NASIONAL

Siswi SMA Meninggal Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, 4 Perjalanan Terdampak

55
×

Siswi SMA Meninggal Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, 4 Perjalanan Terdampak

Sebarkan artikel ini
Siswi SMA Meninggal Tertemper KRL di Jurangmangu, Perjalanan Commuter Line Terganggu
Siswi SMA Meninggal Tertemper KRL di Jurangmangu, Perjalanan Commuter Line Terganggu

Media90.id – Seorang siswi SMA meninggal dunia setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB ketika korban berada di area Stasiun Jurangmangu. Korban tertemper KRL KA 1742D relasi Tanah Abang-Parung Panjang yang tengah melintas di kawasan stasiun.

Ads
close ads

Petugas yang berada di lokasi kemudian melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut.

Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Insiden terjadi ketika KA 1742D relasi Tanah Abang-Parung Panjang melintas di kawasan Stasiun Jurangmangu.

Setelah kejadian, petugas langsung melakukan penanganan di lokasi. Proses tersebut berdampak terhadap perjalanan Commuter Line dari Tanah Abang menuju sejumlah wilayah di Tangerang dan sekitarnya.

KAI Commuter mencatat sedikitnya empat perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan dengan durasi yang berbeda. Keterlambatan terjadi selama proses penanganan insiden berlangsung.

4 Perjalanan Commuter Line Mengalami Keterlambatan

Adapun perjalanan KRL yang terdampak antara lain KA 1742D, KA 1744D, KA 1746D, dan KA 1748D.

Berikut rincian keterlambatan perjalanan Commuter Line:

  • KA 1742D relasi Tanah Abang-Parung Panjang mengalami keterlambatan sekitar 25 menit.
  • KA 1744D relasi Tanah Abang-Rangkasbitung mengalami keterlambatan sekitar 22 menit.
  • KA 1746D mengalami keterlambatan sekitar 20 menit.
  • KA 1748D relasi Tanah Abang-Tigaraksa mengalami keterlambatan sekitar 14 menit.

Setelah proses penanganan di lokasi selesai, perjalanan Commuter Line kembali dilanjutkan.

Insiden di Stasiun Jurangmangu tersebut terjadi pada jam sibuk sore hari ketika aktivitas masyarakat menggunakan transportasi kereta cukup tinggi. Penanganan dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi kembali aman sehingga perjalanan kereta dapat berjalan normal.

Peristiwa tersebut menyebabkan empat perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan dengan durasi yang berbeda sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *