Media90.id – Wilayah Papua Barat kembali mengalami aktivitas seismik setelah gempa bumi dengan magnitudo 4,8 terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 11.37.30 WIB. Getaran gempa tersebut dilaporkan terasa di sejumlah wilayah sekitar Manokwari.
Peristiwa ini membuat masyarakat sempat merasakan guncangan dengan intensitas berbeda, meskipun tidak dilaporkan adanya dampak kerusakan besar dalam kejadian awal tersebut.
Pusat Gempa di Daratan Timur Laut Manokwari
Berdasarkan data pemantauan, pusat gempa berada di darat sekitar 30 km timur laut Kebar-Manokwari dengan kedalaman 19 km. Episentrum gempa tercatat berada pada koordinat 0,80 LS – 133,32 BT.
Kedalaman gempa yang berada di level menengah ini menunjukkan adanya aktivitas tektonik di bawah permukaan yang cukup aktif di wilayah tersebut.
Getaran Terasa Hingga Manokwari
Getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Manokwari dengan intensitas lemah hingga sedang. Berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), gempa tercatat berada pada level II–III.
Pada tingkat ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah, dan dapat menimbulkan sensasi seperti truk atau kendaraan berat yang sedang melintas.
Karakteristik Gempa Tektonik
Data seismik menunjukkan bahwa gempa kali ini memiliki kedalaman sekitar 19 km di bawah permukaan tanah. Karakteristik ini menunjukkan aktivitas tektonik yang tergolong dangkal hingga menengah.
Karena pusat gempa berada di daratan, getaran menjadi lebih mudah dirasakan oleh penduduk di sekitar episentrum dibandingkan gempa yang terjadi di laut.
Imbauan BMKG: Waspada Gempa Susulan
Berdasarkan informasi resmi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian peringatan yang disampaikan.
Imbauan ini menegaskan pentingnya kewaspadaan meskipun gempa utama tidak tergolong kuat.
Tetap Tenang Namun Siaga
Gempa bumi dengan magnitudo sedang seperti ini berpotensi diikuti oleh gempa susulan dalam beberapa waktu setelah kejadian utama. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang namun siaga.
Langkah antisipasi seperti menjauhi bangunan yang mengalami keretakan, mengamankan barang-barang berbahaya, serta memastikan jalur evakuasi tetap aman menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.














