Media90 – Vivo kembali memperkuat lini Y-series dengan meluncurkan ponsel terbarunya, Vivo Y600 Pro, pada Senin (27/4/2026) di pasar China. Perangkat ini langsung mencuri perhatian berkat kapasitas baterainya yang sangat besar, menjadikannya salah satu smartphone dengan daya tahan paling impresif di kelasnya saat ini.
Lompatan Besar di Kapasitas Baterai
Dalam beberapa generasi terakhir, Vivo konsisten meningkatkan sektor daya pada seri Y. Jika sebelumnya Vivo Y400 hadir dengan baterai 5.500 mAh dan meningkat ke 7.000 mAh pada Y500 Pro, kini Vivo Y600 Pro melompat jauh dengan kapasitas 10.200 mAh.
Kapasitas ini meningkat sekitar 45 persen dibanding generasi sebelumnya. Meski membawa baterai besar, desain perangkat tetap ramping berkat teknologi baterai silikon karbon. Ketebalan ponsel hanya sekitar 8,25 mm, naik tipis sekitar 0,4 mm dari generasi sebelumnya.
Teknologi Baterai Lebih Canggih
Baterai Vivo Y600 Pro menggunakan teknologi anoda silikon generasi keempat (Si-C) dengan kandungan silikon 15 persen. Teknologi ini meningkatkan kepadatan energi hingga 886Wh/L atau setara sekitar 38 Wh dalam sebuah smartphone.
Tak hanya besar, baterai ini juga dirancang tahan lama. Vivo mengklaim kapasitasnya masih bisa bertahan hingga 80 persen meski telah digunakan selama enam tahun atau sekitar 1.600 siklus pengisian daya.
Untuk pengisian daya, Vivo menyematkan fast charging 90W. Selain itu, tersedia fitur reverse wired charging yang memungkinkan ponsel ini digunakan sebagai power bank untuk mengisi perangkat lain.
Daya Tahan untuk Mobilitas Tinggi
Dengan kapasitas baterai jumbo tersebut, Vivo Y600 Pro diklaim mampu bertahan lebih dari 24 jam penggunaan normal. Bahkan, dalam skenario tertentu, perangkat ini bisa digunakan untuk panggilan hingga 47 jam, menonton video selama 28 jam, atau navigasi hingga 16 jam.
Kemampuan ini menjadikannya solusi ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat tahan lama tanpa sering mengisi daya.
Layar Luas dan Performa Andal
Di sektor layar, Vivo Y600 Pro dibekali panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120 Hz. Layar ini menghadirkan tampilan tajam dan mulus, cocok untuk hiburan maupun aktivitas sehari-hari.
Untuk performa, perangkat ini menjadi yang pertama menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7300e. Chip ini masih satu keluarga dengan Dimensity 7300 dan 7300X, namun lebih difokuskan pada efisiensi daya.
GPU yang digunakan adalah Arm Mali-G610 MC2, yang sedikit diturunkan performanya untuk menjaga konsumsi daya tetap hemat.
Kamera dan Fitur Pendukung
Di sektor fotografi, Vivo Y600 Pro mengandalkan kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8 yang sudah dilengkapi teknologi OIS (optical image stabilization). Kamera ini diharapkan mampu menghasilkan foto stabil dan tajam dalam berbagai kondisi.
Untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 32 MP. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi sensor sidik jari optik di dalam layar untuk kemudahan dan keamanan.
Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini menjalankan OriginOS berbasis Android 16. Perangkat juga telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan terhadap air dan debu.
Harga dan Ketersediaan
Di pasar China, Vivo Y600 Pro hadir dalam empat pilihan warna, yaitu hitam, biru, emas, dan ungu. Untuk harga, varian 8/128 GB dibanderol sekitar 1.999 yuan atau setara Rp5 jutaan. Sementara varian tertinggi 12/512 GB dijual sekitar 2.899 yuan atau sekitar Rp7,3 jutaan.
Saat ini, perangkat sudah bisa dipesan melalui toko resmi Vivo di China, dengan pengiriman perdana dijadwalkan mulai 30 April 2026.
Dengan kombinasi baterai jumbo, teknologi terbaru, serta fitur lengkap, Vivo Y600 Pro menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan tanpa harus mengorbankan performa.














