Media90.id – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang kini berstatus Level III atau Siaga mendapat perhatian dari Kodam XXI Radin Inten. Masyarakat Lampung diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengurangi aktivitas di luar rumah.
Pangdam XXI Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, juga mengingatkan masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, mengurangi aktivitas di luar rumah, dan apabila harus beraktivitas di luar agar menggunakan masker,” kata Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Menurutnya, kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau harus disikapi dengan tenang dan waspada, bukan dengan kepanikan. Masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi serta mematuhi setiap imbauan yang disampaikan pemerintah dan instansi terkait.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Pangdam XXI Radin Inten telah memerintahkan seluruh satuan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, baik dari aspek personel maupun materiil.
Satuan jajaran juga diminta melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau secara berkala setiap hari.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Kodam XXI Radin Inten dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi. Selain itu, kesiapan personel dan sarana pendukung dipastikan agar dapat dikerahkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan kondisi darurat.
Pangdam juga mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan mematuhi arahan pemerintah. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Hal yang paling penting adalah tetap tenang, selalu waspada, dan ikuti seluruh imbauan pemerintah. Jangan melakukan tindakan, yang justru dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Kodam XXI Radin Inten akan terus memantau perkembangan situasi Gunung Anak Krakatau dan memastikan kesiapan seluruh satuan jajaran.
Kesiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus perlindungan kepada masyarakat di wilayah Lampung, terutama apabila terjadi perkembangan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.














