IQRA

Pelihara Jenggot dalam Islam: Menelusuri Kewajiban atau Sunnah?

766
×

Pelihara Jenggot dalam Islam: Menelusuri Kewajiban atau Sunnah?

Sebarkan artikel ini
Pelihara Jenggot dalam Islam Menelusuri Kewajiban atau Sunnah
Pelihara Jenggot dalam Islam Menelusuri Kewajiban atau Sunnah

Media90 (media90.id) – Sebelum membahas hukum memelihara jenggot dalam Islam, perlu diketahui bahwa jenggot adalah rumpun rambut yang terletak tepat di bawah dagu.

Biasanya kemunculan jenggot ini ditandai ketika seseorang mulai tumbuh remaja-dewasa.

Ads
close ads

Tentu saja jenggot dengan brewok memiliki perbedaan yang mencolok yang tidak bisa disandarkan dalam hukum yang sama.

Brewok bisa meliputi perpanjangan athi-athi, jenggot, dan juga penghubung antara jenggot dengan kumis. Sedangkan jenggot hanya ada di satu daerah.

Beberapa ulama memiliki perbedaan pendapat terkait hukum memelihara jenggot.

Ada yang melabeli hukum wajib, ada yang makruh, dan ada yang sunnah.

Namun tiada satu pun yang melabeli dengan hukum haram.

Pendapat terkuat mengenai cukur jenggot telah diimani oleh Imam Al-Ghazali, Syaikhul Islam, dan Ibnu Hajar dalam At-Tuhfah Ar-Ramly, Al-Khatib, bahwa hukumnya makruh.

Meninggalkannya mendapat pahala, sementara ketika melakukannya tiada berdosa.

Adapun pendapat memelihara jenggot yang kerapkali mendatangkan polemik berasal dari Syekh Ali Jum’ah, seorang mufti dari Mesir.

Beliau memiliki pedoman tersendiri terkait memelihara jenggot dan berkiblat pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi: “Ubahlah uban. Jangan engkau samakan diri dengan orang-orang Yahudi.”

Beliau menganggap hukum mengubah uban itu wajib, sebab menyamakan diri dengan kaum Yahudi akan menyebabkan penyerupaan yang tidak dianjurkan dalam agama Islam.

Dalam hadits tersebut terdapat penekanan alias perintah.

Namun, karena kehadiran uban sebagaimana adanya dianggap lumrah, mengubahnya hanya jadi anjuran, tidak lagi bersifat wajib sebagaimana mestinya.

Hal itu beliau samakan dengan hukum memelihara jenggot.

Pada masa Salaf, seluruh penduduk bumi, baik kafir maupun muslim, memanjangkan jenggot.

Hal ini diperkuat oleh banyaknya para ulama yang berpendapat bahwa memelihara jenggot hukumnya sunnah, dan mencukurnya tidak berdosa.

Namun, tradisi pun berubah seiring perubahan zaman. Sekarang lebih banyak orang yang mencukur jenggot daripada memeliharanya.

Bahkan banyak iklan alat cukur jenggot bertebaran di media televisi.

Adalah tepat jika kita mengikuti amalan dari madzhab Syafi’i karena perubahan kebiasaan secara global.

Hukum mencukur jenggot menjadi makruh, sementara hukum memelihara jenggot tetap sunnah.

Meskipun demikian, memelihara jenggot memiliki keutamaan tersendiri.

Bukan hanya untuk gaya-gayaan ikut artis, atlet olahraga, dan sebagainya.

Keutamaan ini dapat dirasakan secara langsung. Beberapa keutamaan memelihara jenggot antara lain:

  1. Menambah Kewibaan: Memelihara jenggot dapat meningkatkan kesan kewibaan seseorang. Tumbuhnya jenggot menandai kedewasaan seseorang. Dengan merawatnya, seseorang belajar untuk tampil sebagai pria dewasa.
  2. Mendapatkan Pahala: Menurut pendapat Imam Maliki, ketika seseorang memutuskan untuk tidak mencukur, memotong, atau membakar jenggot, maka ia akan mendapatkan pahala yang merupakan tiket menuju surga yang penuh berkah.
  3. Terhindar dari Tasyabbuh: Tasyabbuh adalah sikap menyerupai orang non-Muslim atau kafir. Memelihara jenggot dapat membantu seseorang untuk menghindari tasyabbuh, yang merupakan perilaku yang tidak dianjurkan dalam Islam.

Perubahan hukum memelihara atau mencukur jenggot dapat terjadi seiring dengan perubahan global yang terjadi di masyarakat.

Namun, pada akhirnya, keputusan untuk memelihara atau mencukur jenggot tetap ada di tangan individu masing-masing.

Sebenarnya tidak sulit memelihara jenggot di zaman sekarang.

Dengan akses internet yang mudah, seseorang dapat dengan mudah menemukan anjuran dan motivasi untuk memelihara jenggot.

Keputusan tersebut terletak pada diri sendiri.

Hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi sering kali hal-hal kecil seperti ini menjadi awal terciptanya perubahan yang lebih besar.

Teks Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Singkat, Padat, dan Bermakna – Njogo Kerukunan Umat Islam
IQRA

Media90 – Menjelang Idul Fitri 2026, para khatib dapat memanfaatkan contoh khutbah sebagai referensi dalam menyampaikan pesan pada hari kemenangan. Khutbah Idul Fitri tidak hanya mengajak jamaah untuk saling memaafkan, tetapi juga mengingatkan pentingnya introspeksi diri agar setiap individu mampu menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani bulan Ramadhan. Beragam tema dapat diangkat dalam khutbah, seperti menjaga silaturahmi, kembali kepada kesucian diri, mensyukuri nikmat Ramadhan, serta menjaga keimanan agar tetap kuat setelah bulan suci berakhir. Ads close ads Selain menyiapkan materi khutbah, khatib juga perlu memperhatikan kesiapan fisik, mental, dan aspek teknis agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik…

Menjelang Idul Fitri 2026 Ini Bacaan Doa Akhir Ramadhan Beserta Latin
IQRA

Media90 – Menjelang Idul Fitri 2026, umat Muslim dianjurkan membaca doa akhir Ramadhan sebagai bentuk permohonan agar ibadah di bulan suci diterima oleh Allah SWT. Doa ini juga menjadi momen refleksi diri sekaligus persiapan menyambut hari kemenangan. Bacaan doa akhir Ramadhan yang lengkap dengan Latin memudahkan umat untuk membaca dan mengamalkannya di rumah maupun di masjid. Ads close ads Doa Akhir Ramadhan Bacaan doa akhir Ramadhan ini dikutip dari KH Achmad Chalwani, Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, Jawa Tengah: Arab:اللهم اختم رمضان لنا ولكم بالقبول. واجعل صيامنا وصيامكم وسيلة للطهور. واجعل قيامنا وقيامكم تكفيرا للذنوب طول الدهور. اللهم ثبت حبنا…

Mandi Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri Begini Niat dan Caranya
IQRA

Media90 – Lebaran Idul Fitri 2026 Masehi / 1447 Hijriah sudah di depan mata. Meski begitu, umat Muslim masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis, 19 Maret 2026, untuk memastikan tanggal Hari Raya. Saat Idul Fitri, umat Muslim akan melaksanakan Sholat Ied, yang hukumnya sunnah muakad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Sebelum sholat, terdapat sunnah mandi yang bertujuan untuk menyucikan badan dan membangun semangat ibadah di hari raya. Ads close ads Mandi sunnah Idul Fitri berbeda dengan mandi junub atau mandi wajib, karena fungsinya lebih kepada membersihkan diri dari kotoran dan…

Doa Saat Keluar Rumah: Bacaan Lengkap Salah Satu Doa Sehari-hari
IQRA

Media90 – Doa keluar rumah merupakan salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari oleh umat Islam. Doa ini termasuk amalan harian yang penting untuk dihafalkan dan diamalkan, terutama ketika hendak memulai aktivitas di luar rumah. Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas dianjurkan untuk diawali dengan doa dan disandarkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Hal tersebut mencerminkan sikap tawakal dan keyakinan bahwa segala urusan berada dalam kuasa-Nya, termasuk ketika seorang muslim melangkah keluar rumah untuk bekerja, belajar, maupun keperluan lainnya. Lantas, apa doa keluar rumah, apa manfaatnya, serta bagaimana tata cara mengamalkannya? Ads close ads Ustaz Bitoh Purnomo, Lc., MA, dosen UIN Raden…

Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi, Ini Doa Saat Memasuki Masjid Nabawi
IQRA

Media90 – Masjid Nabawi di Kota Madinah merupakan salah satu tempat paling mulia bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap jemaah yang berkesempatan menginjakkan kaki di masjid yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW ini dianjurkan untuk membaca doa ketika memasukinya, sebagai bentuk adab, penghormatan, dan pengharapan akan rahmat Allah SWT. Salah satu doa yang sering dibaca saat memasuki Masjid Nabawi diawali dengan lafaz Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi. Lantas, apa arti bacaan tersebut dan bagaimana maknanya dalam tradisi Islam? Arti Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillahi Secara bahasa, Bismillah wa ‘ala millati Rasulillahi berarti “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah.” Bacaan ini…

Doa untuk Keluarga yang Berangkat Haji dan Umrah, Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya
IQRA

Media90 – Menjelang keberangkatan jemaah haji maupun umrah ke Tanah Suci, umat Islam tidak hanya dianjurkan memanjatkan doa keselamatan bagi mereka yang akan menunaikan ibadah. Lebih dari itu, mendoakan keluarga yang ditinggalkan di rumah juga termasuk amalan yang disunnahkan, sebagai bentuk tawakal dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT. Dalam ajaran Islam, keselamatan dan penjagaan Allah menjadi hal utama, baik bagi jemaah yang bepergian maupun keluarga yang menunggu kepulangan. Oleh karena itu, tradisi saling mendoakan antara calon jemaah haji atau umrah dan keluarga yang ditinggalkan telah lama dianjurkan oleh para ulama. Doa untuk Keluarga yang Ditinggal Pergi Haji atau Umrah Salah satu doa…

Simak Bacaan Doa Mandi Wajib Setelah Haid atau Menstruasi, Lengkap dengan Tata Caranya
IQRA

Media90 – Setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Dalam Islam, kesucian menjadi salah satu syarat utama agar seorang muslim dapat menjalankan ibadah dengan sah. Karena itu, terdapat beberapa kondisi yang mewajibkan seseorang melakukan mandi wajib sebelum kembali beribadah, termasuk bagi perempuan yang telah selesai menjalani masa haid atau menstruasi. Mandi wajib merupakan proses pembersihan diri yang bersifat wajib bagi setiap muslim ketika berada dalam keadaan hadas besar. Tujuan utamanya adalah menyucikan tubuh secara lahir dan batin agar kembali diperbolehkan melaksanakan ibadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah keadaan yang mengharuskan mandi wajib,…