Media90.id – BPJS Kesehatan terus berkomitmen menghadirkan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi jutaan peserta, termasuk dalam membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya pengobatan yang tinggi.
Bagi penderita penyakit ginjal kronis, terapi hemodialisis atau cuci darah menjadi tindakan medis yang harus dijalani secara rutin untuk membantu menggantikan fungsi ginjal yang telah menurun. Perawatan tersebut membutuhkan penanganan berkelanjutan dengan biaya yang tidak sedikit.
Melalui Program JKN, peserta dapat menjalani terapi hemodialisis dengan lebih tenang karena biaya pelayanan kesehatan ditanggung sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran program ini menjadi harapan bagi banyak pasien yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.
Salah satu peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Sumarni (46), merasakan langsung manfaat program tersebut saat menjalani terapi hemodialisis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Selama tiga tahun terakhir, ia rutin menjalani cuci darah untuk mempertahankan kondisi kesehatannya.
“Saya sudah lama menderita gagal ginjal, dan ketika pertama kali mengetahui kondisi ini, saya sangat khawatir, terutama karena biaya pengobatan yang cukup besar. Saya harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu, dan tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” kata Sumarni, Rabu (10/6/2026).
Sumarni mengaku Program JKN sangat membantu dirinya dalam menjalani pengobatan secara rutin tanpa harus memikirkan biaya yang besar. Menurutnya, program tersebut memberikan rasa tenang dan kepastian dalam memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Meski harus menjalani terapi secara berkala, Sumarni mengatakan dirinya tidak pernah mengalami kendala berarti selama mendapatkan pelayanan kesehatan. Ia menilai pelayanan yang diberikan rumah sakit berjalan dengan baik dan profesional.
Menurutnya, petugas administrasi maupun tenaga kesehatan selalu memberikan pelayanan yang ramah serta tidak membedakan pasien berdasarkan status kepesertaan.
“Berita-berita yang beredar tidak sesuai dengan apa yang saya alami, karena faktanya saya dilayani dengan sangat baik. Semua prosedur dijelaskan secara jelas, petugas medis bekerja cepat dan sigap, serta tidak ada perlakuan yang berbeda terhadap peserta JKN. Saya juga merasa sangat terbantu dengan adanya Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan akses berbagai layanan administrasi,” ujarnya.
Selain membantu pembiayaan pengobatan, Program JKN juga memberikan rasa aman bagi peserta yang harus menjalani perawatan jangka panjang. Menurut Sumarni, keberadaan program tersebut sangat penting, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Ia berharap Program JKN dapat terus berjalan dan semakin ditingkatkan kualitas pelayanannya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai daerah.
Sumarni juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan JKN sesuai ketentuan yang berlaku serta menjalankan kewajibannya sebagai peserta agar program tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi banyak orang.
Ia mengaku sangat bersyukur atas kehadiran BPJS Kesehatan dan Program JKN. Tanpa adanya jaminan kesehatan tersebut, dirinya mungkin akan menghadapi kesulitan besar dalam menjalani terapi hemodialisis secara rutin.
Di akhir ceritanya, Sumarni juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, khususnya kesehatan ginjal. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, menjaga asupan makanan dan minuman, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Menurutnya, upaya pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit ginjal dan berbagai penyakit kronis lainnya sehingga kualitas hidup masyarakat dapat terus terjaga.














