BERITA

Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Jalan Wisata Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan Dana Rp48,2 Miliar

Luluk RJMP
20
×

Pemprov Lampung Percepat Perbaikan Jalan Wisata Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan Dana Rp48,2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Jalur Wisata Padang Cermin–Teluk Kiluan Mulai Diperbaiki Anggaran Rp482 Miliar Digelontorkan

Media90 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mempercepat perbaikan ruas jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD), sebagai upaya mendorong akses menuju destinasi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata unggulan melalui pembangunan infrastruktur jalan yang terintegrasi.

Ads
close ads

Ruas jalan tersebut menjadi bagian penting dalam membuka akses ke Teluk Kiluan, destinasi wisata bahari yang dikenal dengan panorama pantai eksotis serta habitat lumba-lumba hidung botol yang telah menarik perhatian wisatawan.

Menurut Gubernur, pembangunan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah.

“Ini bukan dari APBD, melainkan melalui Inpres Jalan Daerah. Artinya, pemerintah pusat memberikan perhatian besar dalam membantu perbaikan jalan provinsi di Lampung. Kami ingin akses ini benar-benar terbuka dan layak,” ujarnya.

Program ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, yang dijalankan melalui sinergi antara Pemprov Lampung dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Lampung.

Dalam paket Inpres Jalan Daerah tahap III (MYC 2025–2026), ruas Padang Cermin–Teluk Kiluan menjadi salah satu prioritas dengan nilai kontrak mencapai Rp48,2 miliar.

Penanganan dilakukan pada enam segmen yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Padang Cermin, Marga Punduh, dan Punduh Pidada, dengan total panjang ruas fungsional 31 kilometer dan penanganan efektif sekitar 7,2 kilometer.

Pekerjaan meliputi pemeliharaan rutin, peningkatan struktur jalan menggunakan rigid pavement, serta perbaikan titik-titik kerusakan yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas masyarakat.

Melalui proyek ini, tingkat kemantapan jalan yang sebelumnya berada di angka 83,80 persen ditargetkan meningkat menjadi 96,85 persen, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.

Gubernur juga menekankan bahwa konektivitas antarwilayah menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan pesisir.

“Kami menyadari jalur dari Pesawaran hingga Tanggamus belum terhubung optimal. Ke depan, konektivitas ini terus didorong agar potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih cepat,” tambahnya.

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal akibat keterbatasan akses. Dengan perbaikan jalan, diharapkan mobilitas orang dan barang meningkat, sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan ruas jalan ini ditargetkan rampung pada 17 Agustus 2026 dan diharapkan menjadi pengungkit utama dalam pengembangan pariwisata terpadu di wilayah pesisir Pesawaran.

Masyarakat setempat pun menyambut positif proyek ini. Mereka menilai perbaikan jalan tersebut sebagai harapan yang telah lama dinantikan, mengingat kondisi sebelumnya yang rusak parah dan kerap menghambat aktivitas sehari-hari.

Melalui pembangunan ini, Pemprov Lampung menegaskan bahwa penguatan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada konektivitas, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membuka potensi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan