muda di Balik Misi
Orang di balik rencana berani ini adalah Skyler Chan, seorang lulusan muda berusia 21 tahun dari University of California, Berkeley. Skyler yang menekuni teknik listrik dan ilmu komputer, sudah punya pengalaman mengesankan: magang di Tesla dan membuat 3D printer untuk NASA yang berhasil diluncurkan ke luar angkasa.
Filosofi Chan sederhana: saat perusahaan seperti SpaceX membangun “logistik” berupa roket, seseorang harus membangun “destinasi”. Ia percaya bahwa untuk menjadikan manusia sebagai makhluk antarplanet, dibutuhkan bangunan, jalan, dan infrastruktur nyata di permukaan Bulan—bukan sekadar roket yang mengantar ke sana.
Membangun dari “Bata Bulan”
Rencana GRU Space untuk resor Bulan dibagi menjadi beberapa fase teknis:
-
2029 (Misi Pertama): Muatan kecil 10 kg dikirim ke Bulan untuk mendemonstrasikan struktur inflatable dan proses mengubah regolit menjadi “bata Bulan” menggunakan geopolimer.
-
Fase Kedua: Struktur inflatable lebih besar ditempatkan di rongga alami Bulan untuk menguji pemanfaatan sumber daya alam berskala besar.
-
2032 (Hotel Pertama): Hotel inflatable pertama dibuka, mampu menampung hingga empat tamu sekaligus.
-
Visi Terakhir: Membangun hotel mewah permanen sepenuhnya dari bata Bulan, terinspirasi arsitektur klasik Palace of the Fine Arts di San Francisco.
Kenapa Hotel? Pilar Ketiga Antariksa
Saat ini penjelajahan angkasa didukung dua pilar utama: pemerintah AS (NASA) dan perusahaan miliarder. Skyler Chan percaya bahwa “pilar ketiga” adalah pariwisata. Dengan membuktikan adanya pasar komersial bagi wisatawan ke Bulan, industri ini dapat mendanai infrastruktur untuk kehidupan jangka panjang di planet lain.
“Saya sadar saya lahir di masa di mana kita benar-benar bisa menjadi makhluk antarplanet,” ujar Chan kepada ArsTechnica. Ia membayangkan masa depan miliaran manusia lahir di Bulan dan Mars, dan turisme adalah jalur tercepat menuju kenyataan itu.
Dari Startup Hingga Superstruktur
Meski masih berupa startup kecil yang awalnya hanya berisi Skyler Chan sendiri, GRU Space kini mendapatkan momentum serius. Startup ini telah mengamankan pendanaan awal dan terpilih dalam program akselerator Y Combinator. Investor sebelumnya yang mendukung SpaceX dan Anduril juga dilaporkan ikut berkontribusi.
Meski ide bulan madu mewah di Bulan dengan harga $1 juta terdengar seperti fiksi ilmiah, teknologi dan pendanaannya berkembang sangat cepat. Bagi mereka yang memiliki beberapa miliar untuk disisihkan, check-in di kamar dengan pemandangan Bumi mungkin lebih dekat dari yang dibayangkan.














