INTERNASIONAL

Peneliti Austria Ciptakan Kode QR Terkecil di Dunia, Bisa Simpan Hingga 2 TB Data

88
×

Peneliti Austria Ciptakan Kode QR Terkecil di Dunia, Bisa Simpan Hingga 2 TB Data

Sebarkan artikel ini
Peneliti Austria Kembangkan QR Code Mikrometer, Kapasitas Simpan hingga 2 TB!
Peneliti Austria Kembangkan QR Code Mikrometer, Kapasitas Simpan hingga 2 TB!

Media90 – Dunia teknologi baru saja mencatat rekor baru melalui gebrakan unik dari Austria. Tim peneliti dari Vienna University of Technology (TU Wien) bekerja sama dengan startup penyimpanan data Cerabyte berhasil menciptakan kode QR terkecil di dunia. Ukurannya hanya 1,98 mikrometer persegi, jauh lebih kecil dibandingkan sebagian besar sel bakteri.

Pencapaian ini telah diverifikasi secara independen dan resmi tercatat dalam Guinness World Records, menggeser rekor sebelumnya hingga 37 persen lebih kecil. Karena ukurannya yang tak kasat mata, kode ini mustahil dilihat dengan mata telanjang atau mikroskop optik biasa, melainkan harus menggunakan mikroskop elektron canggih.

Ads
close ads

Teknologi di Balik Struktur Nanometer

Kode QR ini memiliki struktur 29 x 29 piksel, dengan lebar setiap piksel hanya 49 nanometer—sekitar sepuluh kali lebih kecil dari panjang gelombang cahaya yang bisa dilihat manusia.

Profesor Paul Mayrhofer dari Institut Ilmu dan Teknologi Material TU Wien menjelaskan, struktur super presisi ini dibuat menggunakan focused ion beam, teknologi yang mengikis lapisan tipis film keramik bit demi bit hingga membentuk pola QR yang stabil. Material keramik dipilih karena sifatnya yang sangat stabil, tahan terhadap kondisi ekstrem, dan mampu mempertahankan struktur selama waktu lama.

Inspirasi dari Peradaban Kuno

Salah satu tantangan utama penyimpanan data atomik adalah mobilitas atom, yang bisa berpindah posisi dan menyebabkan hilangnya informasi. Tim TU Wien berhasil menciptakan kode QR yang tetap stabil dan dapat dibaca berulang kali.

Alexander Kirnbauer, salah satu peneliti utama, mengatakan bahwa pendekatan mereka terinspirasi oleh cara peradaban kuno menyimpan informasi. “Jika manusia purba memahat pesan di batu atau prasasti keramik yang bertahan ribuan tahun, kami ingin media penyimpanan modern juga bisa bertahan lama, bukan hanya beberapa tahun seperti hard disk atau media elektronik saat ini,” ujarnya.

Dengan media keramik, informasi dapat bertahan berabad-abad bahkan milenia tanpa risiko kehilangan data.

Penyimpanan Data Ramah Lingkungan

Teknologi ini juga menawarkan kepadatan data luar biasa. Para ilmuwan memperkirakan, jika diterapkan secara luas, satu lembar kertas A4 bisa menyimpan hingga lebih dari 2 terabyte data.

Selain itu, media keramik bersifat pasif, sehingga tidak memerlukan energi listrik untuk menjaga data tetap utuh. Hal ini sangat berbeda dengan pusat data modern yang membutuhkan listrik besar untuk pendinginan dan pemeliharaan server, sehingga berpotensi mengurangi emisi karbon dioksida global dari industri penyimpanan data.

Menuju Produksi Massal dan Implementasi Industri

Saat ini, teknologi masih berada di tahap laboratorium. Kirnbauer menyatakan, langkah berikutnya adalah menguji material lain, meningkatkan kecepatan penulisan data, dan mengembangkan proses manufaktur yang scalable agar dapat digunakan dalam skala industri.

Teknologi ini diproyeksikan akan mengubah cara lembaga arsip digital, dokumen pemerintahan, dan data rekam medis disimpan secara permanen dan aman. Riset ini membuka jalan menuju masa depan data hijau, di mana informasi berharga umat manusia bisa disimpan abadi dengan konsumsi energi minimal.

Heboh Hacker Kembar Diduga Hapus 96 Database Pemerintah AS Usai Dipecat dari Opexus
INTERNASIONAL

Media90 – Kasus pemecatan karyawan yang berujung pada sabotase siber berskala besar mengguncang industri teknologi dan keamanan federal Amerika Serikat. Dua saudara kembar, Muneeb Akhter dan Sohaib Akhter yang berusia 34 tahun didakwa setelah nekat menghapus sekitar 96 database berisi informasi sensitif milik pemerintah federal AS. Ads close ads Aksi destruktif tersebut dilakukan hanya beberapa menit setelah keduanya diberhentikan dari perusahaan tempat mereka bekerja. Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena kedua pelaku bekerja di Opexus, perusahaan kontraktor teknologi yang melayani lebih dari 45 lembaga pemerintah AS. Ironisnya, keduanya berhasil lolos proses rekrutmen dan dipercaya menangani data penting negara meskipun…

Heboh di India Kematian Twisha Sharma Picu Dugaan Mahar dan KDRT
INTERNASIONAL

Media90 – Nama Twisha Sharma mendadak menjadi perbincangan luas di India setelah kematiannya pada 12 Mei lalu. Perempuan berusia 33 tahun tersebut ditemukan tidak bernyawa di rumah keluarga suaminya di Bhopal. Ads close ads Kasus ini dengan cepat menyita perhatian media nasional karena muncul dugaan keterlibatan konflik mahar dan kekerasan rumah tangga. Polisi kini masih mendalami penyebab pasti kematian Twisha, termasuk kemungkinan pembunuhan maupun bunuh diri. Twisha diketahui menikah dengan Samarth Singh pada Desember 2025 setelah keduanya berkenalan melalui aplikasi kencan setahun sebelumnya. Awalnya, kehidupan rumah tangga pasangan tersebut tampak harmonis. Namun menurut keluarga korban, masalah mulai muncul tidak lama…

Israel Tuai Sorotan Internasional Usai Hentikan Kapal Bantuan untuk Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Ketegangan terkait konflik Gaza kembali memanas setelah militer Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Laut Mediterania. Insiden tersebut terjadi saat kapal bantuan berada di perairan internasional sekitar 460 kilometer di barat Siprus. Ads close ads Aksi pencegatan itu langsung menjadi perhatian dunia internasional setelah rekaman siaran langsung tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah relawan dan penumpang sipil tampak mengangkat tangan ketika pasukan komando Israel memasuki kapal bantuan tersebut. Langkah militer Israel menuai kecaman dari berbagai pihak karena operasi dilakukan di luar wilayah perairan negaranya. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar…

Darah Buatan Super Clot Diklaim Mampu Menghentikan Pendarahan dalam Hitungan Detik
INTERNASIONAL

Media90 – Dunia medis kembali mencatat kemajuan besar dengan hadirnya teknologi Engineered Blood Clots (EBCs), sebuah inovasi pembekuan darah buatan yang mampu menghentikan perdarahan hebat hanya dalam hitungan detik. Teknologi ini dikembangkan oleh tim peneliti lintas institusi dari Kanada dan Amerika Serikat melalui pendekatan revolusioner yang dikenal sebagai click clotting. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi masa depan dalam penanganan darurat, terutama pada kasus kecelakaan, operasi besar, hingga pasien dengan gangguan pembekuan darah. Ads close ads Click Clotting: Cara Baru Membekukan Darah Berbeda dengan proses alami tubuh yang mengandalkan serat fibrin, teknologi EBCs justru memaksimalkan peran sel darah merah sebagai struktur…

Kabel Internet Global di Selat Hormuz Jadi Target, Iran Wacanakan ‘Toll Digital’ untuk Big Tech
INTERNASIONAL

Media90 – Selat Hormuz yang selama ini dikenal sebagai jalur vital energi dunia kini mulai dipandang dari perspektif baru oleh Iran: sebagai pusat infrastruktur digital global yang strategis. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, mendorong pemerintah untuk mulai memonetisasi kabel serat optik bawah laut yang melintasi kawasan tersebut. Dalam laporan berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim menyoroti bahwa Selat Hormuz tidak hanya menjadi jalur kapal tanker minyak, tetapi juga koridor penting bagi arus data global yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Ads close ads…

Ilmuwan China Ciptakan Sel Bahan Bakar Batu Bara dengan Potensi Nol Emisi
INTERNASIONAL

Media90 – Tim ilmuwan dari Universitas Shenzhen, China, mengklaim telah berhasil mengembangkan teknologi sel bahan bakar batu bara yang berpotensi memangkas emisi karbon dioksida (CO2) hingga mendekati nol. Inovasi yang diberi nama zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC) ini dinilai mampu mengubah cara kerja pembangkit listrik berbasis batu bara secara fundamental. Berdasarkan laporan The Independent pada akhir April 2026, teknologi ini menawarkan pendekatan baru dalam menghasilkan energi dari bahan bakar fosil dengan dampak polusi yang jauh lebih rendah dibanding metode konvensional. Ads close ads Mekanisme Kerja Tanpa Pembakaran Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang mengandalkan pembakaran batu bara, sistem…

Kanker Usus pada Usia Muda Meningkat, Peneliti Temukan Jejak Herbisida di DNA
INTERNASIONAL

Media90 – Tren peningkatan kasus Kanker Kolorektal pada kelompok usia di bawah 50 tahun kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine mengungkap temuan mengejutkan, yakni adanya dugaan keterkaitan antara paparan herbisida bernama Picloram dengan meningkatnya kasus kanker ini pada pasien usia muda. Temuan tersebut membuka perspektif baru dalam dunia Onkologi, yang selama ini lebih banyak mengaitkan kanker usus dengan faktor gaya hidup dan pola makan. Meski masih bersifat awal, peneliti menemukan “sidik jari” DNA pada tumor pasien yang mengindikasikan adanya pengaruh paparan lingkungan terhadap mutasi genetik. Ads close ads Jejak DNA Ungkap Paparan…