APLIKASI

Instagram Rilis Fitur Reorder Grid, Pengguna Kini Bisa Atur Urutan Postingan Profil Sesuka Hati

109
×

Instagram Rilis Fitur Reorder Grid, Pengguna Kini Bisa Atur Urutan Postingan Profil Sesuka Hati

Sebarkan artikel ini
Instagram Hadirkan Reorder Grid Pengguna Kini Bebas Susun Ulang Feed Profil

Media90.id – Instagram akhirnya merilis fitur yang sudah lama dinantikan pengguna, yakni Reorder Grid. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur ulang urutan foto dan video yang tampil di halaman profil sesuai keinginan, termasuk memindahkan postingan lama ke posisi yang lebih strategis.

Sebelumnya, tampilan profil Instagram selalu mengikuti urutan waktu unggahan. Postingan terbaru akan muncul di bagian atas, sementara unggahan yang lebih lama secara otomatis bergeser ke bawah.

Ads
close ads

Feed Instagram Tak Lagi Harus Kronologis

Dengan hadirnya Reorder Grid, pengguna kini tidak lagi terikat pada urutan kronologis saat menampilkan konten di profil.

Meta selaku induk perusahaan Instagram menyebut fitur ini merupakan salah satu permintaan yang paling sering disampaikan pengguna selama bertahun-tahun.

Banyak pengguna menginginkan kebebasan untuk menyusun tampilan profil yang lebih rapi, menarik, dan sesuai dengan identitas visual mereka.

Sebelumnya, pengguna hanya bisa mengandalkan cara seperti menghapus lalu mengunggah ulang konten atau memanfaatkan fitur pin yang hanya memungkinkan tiga postingan berada di bagian atas profil.

Cara Menggunakan Fitur Reorder Grid

Fitur Reorder Grid mulai tersedia bagi pengguna di Indonesia dan dapat digunakan langsung melalui aplikasi Instagram di perangkat seluler.

Berikut langkah-langkah menggunakannya:

  1. Buka halaman profil Instagram.
  2. Tekan dan tahan salah satu postingan.
  3. Pilih menu Reorder Grid.
  4. Geser foto atau video ke posisi yang diinginkan.
  5. Lepaskan untuk menyimpan perubahan secara otomatis.

Setelah proses selesai, tampilan grid profil akan langsung berubah dan dapat dilihat oleh pengguna lain yang mengunjungi akun tersebut.

Postingan yang Di-Pin Tetap Berada di Atas

Meskipun pengguna kini bebas mengatur susunan grid profil, postingan yang telah disematkan atau di-pin tetap memiliki aturan tersendiri.

Konten yang di-pin akan selalu berada di bagian paling atas profil dan tidak dapat dipindahkan menggunakan fitur Reorder Grid.

Sementara itu, seluruh postingan lainnya dapat diatur ulang sesuai kebutuhan dan kreativitas masing-masing pengguna.

Bikin Profil Lebih Estetik dan Personal

Menurut Meta, tujuan utama hadirnya Reorder Grid adalah memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna dalam menampilkan konten mereka.

Fitur ini memungkinkan profil Instagram berfungsi layaknya “kanvas digital” yang dapat dirancang sesuai gaya dan preferensi masing-masing.

Pengguna kini bisa:

  • Menampilkan karya terbaik di posisi paling menonjol.
  • Menyusun tema visual yang lebih konsisten.
  • Membuat feed terlihat lebih rapi dan profesional.
  • Menyesuaikan tampilan profil untuk kebutuhan personal branding.
  • Mengatur ulang konten tanpa harus menghapus atau mengunggah ulang postingan.

Bagi kreator konten, pelaku bisnis, hingga influencer, fitur ini menjadi alat baru untuk mempercantik tampilan profil dan meningkatkan kesan pertama bagi pengunjung akun.

Meta Beri Fleksibilitas Lebih untuk Pengguna

Kehadiran Reorder Grid menunjukkan perubahan pendekatan Instagram yang kini lebih fokus pada personalisasi pengalaman pengguna.

Jika sebelumnya profil hanya berfungsi sebagai arsip kronologis unggahan, kini pengguna dapat menjadikannya sebagai etalase digital yang lebih terkurasi.

Langkah ini juga sejalan dengan tren media sosial yang semakin mengutamakan kreativitas dan identitas visual dibanding sekadar urutan waktu publikasi.

Kesimpulan

Fitur Reorder Grid menjadi salah satu pembaruan terbesar Instagram pada 2026 karena mengubah cara pengguna mengatur tampilan profil mereka.

Dengan kemampuan menyusun ulang posisi foto dan video sesuka hati, Instagram kini tidak lagi sekadar menampilkan unggahan berdasarkan waktu, tetapi juga memberi ruang lebih luas bagi kreativitas pengguna dalam membangun identitas visual di platform tersebut.

Tinggalkan Balasan