BERITA

Korban PHK PT Mega Central Finance Mengadu ke DPRD Bandar Lampung, Tuntut Hak Pesangon

Luluk RJMP
41
×

Korban PHK PT Mega Central Finance Mengadu ke DPRD Bandar Lampung, Tuntut Hak Pesangon

Sebarkan artikel ini
Korban PHK Mega Central Finance Mengadu ke DPRD Bandar Lampung, Tuntut Pesangon

Media90 – Dua karyawan yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari PT Mega Central Finance mengadu ke DPRD Kota Bandar Lampung, Senin (4/5/2026). Kedatangan mereka bertujuan mencari keadilan atas hak pesangon yang dinilai belum diberikan oleh perusahaan.

Kedua karyawan tersebut, Sindi Yoanita Putri dan Ahmad Yunus, hadir didampingi kuasa hukum mereka, Satrya Surya Pratama dari Kantor Hukum Surya Nusantara dan Rekan. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan keluhan terkait PHK yang disebut dilakukan tanpa kejelasan kompensasi yang layak.

Ads
close ads

Sindi mengungkapkan, dirinya tidak mempermasalahkan kebijakan efisiensi perusahaan yang berdampak pada pengurangan karyawan. Namun, ia menegaskan bahwa hak-hak pekerja tetap harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang harus di-PHK, saya tidak masalah. Tapi kami minta hak kami dikeluarkan. Ketika saya tanya apa yang saya dapat, ternyata tidak ada kejelasan dari pihak perusahaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan, nilai pesangon yang seharusnya diterima mencapai sekitar Rp44 juta. Namun, perusahaan hanya menawarkan kompensasi sebesar Rp9 juta, yang menurutnya jauh dari nilai yang semestinya.

Sindi yang telah bekerja selama 11 tahun 9 bulan juga menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pelanggaran apa pun. PHK yang dialaminya disebut murni karena kebijakan efisiensi perusahaan.

Hal serupa disampaikan Ahmad Yunus. Ia mengaku telah bekerja sejak 2011 hingga akhirnya di-PHK pada 14 Februari 2026, dengan jabatan terakhir di bagian recovery atau penagihan.

Menurut Ahmad, selain pesangon, ia juga menuntut pencairan dana Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) miliknya yang hingga kini belum diberikan oleh perusahaan.

“DPLK saya sekitar Rp31,5 juta tidak dikeluarkan. Alasannya karena saya di-PHK, bukan resign. Padahal itu hak saya di luar pesangon,” jelas Ahmad.

Ia juga mengaku tidak menerima penawaran pesangon seperti yang dialami Sindi. Ahmad hanya ditawari pembayaran sisa cuti dan sebagian gaji dengan total sekitar Rp3 juta.

“Kami sudah bersurat ke pihak DPLK, tapi jawabannya tetap harus konfirmasi ke perusahaan. Sementara dari perusahaan tidak mau mengeluarkan,” tambahnya.

Kuasa hukum keduanya, Satrya Surya Pratama, menyebut langkah pengaduan ke DPRD merupakan upaya mencari solusi tanpa harus langsung menempuh jalur hukum.

Menurutnya, secara normatif persoalan ini dapat diselesaikan melalui gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Namun, tidak semua pekerja memiliki kemampuan finansial untuk menempuh proses tersebut.

“Kalau bicara hukum tentu bisa digugat ke PHI. Tapi bagaimana dengan pekerja yang tidak mampu secara biaya? Ini yang menjadi keresahan,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan dasar PHK dengan alasan efisiensi yang digunakan perusahaan. Menurutnya, alasan tersebut seharusnya dibuktikan melalui audit keuangan yang jelas, baik dari internal maupun eksternal.

Satrya berharap pemerintah, khususnya DPRD dan instansi terkait, dapat memberikan perhatian serius agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

“Kami berharap ada ketegasan dari pemerintah, baik berupa teguran maupun sanksi administratif jika memang ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sesuai ketentuan yang berlaku, setiap pekerja yang mengalami PHK berhak atas pesangon dan penghargaan masa kerja. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memperjuangkan hak kliennya.

Terkait langkah selanjutnya, Satrya menyebut pihaknya masih akan berdiskusi dengan para pekerja apakah akan melanjutkan perkara ke Pengadilan Hubungan Industrial atau kembali menempuh jalur advokasi melalui DPRD Provinsi.

Kasus ini menjadi perhatian karena mencerminkan persoalan ketenagakerjaan yang masih kerap terjadi, khususnya terkait pemenuhan hak pekerja pasca-PHK. Para korban berharap, pengaduan ini dapat membuka jalan penyelesaian yang adil sekaligus menjadi peringatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Studi Banding ke KONI Lampung, KONI Ogan Ilir Dalami Pengelolaan Event Olahraga Nasional
BERITA

Media90 – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Lampung) menerima kunjungan kerja dari KONI Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Jumat (8/5/2026). Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua KONI Ogan Ilir, Oki Sri Rahayu, bersama sekitar 30 pengurus lainnya. Dari pihak tuan rumah, KONI Lampung menyambut kunjungan tersebut melalui Wakil Ketua Umum II Riagus Ria, Wakil Sekretaris I Nazwar Basyuni, Binpres Imam Syafei, Yopi Utomo Bakti, serta Kepala Kesekretariatan Darmawan. Ads close ads Fokus Studi Banding Tata Kelola Organisasi Ketua KONI Ogan Ilir, Oki Sri Rahayu, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan bertukar pengalaman terkait tata kelola organisasi olahraga….

Lampung Jadi Sasaran Program Global Village Foundation untuk Anak Cerebral Palsy
BERITA

Media90 – Yayasan Global Village Foundation Bali terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia. Hingga Mei 2026, organisasi ini mencatat telah menyalurkan sekitar 4.200 unit kursi roda khusus anak sejak program tersebut dimulai pada tahun 2016. Sekretaris Global Village Foundation Bali, Komang Pastika, menyampaikan bahwa Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah strategis dalam pelaksanaan program tersebut. Lampung bahkan telah dikunjungi hingga tiga kali, dengan pertimbangan utama berupa kelancaran proses pendataan serta koordinasi distribusi bantuan. Ads close ads Kursi Roda Custom Fitting untuk Anak Cerebral Palsy Berbeda dari kursi roda standar, bantuan yang diberikan oleh yayasan…

Bantuan 175 Kursi Roda untuk Anak Cerebral Palsy di Lampung Dapat Apresiasi Mayang Suri Djausal
BERITA

Media90 – Raut bahagia terpancar dari wajah para orang tua dan anak penyandang disabilitas saat menerima bantuan kursi roda dalam kegiatan sosial yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama Baznas Provinsi Lampung dan Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Jumat (8/5/2026). Sebanyak 175 kursi roda bantuan dari Global Village Foundation Bali disalurkan kepada anak-anak penyandang Cerebral Palsy di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu mobilitas sesuai kondisi masing-masing. Ads close ads Dalam kegiatan tersebut, Dewi Mayang Suri Djausal yang juga menjabat Ketua Harian Asosiasi Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung hadir…

Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bantuan bagi Puluhan Korban Bencana di Bandar Lampung
BERITA

Media90 – Eva Dwiana kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyerahkan santunan kepada 92 warga yang terdampak bencana alam, sekaligus memberikan bantuan pengobatan bagi warga di Bandar Lampung. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meringankan beban warga yang tengah mengalami musibah. Ads close ads Dalam kesempatan itu, Eva Dwiana menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata empati dan kepedulian terhadap kondisi warga. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada masyarakat,” ujarnya….

PLN Lampung Percepat Ketahanan Pangan dengan Dukungan Listrik Andal untuk Pertanian Modern
BERITA

Media90 – PT PLN (Persero) terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan listrik andal pada kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah. Upaya tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis sektor produktif. Ads close ads Kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Melalui dukungan kelistrikan, berbagai proses produksi mulai dari irigasi, pompanisasi, hingga operasional alat pertanian modern dapat berjalan optimal….

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Eva Dwiana Bagikan 31 Kendaraan untuk Puskesmas
BERITA

Media90 – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyerahkan bantuan kendaraan operasional bagi puskesmas di Bandar Lampung. Penyerahan tersebut berlangsung di halaman Gedung Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026). Sebanyak 31 unit kendaraan disalurkan kepada puskesmas sebagai upaya mendukung mobilitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal. Ads close ads Eva Dwiana mengatakan, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja puskesmas, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dengan lebih cepat dan efektif. Selain itu, kendaraan operasional ini juga ditujukan untuk mendukung program penanganan penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) serta penurunan angka Stunting di Bandar Lampung. “Dengan…

Launching BSPS se-Sumatera, Lampung Dapat 10 Ribu Program Bedah Rumah dari Menteri PKP
BERITA

Media90 – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, menetapkan sebanyak 10 ribu kuota bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah untuk Provinsi Lampung pada tahun 2026. Bantuan tersebut disampaikan dalam peluncuran Program Bedah Rumah BSPS se-Sumatera yang dipusatkan di Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026). Ads close ads Peluncuran BSPS se-Sumatera itu dilaksanakan secara daring melalui video conference dengan melibatkan 10 provinsi di Pulau Sumatera. Dalam kegiatan tersebut, Menteri PKP hadir langsung di Lampung, didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Pangdam Kodam II Sriwijaya yang diwakili Kristomei Sianturi,…