Media90 – Media sosial tengah diramaikan oleh keluhan pengguna Instagram yang mengaku mengalami penurunan jumlah followers secara tiba-tiba.
Dalam beberapa jam terakhir, banyak akun dilaporkan kehilangan pengikut dalam jumlah besar tanpa penjelasan yang jelas.
Fenomena ini tidak hanya dialami oleh akun biasa, tetapi juga kreator konten hingga figur publik dengan jumlah pengikut besar.
Ribuan hingga Jutaan Followers Disebut Menghilang
Berdasarkan laporan yang beredar di berbagai platform media sosial, sejumlah akun disebut kehilangan ribuan bahkan jutaan followers hanya dalam waktu sekitar 12 jam.
Penurunan angka pengikut secara mendadak ini memicu berbagai spekulasi di kalangan pengguna internet.
Banyak yang menduga Meta Platforms tengah melakukan pembersihan besar-besaran terhadap akun palsu, bot, spam, hingga akun yang sudah tidak aktif.
Topik “followers Instagram turun” pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial.
Sebagian pengguna menilai langkah tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas interaksi di platform.
Selama ini, keberadaan akun bot dan spam dinilai memengaruhi angka engagement serta akurasi jumlah pengikut pada banyak akun.
Dengan adanya penghapusan akun tidak aktif atau palsu, jumlah followers pengguna bisa berubah drastis dalam waktu singkat.
Belum Ada Penjelasan Resmi
Hingga saat ini, pihak Meta Platforms selaku induk Instagram belum memberikan pernyataan resmi terkait fenomena tersebut.
Belum diketahui apakah penurunan followers ini disebabkan oleh pembersihan akun atau gangguan sistem pada platform.
Meski demikian, laporan serupa terus bermunculan dari pengguna di berbagai negara.
Fenomena penurunan followers massal sebenarnya bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, Instagram diketahui beberapa kali melakukan penghapusan akun palsu dalam skala besar.
Langkah tersebut biasanya berdampak langsung pada jumlah followers, terutama pada akun yang memiliki banyak pengikut tidak aktif.
Pengguna Diminta Tidak Panik
Pengguna yang mengalami penurunan jumlah followers disarankan untuk tidak langsung panik sembari menunggu klarifikasi resmi dari pihak Instagram.
Meski mengejutkan, sebagian pihak menilai fenomena ini justru dapat membuat kualitas interaksi di platform menjadi lebih sehat dan organik.
Pengguna juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan menghindari spekulasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.














