BERITA

Dosen Polinela Teliti Kualitas Air Embung, Dorong Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

Luluk RJMP
5
×

Dosen Polinela Teliti Kualitas Air Embung, Dorong Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Penelitian Dosen Polinela Fokus pada Kualitas Air Embung untuk Pengelolaan Berkelanjutan

Media90.id – Dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan penelitian mengenai kualitas air Embung Polinela sebagai upaya mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

Penelitian tersebut menjadi bagian dari Program Penelitian Terapan dosen yang didanai melalui DIPA Politeknik Negeri Lampung Tahun Anggaran 2026.

Ads
close ads

Riset ini difokuskan untuk menghasilkan data ilmiah yang dapat menjadi dasar dalam pengelolaan embung secara lebih efektif, terukur, dan berbasis bukti.

Embung Polinela memiliki peran strategis bagi aktivitas di lingkungan kampus. Selain berfungsi sebagai penyedia cadangan air, embung juga dimanfaatkan untuk kegiatan praktikum, penelitian, konservasi lingkungan, hingga budidaya perikanan.

Seiring meningkatnya aktivitas di sekitar kawasan embung, kualitas air berpotensi mengalami perubahan. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi perairan adalah limpasan permukaan atau runoff serta berbagai aktivitas manusia di sekitar kawasan tersebut.

Karena itu, pemantauan kualitas air menjadi langkah penting untuk memastikan fungsi ekologis embung tetap terjaga sekaligus mendukung keberlanjutan pemanfaatannya.

Ketua tim peneliti, Mirnanda Cambodia, menjelaskan penelitian dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi mutu air Embung Polinela.

Gambaran tersebut diperoleh melalui pengujian laboratorium terhadap sejumlah parameter fisika, kimia, dan biologi.

Data yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi pengelolaan embung yang sesuai dengan kondisi aktual perairan.

Proses penelitian diawali dengan survei lapangan dan pengambilan sampel air secara berkala. Sampel tersebut kemudian dianalisis menggunakan sejumlah parameter penting untuk mengetahui kondisi kualitas air.

Beberapa parameter yang diuji meliputi suhu, pH, oksigen terlarut atau Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), serta sejumlah parameter biologis lainnya.

Hasil pengujian kemudian dievaluasi menggunakan beberapa metode penilaian kualitas air, yakni Water Quality Index (WQI), STORET, dan Indeks Pencemaran (IP).

Penggunaan sejumlah metode tersebut dilakukan untuk menentukan status mutu sekaligus tingkat kelayakan pemanfaatan air Embung Polinela.

Tidak hanya menghasilkan data mengenai kondisi kualitas air, penelitian ini juga diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi teknis bagi pengelola.

Rekomendasi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kualitas perairan serta memastikan fungsi embung tetap berjalan secara berkelanjutan di tengah berbagai aktivitas yang berlangsung di lingkungan kampus.

Dari sisi luaran, penelitian ini menargetkan publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi. Selain itu, tim peneliti juga menargetkan terbentuknya model pengelolaan yang dapat diterapkan pada embung di lingkungan pendidikan.

Melalui dukungan pendanaan DIPA Politeknik Negeri Lampung Tahun Anggaran 2026, penelitian tersebut diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan kampus.

Riset ini sekaligus memperkuat peran Polinela sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif mengembangkan inovasi dan penelitian terapan, khususnya dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang efektif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *