BERITA

Pemkot Bandar Lampung Kukuh Beri Hibah Rp60 Miliar untuk Kejati, DPRD dan Publik Soroti Urgensinya

192
×

Pemkot Bandar Lampung Kukuh Beri Hibah Rp60 Miliar untuk Kejati, DPRD dan Publik Soroti Urgensinya

Sebarkan artikel ini
Pemkot Bandar Lampung Kukuh Beri Hibah Rp60 Miliar untuk Kejati, DPRD Angkat Suara
Pemkot Bandar Lampung Kukuh Beri Hibah Rp60 Miliar untuk Kejati, DPRD Angkat Suara

Media90 – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk menghibahkan dana sebesar Rp60 miliar bagi pembangunan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terus menuai sorotan publik. Di tengah banyaknya kebutuhan daerah yang mendesak, kebijakan tersebut dianggap janggal dan memunculkan tanda tanya besar: mengapa Pemkot begitu ngotot membantu lembaga vertikal yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat?

Berdasarkan rencana, dana hibah fantastis tersebut akan direalisasikan dalam dua tahap: Rp15 miliar pada 2025 dan Rp45 miliar pada 2026. Namun hingga kini, rancangan anggaran tahun 2026 masih dalam pembahasan di DPRD Kota Bandar Lampung.

Ads
close ads

“Anggaran itu masih dibahas. Belum ada keputusan final, nanti kita lihat hasil pembahasannya di komisi,” ujar salah satu anggota DPRD Kota Bandar Lampung yang enggan disebutkan namanya, Minggu (12/10/2025).

Sementara itu, dalam rapat Badan Anggaran DPRD juga terungkap bahwa rencana penjualan sejumlah aset milik Pemkot guna menambah kas daerah belum menunjukkan progres berarti. Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandar Lampung, Zakky Irawan, menyebutkan bahwa proses penilaian aset oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebenarnya telah selesai.

“Nilai asetnya sudah keluar dari KPKNL, totalnya sekitar Rp250 miliar. Namun hingga saat ini belum ada pihak yang mengajukan penawaran untuk pembelian aset tersebut,” kata Zakky.

Kondisi tersebut semakin menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan alasan Pemkot tetap bersikeras memberikan bantuan dana bagi pembangunan Gedung Kejati Lampung, sementara hasil penjualan aset daerah saja belum terealisasi.

Menanggapi polemik tersebut, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty, menegaskan bahwa hibah kepada instansi vertikal bukanlah hal yang melanggar aturan.

“Pemberian hibah kepada instansi vertikal merupakan kewenangan pemerintah daerah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,” jelas Dini dalam konferensi pers, Senin (29/9/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan pelayanan pemerintahan di wilayahnya, termasuk kepada instansi vertikal yang berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

“Instansi vertikal turut berperan dalam menyukseskan program nasional, seperti pendidikan, pelayanan publik, dan pengawasan. Jadi hibah ini bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dini juga menyebut, pemberian hibah semacam itu bukan kali pertama dilakukan Pemkot Bandar Lampung. Sebelumnya, Pemkot telah memberikan dukungan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan UIN Raden Intan Lampung sebagai fasilitas penunjang Fakultas Kedokteran.

Selain hibah untuk pembangunan Gedung Kejati Lampung, Pemkot juga merencanakan sejumlah proyek bantuan serupa pada periode 2025–2026, antara lain pembangunan Gedung Komando Distrik Militer (Kodim) serta pemasangan lift di Pengadilan Negeri Bandar Lampung.

Namun, di tengah berbagai penjelasan tersebut, publik tetap menaruh rasa curiga. Banyak pihak menilai kebijakan hibah miliaran rupiah kepada Kejati tidak memiliki urgensi yang sepadan dengan kondisi kebutuhan daerah, terutama karena lembaga tersebut seharusnya mendapatkan alokasi anggaran dari APBN, bukan dari kas daerah.

Kini, masyarakat menantikan langkah DPRD dalam pembahasan lanjutan. Apakah dana hibah Rp60 miliar itu akan benar-benar disetujui, atau justru dibatalkan karena dinilai tidak sesuai dengan prioritas kebutuhan warga Kota Bandar Lampung?

Inflasi Lampung Tetap Stabil Pemprov Perketat Pengawasan Harga Pangan
BERITA

Media90 – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung guna mengevaluasi pelaksanaan langkah konkret pengendalian inflasi, Selasa (12/5/2026). Dalam rapat tersebut, Marindo menyampaikan bahwa capaian pengendalian inflasi di Lampung patut disyukuri. Berdasarkan data statistik terbaru, inflasi Lampung tercatat sebagai salah satu yang terendah secara nasional. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terlena dengan capaian tersebut.Ads close ads Menurutnya, arahan Gubernur Lampung menekankan bahwa angka inflasi yang baik harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam bentuk harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau. Marindo menegaskan bahwa pengendalian inflasi…

Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Murah Serentak di 15 Daerah untuk Stabilkan Harga
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah dinamika pasar.Ads close ads Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di sejumlah pasar tradisional yang menjadi titik pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Bandar Lampung, kegiatan ini digelar di lima pasar tradisional, yakni Pasar Pasir Gintung, Pasar Way Halim, Pasar Tugu, Pasar Kangkung, dan Pasar Panjang. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung,…

Pemprov Lampung Didorong Tingkatkan Kinerja Lewat Pengawasan Itjen Kemendagri
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya meningkatkan dan memperkuat tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di daerah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan exit meeting pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (12/5/2026). Kegiatan exit meeting tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang telah dilaksanakan Itjen Kemendagri di Provinsi Lampung sejak 5 hingga 12 Mei 2026. Pengawasan dilakukan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan fokus pada berbagai aspek penting, mulai dari keuangan daerah, pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan aset, hingga program strategis pemerintah.Ads close ads Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan,…

TP PKK Pusat Beri Penghargaan atas Aksi Cepat Program Imunisasi Lampung
BERITA

Media90 – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyambut kunjungan jajaran TP PKK Pusat dalam acara malam ramah tamah yang berlangsung di Mahan Agung, Senin (11/5/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari menyampaikan bahwa kehadiran tim dari pusat menjadi dorongan besar bagi seluruh pengurus PKK di daerah untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.Ads close ads Menurutnya, kunjungan ini menjadi energi baru untuk memperkuat semangat dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah…

Desa Didorong Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi oleh Pemprov Lampung
BERITA

Media90 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional. Kebijakan ini diambil agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dirasakan hingga ke desa. Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam sarasehan bertema “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).Ads close ads Menurut Ganjar, arah pembangunan Lampung tetap diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat, namun harus mampu memberikan nilai tambah yang bertahan di daerah, khususnya…

Gubernur Mirza Sukses Hadirkan PSEL di Lampung untuk Olah Sampah Jadi Listrik
BERITA

Media90 – Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya resmi dipercepat setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, tiga pemerintah daerah aglomerasi, dan Danantara Indonesia, pada Senin (11/5/2026) di Jakarta. Kesepakatan tersebut dilakukan dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan menjadi langkah konkret untuk menjawab persoalan darurat sampah yang selama ini membebani wilayah Lampung Raya.Ads close ads Sampah Jadi Energi: Lompatan Besar Lampung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Riski Sofyan, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa proyek PSEL bukan sekadar pengelolaan sampah, tetapi sebuah transformasi menuju energi bersih. “Ini bukan…

DPRD Bandar Lampung Dukung Penuh Dana Kementerian PUPR Penanganan Banjir
BERITA

Media90 – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyambut positif dukungan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyusunan roadmap atau master plan pengelolaan sungai dan sistem drainase di Kota Bandar Lampung. Dukungan anggaran tersebut dipandang sebagai langkah awal penting dalam upaya penanganan banjir yang selama ini masih menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah kota.Ads close ads Dorong Penanganan Banjir yang Terpadu Agus menjelaskan bahwa sejak awal Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung telah mendorong agar penanganan banjir dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah kota. Menurutnya, persoalan…