INTERNASIONAL

Misteri Bayi Eve: Benarkah Kloning Manusia Pertama Itu Nyata atau Sekadar Hoaks?

84
×

Misteri Bayi Eve: Benarkah Kloning Manusia Pertama Itu Nyata atau Sekadar Hoaks?

Sebarkan artikel ini
Misteri Bayi Eve: Apakah Kloning Manusia Pertama Ini Nyata atau Hanya Hoaks?
Misteri Bayi Eve: Apakah Kloning Manusia Pertama Ini Nyata atau Hanya Hoaks?

Media90 – Dunia sains pernah diguncang pengumuman luar biasa tepat sehari setelah Natal, 26 Desember 2002. Brigitte Boisselier, Direktur Ilmiah perusahaan bioteknologi Clonaid, mengklaim bahwa bayi bernama “Eve” telah lahir sebagai manusia hasil kloning pertama di dunia.

Kabar ini langsung memicu kontroversi global, antara kekaguman atas pencapaian teknologi dan kecaman moral yang tajam. Eve diklaim lahir dari kloning sel kulit ibunya menggunakan impuls listrik, adaptasi dari metode yang melahirkan domba Dolly pada 1997. Namun, berbeda dengan Dolly yang memiliki bukti genetik jelas, keberadaan Eve tetap menjadi misteri hingga lebih dari dua dekade kemudian.

Ads
close ads

Jejak Kultus di Balik Laboratorium

Keraguan publik semakin kuat ketika diketahui siapa di balik Clonaid. Perusahaan ini didirikan pada 1997 oleh Raël, pemimpin sekte apokaliptik International Raëlian Movement, yang mengklaim manusia diciptakan makhluk luar angkasa melalui rekayasa genetika.

Boisselier sendiri mengakui Raël sebagai pemimpin spiritualnya. Banyak ilmuwan mencurigai pengumuman kelahiran Eve hanyalah strategi pemasaran sekte untuk menarik anggota dan pendanaan. Clonaid bahkan mengklaim ada empat bayi kloning lainnya di berbagai belahan dunia, namun tak satu pun muncul ke permukaan.

Skeptisisme Ilmuwan: “Benar-Benar Tidak Masuk Akal”

Dunia akademis merespons klaim ini dengan sinis. Rudolf Jaenisch, ahli biologi MIT dan pionir transgenik, menyebut klaim tersebut bualan gila. Beberapa alasan utama:

  • Angka Keberhasilan: Clonaid mengklaim tingkat implantasi 100%, padahal IVF paling maju saat itu hanya 20%.
  • Risiko Kloning: Proses kloning mamalia sangat rumit. Domba Dolly butuh 227 percobaan sebelum berhasil, dan menderita arthritis di usia muda.
  • Absennya Bukti: Janji Clonaid untuk verifikasi DNA independen tidak pernah ditepati.

Hingga kini, tidak ada jurnal ilmiah yang memverifikasi keberadaan Eve. Bayi yang seharusnya kini dewasa itu tidak pernah terlihat, meninggalkan situs Clonaid sebagai satu-satunya “jejak” yang masih menawarkan jasa kloning manusia dengan harga tinggi.

Sisi Gelap dan Harapan Rekayasa Genetika

Meskipun kisah Eve dicurigai hoaks, diskursus yang muncul tetap memberi dampak besar bagi dunia medis. Kloning secara teoretis menawarkan harapan dalam pengobatan regeneratif, misalnya sel punca untuk jaringan saraf atau penelitian kanker.

Namun, risiko kloning manusia sangat tinggi: malformasi, penuaan dini kromosom, hingga kanker unik seperti choriocarcinoma pada ibu. Karena itu, banyak negara, termasuk Amerika Serikat era Bill Clinton, memberlakukan moratorium ketat terhadap riset kloning manusia.

Misteri yang Menjadi Legenda Urban

Kisah bayi Eve tetap berada di garis tipis antara terobosan sains dan rekayasa media. Tanpa bukti genetika nyata, dunia sains cenderung menganggap kisah ini sebagai hoaks besar dalam sejarah teknologi modern.

Meskipun Eve mungkin tidak pernah ada, namanya tetap menjadi pengingat tentang tipisnya batas antara ambisi ilmiah dan fanatisme kepercayaan.

Kini, setelah lebih dari 20 tahun, pertanyaan “Di mana Eve?” mungkin tak lagi relevan bagi sains arus utama. Fokus dunia telah bergeser ke pengeditan genetik yang lebih aman, namun misteri ini tetap menjadi pelajaran berharga: dalam sains, klaim luar biasa selalu membutuhkan bukti yang luar biasa demi menjaga integritas ilmu pengetahuan.

Heboh Hacker Kembar Diduga Hapus 96 Database Pemerintah AS Usai Dipecat dari Opexus
INTERNASIONAL

Media90 – Kasus pemecatan karyawan yang berujung pada sabotase siber berskala besar mengguncang industri teknologi dan keamanan federal Amerika Serikat. Dua saudara kembar, Muneeb Akhter dan Sohaib Akhter yang berusia 34 tahun didakwa setelah nekat menghapus sekitar 96 database berisi informasi sensitif milik pemerintah federal AS. Ads close ads Aksi destruktif tersebut dilakukan hanya beberapa menit setelah keduanya diberhentikan dari perusahaan tempat mereka bekerja. Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena kedua pelaku bekerja di Opexus, perusahaan kontraktor teknologi yang melayani lebih dari 45 lembaga pemerintah AS. Ironisnya, keduanya berhasil lolos proses rekrutmen dan dipercaya menangani data penting negara meskipun…

Heboh di India Kematian Twisha Sharma Picu Dugaan Mahar dan KDRT
INTERNASIONAL

Media90 – Nama Twisha Sharma mendadak menjadi perbincangan luas di India setelah kematiannya pada 12 Mei lalu. Perempuan berusia 33 tahun tersebut ditemukan tidak bernyawa di rumah keluarga suaminya di Bhopal. Ads close ads Kasus ini dengan cepat menyita perhatian media nasional karena muncul dugaan keterlibatan konflik mahar dan kekerasan rumah tangga. Polisi kini masih mendalami penyebab pasti kematian Twisha, termasuk kemungkinan pembunuhan maupun bunuh diri. Twisha diketahui menikah dengan Samarth Singh pada Desember 2025 setelah keduanya berkenalan melalui aplikasi kencan setahun sebelumnya. Awalnya, kehidupan rumah tangga pasangan tersebut tampak harmonis. Namun menurut keluarga korban, masalah mulai muncul tidak lama…

Israel Tuai Sorotan Internasional Usai Hentikan Kapal Bantuan untuk Gaza
INTERNASIONAL

Media90 – Ketegangan terkait konflik Gaza kembali memanas setelah militer Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan Laut Mediterania. Insiden tersebut terjadi saat kapal bantuan berada di perairan internasional sekitar 460 kilometer di barat Siprus. Ads close ads Aksi pencegatan itu langsung menjadi perhatian dunia internasional setelah rekaman siaran langsung tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah relawan dan penumpang sipil tampak mengangkat tangan ketika pasukan komando Israel memasuki kapal bantuan tersebut. Langkah militer Israel menuai kecaman dari berbagai pihak karena operasi dilakukan di luar wilayah perairan negaranya. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar…

Darah Buatan Super Clot Diklaim Mampu Menghentikan Pendarahan dalam Hitungan Detik
INTERNASIONAL

Media90 – Dunia medis kembali mencatat kemajuan besar dengan hadirnya teknologi Engineered Blood Clots (EBCs), sebuah inovasi pembekuan darah buatan yang mampu menghentikan perdarahan hebat hanya dalam hitungan detik. Teknologi ini dikembangkan oleh tim peneliti lintas institusi dari Kanada dan Amerika Serikat melalui pendekatan revolusioner yang dikenal sebagai click clotting. Inovasi ini digadang-gadang menjadi solusi masa depan dalam penanganan darurat, terutama pada kasus kecelakaan, operasi besar, hingga pasien dengan gangguan pembekuan darah. Ads close ads Click Clotting: Cara Baru Membekukan Darah Berbeda dengan proses alami tubuh yang mengandalkan serat fibrin, teknologi EBCs justru memaksimalkan peran sel darah merah sebagai struktur…

Kabel Internet Global di Selat Hormuz Jadi Target, Iran Wacanakan ‘Toll Digital’ untuk Big Tech
INTERNASIONAL

Media90 – Selat Hormuz yang selama ini dikenal sebagai jalur vital energi dunia kini mulai dipandang dari perspektif baru oleh Iran: sebagai pusat infrastruktur digital global yang strategis. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Tasnim News Agency, mendorong pemerintah untuk mulai memonetisasi kabel serat optik bawah laut yang melintasi kawasan tersebut. Dalam laporan berjudul “Three practical steps for generating revenue from Strait of Hormuz internet cables”, Tasnim menyoroti bahwa Selat Hormuz tidak hanya menjadi jalur kapal tanker minyak, tetapi juga koridor penting bagi arus data global yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa. Ads close ads…

Ilmuwan China Ciptakan Sel Bahan Bakar Batu Bara dengan Potensi Nol Emisi
INTERNASIONAL

Media90 – Tim ilmuwan dari Universitas Shenzhen, China, mengklaim telah berhasil mengembangkan teknologi sel bahan bakar batu bara yang berpotensi memangkas emisi karbon dioksida (CO2) hingga mendekati nol. Inovasi yang diberi nama zero-carbon-emission direct coal fuel cell (ZC-DCFC) ini dinilai mampu mengubah cara kerja pembangkit listrik berbasis batu bara secara fundamental. Berdasarkan laporan The Independent pada akhir April 2026, teknologi ini menawarkan pendekatan baru dalam menghasilkan energi dari bahan bakar fosil dengan dampak polusi yang jauh lebih rendah dibanding metode konvensional. Ads close ads Mekanisme Kerja Tanpa Pembakaran Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga uap yang mengandalkan pembakaran batu bara, sistem…

Kanker Usus pada Usia Muda Meningkat, Peneliti Temukan Jejak Herbisida di DNA
INTERNASIONAL

Media90 – Tren peningkatan kasus Kanker Kolorektal pada kelompok usia di bawah 50 tahun kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine mengungkap temuan mengejutkan, yakni adanya dugaan keterkaitan antara paparan herbisida bernama Picloram dengan meningkatnya kasus kanker ini pada pasien usia muda. Temuan tersebut membuka perspektif baru dalam dunia Onkologi, yang selama ini lebih banyak mengaitkan kanker usus dengan faktor gaya hidup dan pola makan. Meski masih bersifat awal, peneliti menemukan “sidik jari” DNA pada tumor pasien yang mengindikasikan adanya pengaruh paparan lingkungan terhadap mutasi genetik. Ads close ads Jejak DNA Ungkap Paparan…