Media90 – Perayaan Dies Natalis ke-42 Politeknik Negeri Lampung (Polinela) tahun ini tak sekadar seremoni. Atmosfer kampus justru dipenuhi semangat kompetisi dan kreativitas melalui gelaran Innovation Tech Fest 2026 yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (HMJTI).
Ajang ini menjadi panggung bagi pelajar SMA dan SMK se-Provinsi Lampung untuk menampilkan inovasi terbaik mereka di berbagai bidang. Sejak dibuka pada 15 Maret hingga 6 April 2026, kompetisi ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari berbagai sekolah.
Tahapan seleksi administrasi dan penilaian awal oleh dewan juri berlangsung pada 7 hingga 11 April 2026. Selanjutnya, peserta terbaik melaju ke tahap presentasi yang digelar pada Rabu (15/4/2026) di Gedung Serba Guna (GSG) kampus Polinela.
Suasana kompetisi berlangsung dinamis. Setiap tim tampil mempresentasikan karya di hadapan juri, memadukan ide kreatif dengan solusi aplikatif terhadap berbagai persoalan. Tak hanya mengandalkan konsep, peserta juga dituntut mampu menyampaikan gagasan secara komunikatif dan meyakinkan.
Beragam kategori lomba turut memperkaya kompetisi, mulai dari Esai Innovation Tech Fest yang menguji ketajaman analisis, Lomba Video Kreatif yang menonjolkan visual dan storytelling, hingga Smart School Innovation yang mendorong lahirnya solusi teknologi di lingkungan pendidikan.
Selain itu, kategori Business Model Canvas (BMC) mengasah kemampuan kewirausahaan peserta, sementara K3 Poster Competition mengangkat pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja melalui pendekatan visual.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Agung Adi Candra selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polinela. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Innovation Tech Fest menjadi bagian penting dalam membangun budaya inovasi di kalangan generasi muda.
“Ajang ini bukan hanya lomba, tetapi juga ruang pembelajaran. Di sini peserta belajar berpikir kritis, berani berinovasi, dan mampu bersaing secara sehat,” ujarnya.
Ketua HMJTI Polinela, Dede Aprizal, mengungkapkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Lampung. Dari seluruh peserta yang mendaftar, sebanyak 22 tim terbaik berhasil lolos ke babak semifinal dan berkompetisi dalam lima kategori.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan potensi besar pelajar Lampung dalam bidang teknologi dan kreativitas yang perlu terus difasilitasi,” kata Dede.
Lebih dari sekadar perlombaan, Innovation Tech Fest 2026 juga menjadi ajang memperluas jejaring antar pelajar. Interaksi selama kegiatan membuka peluang kolaborasi serta pertukaran ide yang konstruktif.
Puncak rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/4/2026), bertepatan dengan acara utama Dies Natalis Polinela ke-42. Pada momen tersebut, para pemenang dari masing-masing kategori akan diumumkan sebagai penutup kompetisi yang sarat inovasi dan inspirasi.
Melalui kegiatan ini, Polinela tidak hanya merayakan usia, tetapi juga menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong lahirnya generasi muda kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.














