Media90.id – Smartphone dengan baterai 5.000 mAh sekarang sudah umum. Kapasitas 6.000 mAh atau bahkan 7.000 mAh juga mulai banyak ditemukan. Namun, bagaimana kalau ada smartphone yang membawa baterai hingga 8.000 mAh?
Perkenalkan, TECNO POVA 8 5G. Smartphone ini hadir sebagai perangkat dengan kapasitas baterai terbesar sepanjang sejarah seri POVA. Tidak hanya mengandalkan baterai jumbo, TECNO juga membekali perangkat ini dengan chipset MediaTek Dimensity 7100 yang sudah mendukung konektivitas 5G.
Dari sisi desain, POVA 8 5G juga cukup menarik dengan konsep futuristik dan fitur Alive Matrix Display yang memungkinkan pengguna mengatur berbagai tampilan animasi sesuai keinginan.
Untuk fotografi, smartphone ini mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT 600. Sementara dari sisi software, POVA 8 5G sudah menjalankan HiOS 16 dengan berbagai fitur tambahan dan pengalaman penggunaan yang bebas iklan.
Lantas, seperti apa pengalaman menggunakan TECNO POVA 8 5G secara keseluruhan? Mari kita bahas mulai dari paket penjualannya.
Paket Penjualan TECNO POVA 8 5G
Paket penjualan TECNO POVA 8 5G terbilang cukup lengkap. Di dalam kotaknya, pengguna akan mendapatkan:
- Unit smartphone dengan screen protector yang sudah terpasang
- Charger 45W
- Kabel USB Type-C
- Hard case transparan
- SIM tray ejector
- Kartu perdana AXIS
- Dokumen penjualan
Dengan kelengkapan tersebut, pengguna tidak perlu langsung membeli aksesori tambahan untuk mulai menggunakan smartphone.
Desain TECNO POVA 8 5G
TECNO POVA 8 5G mengusung desain yang disebut sebagai Interstellar Spaceship Design. Konsep tersebut memberikan kesan futuristis sekaligus membuat perangkat terlihat cukup stand out.
Bagian belakangnya memiliki corak dengan motif yang terinspirasi dari smartphone gaming. Jadi, bodinya tidak terlihat polos. Gaya desain seperti ini memang sudah menjadi salah satu ciri khas seri POVA sejak beberapa generasi sebelumnya.
Material yang digunakan pada bagian back cover dan frame sama-sama berupa polikarbonat. Bedanya, back cover menggunakan finishing glossy, sedangkan bagian frame memakai finishing matte.
TECNO menyediakan empat pilihan warna, yaitu Arc White, Graphite Black, Helios Orange, dan Echo Green.
Untuk dimensinya, POVA 8 5G memiliki ukuran tinggi 165,6 mm, lebar 78,4 mm, dan ketebalan 8,8 mm. Bobotnya mencapai 229 gram.
Memang bukan smartphone yang bisa disebut tipis dan ringan. Namun, bobot tersebut masih cukup masuk akal mengingat perangkat ini membawa baterai berkapasitas 8.000 mAh.
Untuk perlindungan, POVA 8 5G telah mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810H dan rating IP64. Artinya, perangkat masih cukup aman ketika terkena percikan air dari arah tertentu. Namun, rating tersebut bukan berarti smartphone ini aman ketika terendam atau tercebur ke dalam air.
Karena itu, tetap disarankan berhati-hati ketika menggunakan perangkat di dekat air.
Kelengkapan di Sisi Smartphone
Pada sisi kanan terdapat tombol power yang sekaligus terintegrasi dengan fingerprint scanner, serta tombol volume up dan volume down.
Bagian atas terdapat sensor infrared atau IR, sementara sisi kiri dibiarkan kosong.
Kemudian di bagian bawah terdapat slot SIM, mikrofon, port USB Type-C, dan grill speaker.
Untuk kartu SIM, perangkat ini mendukung dual nano SIM. Namun, TECNO tidak menyediakan slot microSD, sehingga kapasitas penyimpanan internal menjadi satu-satunya pilihan untuk menyimpan berbagai file jika tidak menggunakan penyimpanan cloud.
Untuk audio, POVA 8 5G masih menggunakan satu speaker alias mono. Smartphone ini memang sudah mendukung Dolby Atmos, tetapi kualitas suaranya masih tergolong standar.
Untuk perangkat dengan desain seperti ini, rasanya akan lebih menarik jika TECNO membekali POVA 8 5G dengan speaker stereo.
Layar AMOLED 144 Hz
Beralih ke bagian depan, TECNO POVA 8 5G membawa layar AMOLED berukuran 6,76 inci.
Panel tersebut menawarkan resolusi Full HD+ 2.344 x 1.080 piksel dan refresh rate adaptif hingga 144 Hz. Dukungan refresh rate tinggi ini membuat pergerakan animasi dan scrolling terasa lebih mulus.
Dari pengujian brightness, penggunaan di dalam ruangan menghasilkan tingkat kecerahan maksimal di kisaran 360-an nit. Saat dilakukan simulasi penggunaan di luar ruangan, brightness dapat mencapai sekitar 630-an nit.
Sementara ketika High Brightness Mode diaktifkan dalam simulasi outdoor, tingkat kecerahan dapat mencapai sekitar 962-an nit.
Angka tersebut cukup tinggi dan membuat layar POVA 8 5G masih tergolong nyaman untuk digunakan di luar ruangan.
Untuk reproduksi warna, smartphone ini hanya menyediakan satu mode warna layar. Hasil pengujian menunjukkan gamut coverage berada di angka 85 persen DCI-P3, sedangkan gamut volume mencapai 106 persen DCI-P3.
Hasilnya, warna yang ditampilkan terlihat cukup gonjreng dan cocok bagi pengguna yang menyukai tampilan layar dengan warna yang lebih hidup.
Untuk bezel, POVA 8 5G memang belum termasuk yang paling tipis. Terutama bagian bezel bawah yang masih terlihat cukup tebal.
Di bagian atas terdapat earpiece, sedangkan kamera selfie ditempatkan menggunakan desain punch-hole.
Kamera Selfie 13 MP
Kamera depan TECNO POVA 8 5G memiliki resolusi 13 MP dengan aperture f/2.2 dan menggunakan sistem fixed focus.
Untuk perekaman video, kamera selfie ini mampu merekam hingga resolusi 2K pada 30 FPS serta 1080p pada 60 FPS.
Di bagian belakang, terdapat kamera utama 50 MP yang menggunakan sensor Sony LYT 600. Kamera ini memiliki aperture f/1.8 dan sudah dilengkapi autofocus.
Untuk perekaman video, kamera utama dapat digunakan untuk merekam hingga resolusi 2K 30 FPS dan 1080p 60 FPS.
Selain kamera utama, terdapat kamera bonus serta LED flash di bagian belakang.
TECNO juga menyediakan berbagai fitur kamera seperti AIGC Portrait, Super Night, Wide Selfie, Time Lapse, Dual Video, dan Vlog.
Alive Matrix Display
Salah satu fitur yang cukup mencuri perhatian dari bagian belakang POVA 8 5G adalah Alive Matrix Display.
Sederhananya, fitur ini merupakan sistem lampu LED yang dapat menampilkan berbagai animasi ketika pengguna menerima notifikasi, mendapatkan panggilan masuk, melakukan pengisian daya, bermain game, dan sejumlah aktivitas lainnya.
Efek lampu tersebut juga dapat dikustomisasi sesuai keinginan pengguna. TECNO menyebut ada hingga 49 skenario penggunaan yang bisa memanfaatkan Alive Matrix Display.
Fitur ini memang tidak memberikan peningkatan performa secara langsung. Namun, keberadaannya membuat desain POVA 8 5G terlihat lebih unik dan memberikan sentuhan personal bagi pengguna yang ingin tampil beda.
Dengan baterai 8.000 mAh, layar AMOLED 144 Hz, chipset Dimensity 7100, kamera utama Sony LYT 600, serta desain futuristis lengkap dengan Alive Matrix Display, TECNO POVA 8 5G menawarkan paket yang cukup menarik untuk kelasnya.
Apalagi, kapasitas baterai jumbo menjadi salah satu daya tarik utamanya. Tinggal bagaimana performa keseluruhan, daya tahan baterai, kemampuan gaming, kamera, dan pengalaman penggunaan HiOS 16 dalam pemakaian sehari-hari.
Jadi, apakah TECNO POVA 8 5G masih menjadi smartphone yang mantap untuk standar tahun 2026? Jawabannya tentu akan semakin jelas setelah melihat performa dan pengalaman penggunaan secara keseluruhan.














