BERITA

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel di Palembang

Luluk RJMP
10
×

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Halal Bihalal Perantau Sumbagsel di Palembang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sambangi Silaturahmi Perantau Sumbagsel di Palembang
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sambangi Silaturahmi Perantau Sumbagsel di Palembang

Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan, di Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempererat sinergi dan kolaborasi antar daerah di kawasan Sumatera Bagian Selatan.

Ads
close ads

Usai kegiatan, Gubernur yang akrab disapa Mirza tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di wilayah Sumbagsel. Ia menilai banyak tokoh asal Sumbagsel yang kini telah mengisi posisi strategis di tingkat nasional.

“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menekankan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel secara keseluruhan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang terdiri dari Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, pertemuan tersebut bukan sekadar menunjukkan kekuatan, melainkan mempererat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti perlunya percepatan pembangunan di wilayah Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibandingkan kawasan lain seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.

“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia mendorong lima provinsi di kawasan tersebut untuk menyusun peta jalan pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan.

“Kebersamaan ini penting untuk mensinergikan potensi yang ada, demi kemajuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sumbagsel,” tambahnya.

Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa keinginan membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan dorongan alami untuk berkontribusi.

“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Dalam beberapa tahun ke depan, program yang tertunda bisa dikebut, seperti percepatan pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.

Sultan menyoroti banyaknya tokoh asal Sumbagsel yang kini menduduki jabatan penting di tingkat nasional, seperti Zulkifli Hasan, Tito Karnavian, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Ini bukan soal feodalisme, melainkan kebanggaan dan tanggung jawab untuk berkontribusi bagi pembangunan nasional. Suksesnya kepemimpinan nasional adalah sukses kita bersama,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan