Media90.id – Penutupan E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi momentum bagi Korps Bhayangkara untuk mempererat hubungan dengan komunitas E-Sports sekaligus merangkul generasi muda. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak para atlet dan penikmat gim digital mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan ruang digital serta menjadi teladan di lingkungan sosial.
Jenderal Sigit menilai E-Sports saat ini tidak lagi sekadar menjadi hobi. Industri tersebut telah berkembang menjadi sebuah ekosistem profesional yang melahirkan berbagai profesi baru, mulai dari atlet, content creator, hingga ahli cyber security.
Perkembangan E-Sports juga sejalan dengan tingginya penetrasi internet di Indonesia. Saat ini tercatat sekitar 229 juta masyarakat Indonesia telah menggunakan internet atau mencapai 80,7 persen dari total populasi.
Meski memberikan banyak peluang, pesatnya perkembangan ekonomi digital yang telah mencapai US$ 99 miliar juga diikuti dengan meningkatnya berbagai ancaman kejahatan siber. Salah satunya adalah maraknya judi online (judol) serta berbagai modus penipuan digital atau scam.
Kapolri mengungkapkan, berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), perputaran dana judi online pada Semester I 2026 masih mencapai Rp 86,82 triliun dengan jumlah transaksi mencapai 467,32 juta.
Selain judi online, modus penipuan digital juga semakin beragam. Pelaku memanfaatkan berbagai cara, mulai dari rekayasa sosial, pencurian data pribadi, QRIS palsu, hingga penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Sejak November 2024 hingga Juli 2026, Indonesia Anti-Scam Centre telah menerima 636.014 laporan masyarakat dengan total dana yang berhasil diblokir mencapai Rp 723,7 miliar,” ungkap Jenderal Sigit.
Menghadapi berbagai ancaman tersebut, Polri terus meningkatkan upaya penegakan hukum. Salah satunya melalui pembentukan Direktorat Siber di delapan Polda prioritas. Sepanjang 2026, jajaran tersebut telah mengungkap sebanyak 1.743 perkara.
Namun, Kapolri menegaskan bahwa penanganan kejahatan siber tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Upaya pencegahan juga membutuhkan keterlibatan aktif dari generasi muda.
Jenderal Sigit secara khusus meminta para peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 memanfaatkan pengaruh yang mereka miliki untuk mengajak teman-teman sebaya melakukan berbagai kegiatan positif, produktif, dan berprestasi.
“Saya menitipkan pesan kepada seluruh peserta, bahwa saudara-saudara bukan hanya atlet dan talenta terbaik di bidang E-Sports, namun juga sebagai agen perubahan yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk budaya di ruang digital. Gunakan pengaruh tersebut untuk mengajak generasi muda meninggalkan berbagai aktivitas kontraproduktif, seperti balap liar, tawuran, dan vandalisme, serta beralih kepada kegiatan yang positif, produktif, dan berprestasi,” tegas Kapolri.
Tak hanya itu, Jenderal Sigit mengajak para peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 untuk menjadi Duta Kamtibmas. Para atlet diharapkan dapat bersinergi dengan kepolisian dalam mencegah berbagai potensi kejahatan, baik di ruang digital maupun kehidupan sehari-hari.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta E-Sports Kapolri Cup Tahun 2026 menjadi Duta Kamtibmas dengan berperan aktif dan berkolaborasi bersama Polri untuk memberantas penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online hingga penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
Kapolri juga mengingatkan generasi muda agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan atau indikasi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
“Apabila menemukan gangguan keamanan atau indikasi kejahatan, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami melalui berbagai saluran pengaduan seperti layanan 110, patrolisiber.id, dan lainnya,” imbau Jenderal Sigit.
Menutup sambutannya, Kapolri memberikan pesan kepada para atlet muda agar tidak hanya mengejar prestasi di arena kompetisi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Jadilah juara dalam kompetisi, agen perubahan dalam pergaulan, dan penjaga kebaikan di ruang digital,” pungkasnya.














