Media90.id – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung mengapresiasi langkah Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Lampung yang mulai mematangkan persiapan atlet dan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi sejumlah agenda kompetisi.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan pelatihan pelatih dan Technical Official (TO) yang digelar Pengprov FTI Lampung menjadi langkah penting dalam membangun fondasi prestasi olahraga triathlon di daerah.
Pelatihan tersebut diikuti peserta yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Lampung. Kegiatan ini dinilai tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan ekosistem olahraga triathlon yang lebih baik.
“Program ini menjadi langkah awal yang baik dalam membangun prestasi triathlon Lampung. Kami melihat, Pengprov FTI Lampung ini sudah punya agenda yang terarah, dalam mempersiapkan atlet Lampung,” kata Taufik Hidayat dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Menurut Taufik, pembinaan SDM memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan olahraga triathlon di Lampung. Ketersediaan pelatih dan Technical Official yang kompeten akan membantu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus penyelenggaraan pertandingan.
Selain mempersiapkan SDM, Pengprov FTI Lampung juga tengah mematangkan agenda Kejuaraan Daerah (Kejurda) Duathlon.
Kejurda Duathlon tersebut dijadwalkan berlangsung di Pantai Cakra, Pesawaran, pada 29 Agustus 2026.
Ajang ini menjadi salah satu tahapan persiapan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Krakatau Triathlon yang dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Oktober 2026 di Grand Elty Krakatoa, Lampung Selatan.
Rangkaian agenda tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi atlet dan SDM triathlon Lampung untuk meningkatkan kesiapan sebelum menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov FTI Lampung, Azry Ayu Nabillah, mengatakan pelatihan Technical Official merupakan bagian penting dalam persiapan menghadapi Kejurda Duathlon dan Kejurnas Krakatau Triathlon.
Menurutnya, antusiasme peserta mengikuti pelatihan cukup tinggi. Para peserta datang dari berbagai daerah dengan latar belakang olahraga yang beragam, mulai dari renang, sepeda, hingga lari.
“Harapannya nanti, akan lahir wasit-wasit yang berkompeten dan bisa mendukung event di Lampung hingga tingkat nasional. Kami juga membuka kesempatan bagi peserta yang dinyatakan lulus pelatihan, untuk melanjutkan pendidikan wasit ke jenjang nasional,” sebut Azry Ayu Nabillah.
Pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat penyelenggaraan berbagai agenda triathlon di Lampung.
Dengan bertambahnya Technical Official yang memiliki kompetensi dan lisensi, Pengprov FTI Lampung diharapkan semakin siap menjadi tuan rumah maupun peserta dalam berbagai kejuaraan, termasuk Kejurnas Krakatau Triathlon.
Persiapan atlet, pelatih, dan Technical Official yang dilakukan secara beriringan menjadi bagian dari upaya FTI Lampung membangun fondasi prestasi sekaligus meningkatkan kualitas olahraga triathlon di daerah.














