Media90.id – Elon Musk kembali mencetak sejarah di dunia bisnis dan teknologi. Setelah saham SpaceX resmi diperdagangkan di bursa Nasdaq, Amerika Serikat, kekayaan pendiri Tesla, SpaceX, dan X tersebut melonjak drastis hingga menembus angka 1 triliun dolar AS. Pencapaian ini membuat Musk menjadi orang pertama di dunia yang menyandang status triliuner.
Lonjakan kekayaan tersebut terjadi setelah penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) SpaceX mendapatkan sambutan luar biasa dari investor global. Selain memecahkan rekor IPO terbesar sepanjang sejarah, debut SpaceX di pasar saham turut mengangkat nilai kekayaan Elon Musk ke level yang belum pernah dicapai tokoh bisnis mana pun sebelumnya.
Saham SpaceX Melonjak di Hari Pertama Perdagangan
SpaceX resmi melantai di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan kode saham SPCX. Saat IPO, harga saham perusahaan ditetapkan sebesar 135 dolar AS per lembar atau sekitar Rp2,4 juta.
Tingginya minat investor membuat harga saham langsung melesat sesaat setelah perdagangan dibuka. Saham SpaceX bahkan sempat menyentuh level 176,45 dolar AS atau naik lebih dari 30 persen dibandingkan harga penawaran awal.
Meski kemudian ditutup di kisaran 159 dolar AS per saham, nilai tersebut tetap jauh lebih tinggi dibandingkan harga IPO. Lonjakan ini menjadikan SpaceX sebagai salah satu perusahaan dengan debut perdagangan saham paling spektakuler dalam sejarah pasar modal global.
Kekayaan Elon Musk Tembus 1,1 Triliun Dolar AS
Kenaikan harga saham SpaceX secara langsung meningkatkan nilai kepemilikan Elon Musk di perusahaan tersebut.
Diperkirakan, nilai aset Musk bertambah sekitar 188 miliar dolar AS hanya dalam hitungan jam setelah perdagangan dimulai. Sebelum IPO SpaceX, total kekayaannya berada di kisaran 780 hingga 795 miliar dolar AS.
Setelah lonjakan harga saham, kekayaan Musk diperkirakan mencapai sekitar 1,1 triliun dolar AS atau setara Rp18 kuadriliun.
Angka tersebut menjadikannya manusia pertama dalam sejarah yang berhasil menembus kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS.
Dari Mana Sumber Kekayaan Elon Musk?
Sebagian besar kekayaan Elon Musk berasal dari kepemilikan saham di berbagai perusahaan teknologi yang ia dirikan maupun pimpin.
Kontributor terbesar saat ini berasal dari SpaceX yang nilainya melonjak signifikan setelah IPO. Selain itu, Musk juga memiliki saham besar di sejumlah perusahaan teknologi lainnya.
Beberapa sumber utama kekayaannya meliputi:
- SpaceX dan Starlink
- Tesla
- xAI
- Neuralink
- The Boring Company
- Berbagai aset dan investasi lainnya
Meski kini SpaceX berstatus perusahaan publik, Elon Musk tetap memegang kendali utama melalui struktur saham dengan hak suara khusus yang membuat pengaruhnya tetap dominan dalam menentukan arah perusahaan.
SpaceX Masuk Jajaran Perusahaan Paling Bernilai di Dunia
Keberhasilan IPO juga mendorong valuasi SpaceX melonjak hingga sekitar 2,1 triliun dolar AS atau setara Rp36 kuadriliun.
Nilai tersebut langsung menempatkan SpaceX di antara perusahaan publik paling bernilai di dunia, sejajar dengan sejumlah raksasa teknologi global seperti Nvidia, Apple, Microsoft, Amazon, dan Alphabet.
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi SpaceX sebagai salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di era modern, terutama dalam sektor antariksa komersial dan teknologi komunikasi satelit.
Starlink Jadi Mesin Uang Utama SpaceX
Meski dikenal luas lewat roket Falcon dan proyek ambisius Starship, sumber pendapatan terbesar SpaceX saat ini justru berasal dari layanan internet satelit Starlink.
Starlink telah digunakan jutaan pelanggan di berbagai negara dan menjadi salah satu bisnis dengan pertumbuhan tercepat di bawah naungan SpaceX.
Pertumbuhan jumlah pelanggan yang terus meningkat membuat investor optimistis terhadap prospek jangka panjang perusahaan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akses internet berkecepatan tinggi di berbagai wilayah dunia.
Elon Musk Berpotensi Jadi Multitriliuner
Status triliuner yang diraih Elon Musk saat ini diperkirakan belum menjadi puncak kekayaannya.
Sejumlah analis menilai Musk masih memiliki peluang untuk menambah kekayaan secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang, terutama jika Tesla, SpaceX, dan perusahaan kecerdasan buatan xAI terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
Selain itu, beberapa paket kompensasi berbasis saham yang dimiliki Musk di Tesla berpotensi bernilai ratusan miliar dolar AS apabila target bisnis perusahaan berhasil tercapai.
Jika berbagai proyeksi tersebut terealisasi, bukan tidak mungkin kekayaan Elon Musk suatu hari nanti menembus angka 2 triliun dolar AS.
Rekor Baru dalam Sejarah Dunia Bisnis
Keberhasilan Elon Musk menembus kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS menjadi tonggak baru dalam sejarah ekonomi modern.
Pencapaian tersebut menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, internet satelit, kendaraan listrik, hingga industri antariksa mampu menciptakan nilai ekonomi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dengan SpaceX yang kini menjadi perusahaan publik dan Starlink yang terus berkembang pesat, perjalanan Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia tampaknya masih jauh dari kata selesai. Masa depan berbagai proyek teknologi yang dipimpinnya akan menjadi faktor penting yang menentukan seberapa jauh rekor kekayaan tersebut dapat terus bertambah di masa mendatang.














