IQRA

Keutamaan dan Kewajiban Talqin Mayit: Panduan Hukum dan Haditsnya

715
×

Keutamaan dan Kewajiban Talqin Mayit: Panduan Hukum dan Haditsnya

Sebarkan artikel ini
Keutamaan dan Kewajiban Talqin Mayit Panduan Hukum dan Haditsnya
Keutamaan dan Kewajiban Talqin Mayit Panduan Hukum dan Haditsnya

Media90 – Sebagai umat Muslim, saling tolong-menolong adalah kewajiban yang harus dijaga dengan baik.

Membantu orang lain dalam kesulitan adalah bagian dari etika dan moralitas yang ditanamkan dalam agama kita.

Ads
close ads

Namun, di tengah dunia yang semakin terikat dengan materi, kadang-kadang kita melupakan pentingnya saling tolong-menolong dalam kebaikan tanpa mengharapkan imbalan materi atau ucapan terima kasih.

Dalam menjalani kehidupan, kita memiliki pedoman yang penting untuk tetap teguh dalam niat menolong orang lain.

Pedoman ini terdapat dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits yang merupakan warisan suci yang akan tetap relevan hingga akhir zaman.

Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah SWT akan selalu menolongnya. Barangsiapa yang melapangkan kesempitan orang lain, maka Allah akan melapangkan kesempitan baginya pada Hari Kiamat. Barangsiapa yang menutupi aib saudaranya, Allah SWT akan menutupi aibnya di Hari Kiamat.”

Keutamaan menolong orang lain adalah sesuatu yang tak ternilai di dunia ini.

Dengan mempraktikkan sikap saling tolong-menolong, kita telah mendapatkan tiket emas menuju kebahagiaan di dunia dan setelah kehidupan ini, di mana tidak ada lagi orang lain yang dapat menolong kita.

Apakah Anda tahu salah satu kesulitan terbesar yang dihadapi oleh umat Rasulullah SAW? Sakaratul maut. Saat seseorang menghadapi sakaratul maut, ia merasakan dahaga yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Pada saat-saat puncak rasa haus tersebut, setan akan datang membawa minuman yang segar dengan syarat yang dapat membuat calon mayat tersebut menderita selamanya.

Orang yang tidak menyadari bahwa itu adalah perbuatan setan biasanya akan berkata, “Berikan aku air itu!” Setan pun tersenyum dan memberikan persyaratan, “Baiklah, namun katakanlah bahwa alam ini tidak memiliki Pencipta, dan tinggalkan agamamu, maka aku akan memberikan minuman ini padamu.”

Jika calon mayat memenuhi persyaratan tersebut, amalan-amalannya di dunia akan menjadi batal, terutama jika kalimat itu merupakan kalimat terakhir sebelum ia menghembuskan napas terakhir.

Pada saat-saat seperti itu, sebagai orang yang masih hidup dan diberkahi dengan sedikit kesulitan, seharusnya kita menolong orang yang sedang menghadapi sakaratul maut. Di sinilah pentingnya talqin mayit.

Talqin mayit memiliki hukum sunnah, karena tujuannya adalah untuk mengingatkan orang lain dengan cara lisan.

Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda, “Talqinkanlah orang-orang yang meninggal dengan kalimat ‘la ilaha illallah’.”

Apa itu talqin? Secara bahasa, talqin berarti menuntun seseorang untuk mengikuti kata-kata yang diucapkan kepadanya.

Pada saat calon mayat sedang menghadapi sakaratul maut, talqin dengan lafal “la ilaha illallah” akan membantu mereka dalam mencapai kematian yang baik.

Kematian semacam ini adalah tujuan terbaik bagi mereka yang hidup, jauh lebih berharga daripada harta benda, kecantikan, koleksi mobil, atau hal-hal dunia lainnya.

Talqin pada mayit tidak berhenti saat sakaratul maut. Kesulitan berikutnya adalah ketika mayat tersebut akan diinterogasi oleh Malaikat Munkar dan Nakir setelah kuburannya diratakan.

Meskipun kita tidak mendengar suara mereka, mayat masih memiliki pendengaran dan penglihatan yang lebih peka daripada kita yang masih hidup di dunia ini.

Bahkan suara langkah pengiring jenazah masih terdengar oleh mayat dari kejauhan.

Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian meninggal dunia dan setelah kuburannya diratakan, hendaklah ada di antara kalian yang berdiri di dekat kepalanya dan berkata, ‘Hai fulan bin fulanah.’ Dia akan mendengar tetapi tidak dapat menjawab.

Katakanlah ‘Hai fulan bin fulanah’ sekali lagi, maka dia akan menjawab, ‘Tunjukkanlah kami, semoga engkau diberi rahmat oleh Allah SWT.’

Namun, engkau tidak mendengar jawabannya. Kemudian katakanlah, ‘Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Islam adalah agamaku dan Al-Qur’an adalah petunjukku.’”

Malaikat Munkar dan Nakir akan pergi karena terlambat dan salah satu dari mereka akan berkata kepada yang lain, “Tidak ada lagi yang bisa kita tanyai untuk mayat ini. Mengapa kita berada di samping orang yang jawabannya telah diajarkan?” Kemudian salah seorang sahabat bertanya, “Bagaimana jika kita tidak mengetahui nama ibu (mayat)?” Rasulullah SAW menjawab, “Hubungkan dia dengan Hawa.” (HR. At-Tabrani).

Talqin pada calon mayat maupun pada mayat itu sendiri adalah hak istimewa yang seharusnya diberikan. Namun, khusus untuk talqin saat sakaratul maut, jika calon mayat telah mengucapkan “la ilaha illallah”, sudah cukup jika Anda melakukannya sekali.

Jangan mengulanginya, karena hal itu dapat mengganggu konsentrasi calon mayat.

Namun, jika calon mayat mengucapkan kalimat lain, lakukan talqin kembali dengan kalimat yang sama hingga ia mencapai akhir hidup yang baik (khusnul khotimah).

Teks Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Singkat, Padat, dan Bermakna – Njogo Kerukunan Umat Islam
IQRA

Media90 – Menjelang Idul Fitri 2026, para khatib dapat memanfaatkan contoh khutbah sebagai referensi dalam menyampaikan pesan pada hari kemenangan. Khutbah Idul Fitri tidak hanya mengajak jamaah untuk saling memaafkan, tetapi juga mengingatkan pentingnya introspeksi diri agar setiap individu mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani bulan Ramadhan. Beragam tema dapat diangkat dalam khutbah, seperti menjaga silaturahmi, kembali kepada kesucian diri, mensyukuri nikmat Ramadhan, serta menjaga keimanan agar tetap kuat setelah bulan suci berakhir. Ads close ads Selain menyiapkan materi khutbah, khatib juga perlu memperhatikan kesiapan fisik, mental, dan aspek teknis agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik…

Menjelang Idul Fitri 2026 Ini Bacaan Doa Akhir Ramadhan Beserta Latin
IQRA

Media90 – Menjelang Idul Fitri 2026, umat Muslim dianjurkan membaca doa akhir Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar ibadah di bulan suci diterima oleh Allah SWT. Doa ini juga menjadi momen refleksi diri sekaligus persiapan menyambut hari kemenangan. Bacaan doa akhir Ramadhan yang lengkap dengan Latin memudahkan umat untuk membaca dan mengamalkannya di rumah maupun di masjid. Ads close ads Doa Akhir Ramadhan Bacaan doa akhir Ramadhan ini dikutip dari KH Achmad Chalwani, Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, Jawa Tengah: Arab:اللهم اختم رمضان لنا ولكم بالقبول. واجعل صيامنا وصيامكم وسيلة للطهور. واجعل قيامنا وقيامكم تكفيرا للذنوب طول الدهور. اللهم ثبت حبنا…

Mandi Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri Begini Niat dan Caranya
IQRA

Media90 – Lebaran Idul Fitri 2026 Masehi / 1447 Hijriah sudah di depan mata. Meski begitu, umat Muslim masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis, 19 Maret 2026, untuk memastikan tanggal Hari Raya. Saat Idul Fitri, umat Muslim akan melaksanakan Sholat Ied, yang hukumnya sunnah muakad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Sebelum sholat, terdapat sunnah mandi yang bertujuan untuk menyucikan badan dan membangun semangat ibadah di hari raya. Ads close ads Mandi sunnah Idul Fitri berbeda dengan mandi junub atau mandi wajib, karena fungsinya lebih kepada membersihkan diri dari kotoran dan…

Doa Saat Keluar Rumah: Bacaan Lengkap Salah Satu Doa Sehari-hari
IQRA

Media90 – Doa keluar rumah merupakan salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari oleh umat Islam. Doa ini termasuk amalan harian yang penting untuk dihafalkan dan diamalkan, terutama ketika hendak memulai aktivitas di luar rumah. Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas dianjurkan untuk diawali dengan doa dan disandarkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Hal tersebut mencerminkan sikap tawakal dan keyakinan bahwa segala urusan berada dalam kuasa-Nya, termasuk ketika seorang muslim melangkah keluar rumah untuk bekerja, belajar, maupun keperluan lainnya. Lantas, apa doa keluar rumah, apa manfaatnya, serta bagaimana tata cara mengamalkannya? Ads close ads Ustaz Bitoh Purnomo, Lc., MA, dosen UIN Raden…

Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi, Ini Doa Saat Memasuki Masjid Nabawi
IQRA

Media90 – Masjid Nabawi di Kota Madinah merupakan salah satu tempat paling mulia bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap jemaah yang berkesempatan menginjakkan kaki di masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW ini dianjurkan untuk membaca doa ketika memasukinya, sebagai bentuk adab, penghormatan, dan pengharapan akan rahmat Allah SWT. Salah satu doa yang sering dibaca saat memasuki Masjid Nabawi diawali dengan lafaz Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi. Lantas, apa arti bacaan tersebut dan bagaimana maknanya dalam tradisi Islam? Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi Secara bahasa, Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi berarti “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah.” Bacaan ini…

Doa untuk Keluarga yang Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya
IQRA

Media90 – Menjelang keberangkatan jemaah haji maupun umrah ke Tanah Suci, umat Islam tidak hanya dianjurkan memanjatkan doa keselamatan bagi mereka yang akan menunaikan ibadah. Lebih dari itu, mendoakan keluarga yang ditinggalkan di rumah juga termasuk amalan yang disunnahkan, sebagai bentuk tawakal dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT. Dalam ajaran Islam, keselamatan dan penjagaan Allah menjadi hal utama, baik bagi jemaah yang bepergian maupun keluarga yang menunggu kepulangan. Oleh karena itu, tradisi saling mendoakan antara calon jemaah haji atau umrah dan keluarga yang ditinggalkan telah lama dianjurkan oleh para ulama. Doa untuk Keluarga yang Ditinggal Pergi Haji atau Umrah Salah satu doa…

Simak Bacaan Doa Mandi Wajib Setelah Haid atau Menstruasi, Lengkap dengan Tata Caranya
IQRA

Media90 – Setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Dalam Islam, kesucian menjadi salah satu syarat utama agar seorang muslim dapat menjalankan ibadah dengan sah. Karena itu, terdapat beberapa kondisi yang mewajibkan seseorang melakukan mandi wajib sebelum kembali beribadah, termasuk bagi perempuan yang telah selesai menjalani masa haid atau menstruasi. Mandi wajib merupakan proses pembersihan diri yang bersifat wajib bagi setiap muslim ketika berada dalam keadaan hadas besar. Tujuan utamanya adalah menyucikan tubuh secara lahir dan batin agar kembali diperbolehkan melaksanakan ibadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah keadaan yang mengharuskan mandi wajib,…