Media90.id – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Lampung yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Kamis (18/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru taman kanak-kanak atas dedikasi, kesabaran, dan kasih sayang yang selama ini diberikan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak di Lampung.
Menurut Rahmat Mirzani Djausal, guru TK memiliki peran yang sangat istimewa karena menjadi pendidik pertama di luar lingkungan keluarga yang turut meletakkan dasar karakter dan kepribadian anak sejak usia dini.
Tantangan Guru TK di Era Digital
Gubernur menyoroti perubahan tantangan yang dihadapi para pendidik anak usia dini saat ini. Jika dibandingkan dengan satu dekade lalu, perkembangan teknologi, penggunaan gawai, dan akses internet yang semakin masif telah memengaruhi cara anak memperoleh informasi.
Ia menilai kondisi tersebut membuat peran guru tidak lagi sekadar mengajarkan pengetahuan baru, tetapi juga membimbing anak untuk memahami informasi yang benar.
“Fungsi guru TK hari ini bukan hanya mengajarkan, tapi juga meluruskan apa saja yang anak-anak tahu dari layar monitor. Jadi bukan hanya mengajarkan sesuatu yang baru, tapi hari ini sudah dalam hal meluruskan,” kata Rahmat Mirzani Djausal.
Komunikasi Jadi Kunci Pembentukan Karakter
Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa nilai-nilai dasar kemanusiaan seperti keberanian, rasa percaya diri, empati, serta kesabaran tidak dapat dibentuk oleh teknologi maupun internet.
Menurutnya, karakter tersebut hanya dapat ditanamkan melalui interaksi sosial yang hangat antara guru dan peserta didik di lingkungan sekolah.
Oleh sebab itu, Gubernur mendorong IGTKI bersama PGRI untuk terus meningkatkan kualitas serta kompetensi komunikasi para guru. Kemampuan berkomunikasi dinilai menjadi modal utama dalam membangun rasa ingin tahu, kepercayaan diri, dan mentalitas positif anak sejak usia dini.
Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045
Gubernur juga mengingatkan bahwa keberhasilan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dibangun sejak pendidikan anak usia dini.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan guru serta menciptakan ruang yang mendukung pengembangan kompetensi para pendidik sebagai ujung tombak dunia pendidikan.
Pendidikan TK Jadi Awal Wajib Belajar 13 Tahun
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI, Eka Putri Handayani, menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi kesiapan akademik sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
Menurutnya, implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun idealnya dimulai sejak bangku taman kanak-kanak agar perkembangan kemampuan akademik, sosial, dan emosional anak dapat terbentuk secara optimal.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan para tenaga pendidik. Guru yang merasa aman, nyaman, dan sejahtera akan lebih mampu menghadirkan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berkualitas bagi anak-anak.
Melalui peringatan HUT ke-76 IGTKI Lampung ini, diharapkan semangat para guru taman kanak-kanak semakin kuat dalam mencetak generasi yang berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.














