BERITA

Jalan Rawajitu–Umbul Mesir Segera Rampung, Gubernur Lampung Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Pertanian

Luluk RJMP
12
×

Jalan Rawajitu–Umbul Mesir Segera Rampung, Gubernur Lampung Optimistis Dongkrak Ekonomi dan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Jalan Rawajitu–Umbul Mesir Dibangun, Gubernur Lampung Optimistis Hasil Pertanian Lebih Cepat Tersalurkan
Jalan Rawajitu–Umbul Mesir Dibangun, Gubernur Lampung Optimistis Hasil Pertanian Lebih Cepat Tersalurkan

Media90.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung progres pembangunan Ruas Jalan Rawajitu–Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (24/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan sesuai target guna mempercepat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Saat ini, pembangunan jalan sepanjang 5,6 kilometer tersebut telah memasuki tahap pelapisan sebelum nantinya ditingkatkan menjadi jalan beton atau rigid pavement. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan.

Ads
close ads

Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan bahwa kondisi jalan saat ini telah mengalami perubahan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Menurutnya, progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan diharapkan segera memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Alhamdulillah sudah mulai baik, tinggal aspal dan layer concrete, setelah itu baru dirigid. InsyaAllah September 2026 atau paling lama Oktober 2026 ini sudah bisa selesai,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau lokasi.

Perbaikan infrastruktur jalan tersebut terbukti memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Berdasarkan laporan pemerintah desa setempat, waktu tempuh dari Sumber Agung menuju Aji Mesir yang sebelumnya mencapai satu jam akibat kondisi jalan rusak kini dapat dipangkas secara signifikan.

Selain meningkatkan akses transportasi, pembangunan jalan juga membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di kawasan Tulang Bawang. Nilai lahan di sepanjang koridor jalan dilaporkan mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat juga mulai merasakan manfaat dari perbaikan infrastruktur tersebut. Harga gabah basah di tingkat petani dilaporkan meningkat hingga mencapai Rp7.000 per kilogram, memberikan keuntungan yang lebih baik bagi para petani.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa pembangunan jalan bukanlah satu-satunya fokus pemerintah daerah. Untuk mendukung produktivitas sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung berencana menghadirkan bantuan teknologi pertanian berupa mesin pengering atau dryer guna meningkatkan kualitas hasil panen.

Melalui konektivitas jalan yang semakin baik, Pemprov Lampung berharap distribusi hasil pertanian dan logistik dapat berjalan lebih lancar. Perbaikan akses transportasi diharapkan mampu menekan biaya distribusi, meningkatkan daya saing produk pertanian, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tulang Bawang dan wilayah sekitarnya.

Tinggalkan Balasan