NASIONAL

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Fenomena “Cincin Api” yang Sayangnya Tak Terlihat dari Indonesia

138
×

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Fenomena “Cincin Api” yang Sayangnya Tak Terlihat dari Indonesia

Sebarkan artikel ini
Fenomena Gerhana Matahari Cincin 2026 Segera Hadir, Cek Daerah yang Terlintasi
Fenomena Gerhana Matahari Cincin 2026 Segera Hadir, Cek Daerah yang Terlintasi

Media90 – Para pemburu fenomena astronomi patut bersiap. Langit pada Februari 2026 akan menghadirkan sebuah pertunjukan kosmik yang dramatis, yakni Gerhana Matahari Cincin (GMC). Fenomena ini dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026 dan menjadi gerhana Matahari pertama yang membuka rangkaian peristiwa astronomi tahun tersebut.

Gerhana Matahari Cincin kerap dijuluki sebagai “Cincin Api” atau Ring of Fire. Julukan ini muncul karena pada saat gerhana berlangsung, Bulan berada di titik terjauhnya dari Bumi (apogee). Ukuran tampak Bulan menjadi lebih kecil sehingga tidak mampu menutupi seluruh piringan Matahari. Akibatnya, bagian tepi Matahari tetap terlihat sebagai lingkaran cahaya terang yang menyerupai cincin emas di langit.

Ads
close ads

Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana

Pertanyaan utama bagi masyarakat Indonesia tentu saja: apakah fenomena ini bisa diamati dari Tanah Air?

Berdasarkan perhitungan lintasan astronomi, jawaban singkatnya adalah tidak. Jalur utama atau fase cincin api sempurna (annularity) pada gerhana ini berada jauh di belahan bumi selatan. Jalur tersebut hanya melintasi kawasan Antartika yang terpencil serta wilayah selatan Samudra Selatan.

Meski demikian, sejumlah wilayah di belahan bumi selatan masih dapat menikmati fenomena ini dalam bentuk Gerhana Matahari Sebagian. Wilayah yang berpotensi menyaksikannya antara lain:

  • Afrika bagian selatan, termasuk Afrika Selatan, Namibia, Botswana, dan Zimbabwe.
  • Amerika Selatan bagian selatan, terutama Chile dan Argentina.
  • Wilayah samudra luas, meliputi sebagian Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia.

Sementara itu, Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa dan terlalu jauh di utara dari jalur antumbra Bulan dipastikan tidak akan mengalami gerhana. Langit di Jakarta maupun kota-kota lain di Indonesia akan tampak seperti hari biasa tanpa perubahan signifikan.

Jadwal Fase Gerhana (Waktu Indonesia Barat)

Meski tidak bisa disaksikan secara langsung, gerhana ini tetap berlangsung pada waktu yang beririsan dengan sore hingga malam hari di Indonesia. Bagi penggemar astronomi yang ingin mengikuti siaran langsung dari luar negeri, berikut jadwal fase gerhana yang telah dikonversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB):

  1. Gerhana Matahari Sebagian dimulai: 16.56 WIB
  2. Fase cincin dimulai: 18.42 WIB
  3. Puncak gerhana (maksimum): 19.12 WIB
  4. Fase cincin berakhir: 19.41 WIB
  5. Gerhana Matahari berakhir sepenuhnya: 21.27 WIB

Total durasi fenomena ini diperkirakan mencapai sekitar 271 menit. Sementara itu, fase cincin api sempurna di titik maksimum hanya akan berlangsung sekitar 2 menit 20 detik.

Peringatan Keselamatan Penting

Bagi siapa pun yang berada di wilayah lintasan gerhana—termasuk warga Indonesia yang kebetulan sedang bepergian ke Afrika Selatan atau Amerika Selatan—peringatan keselamatan tidak boleh diabaikan.

Gerhana Matahari Cincin tidak pernah aman untuk dilihat dengan mata telanjang. Berbeda dengan Gerhana Matahari Total, di mana fase totalitas memungkinkan pengamatan langsung dalam waktu singkat, pada gerhana cincin permukaan Matahari tidak pernah tertutup sepenuhnya. Cincin cahaya yang tersisa tetap memancarkan radiasi kuat yang berpotensi merusak retina mata secara permanen.

Oleh karena itu, pengamatan hanya boleh dilakukan menggunakan kacamata gerhana berfilter khusus atau metode tidak langsung seperti proyeksi bayangan. Keselamatan mata harus selalu menjadi prioritas utama saat menikmati keindahan fenomena langit.

Dump Truck Nyungsep di Sidoarjo, Hantam Bengkel dan Tembok Pabrik di Jalan Raya Bringinbendo
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah dump truck terjadi di Jalan Raya Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Insiden tersebut terjadi di jalur arah Surabaya menuju Krian, tepatnya di depan PT APP Purinusa Ekapersada. Kendaraan berat itu dilaporkan keluar jalur hingga akhirnya menghantam bangunan yang berada di tepi jalan. Dump truck tersebut diduga nyungsep setelah kehilangan kendali saat melintas di kawasan tersebut. Ads close ads Akibat insiden itu, truk menabrak sebuah bengkel tambal ban serta tembok pabrik yang berada di sisi jalan. Benturan cukup keras membuat lokasi kejadian menjadi perhatian warga dan para pengguna jalan…

Bus Halmahera Terbalik di Tol Tebing Tinggi–Medan, 4 Penumpang Tewas Usai Tabrakan dengan Mobil Pengangkut Ayam
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Tebing Tinggi–Medan pada Senin pagi, 11 Mei 2026. Sebuah Bus Halmahera dengan nomor polisi BK 7347 UA mengalami kecelakaan hebat di KM 63,2, tepatnya di wilayah Desa Sei Sejenggi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara. Bus yang diketahui melaju dari Dumai menuju Medan tersebut terbalik setelah menghantam sebuah mobil pengangkut ayam yang sebelumnya telah mengalami kecelakaan tunggal di lokasi yang sama. Insiden ini menyebabkan situasi di jalan tol menjadi kacau dan menimbulkan korban jiwa. Ads close ads Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang bus dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian. Kronologi Kejadian…

Erupsi Terkini Gunung Semeru, Abu Meninggi Hingga 1,2 Km, Warga Diingatkan Tingkatkan Kewaspadaan
NASIONAL

Media90 – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Senin (11/5/2026) pagi sekitar pukul 10.31 WIB. Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut menghasilkan kolom abu yang menjulang tinggi dan dapat terlihat jelas dari sejumlah wilayah di sekitarnya. Berdasarkan laporan pengamatan, tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.876 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah tenggara serta selatan. Ads close ads Erupsi ini juga terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi letusan sekitar 113 detik, menunjukkan…

Kecelakaan Truk Tebu di Lawang, Diduga Rem Blong Hantam Baliho, Sopir Selamat Meski Tertimbun
NASIONAL

Media90 – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Lawang, Kabupaten Malang, pada Senin (11/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.25 WIB. Sebuah truk bermuatan tebu mengalami insiden di depan kawasan Ma’arif Lawang dan sempat menghebohkan warga sekitar. Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh Fauzan, warga Probolinggo, yang saat itu tengah melakukan perjalanan dari Probolinggo menuju Turen, Kabupaten Malang dengan membawa muatan penuh tebu. Ads close ads Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong saat melintas di jalur tersebut. Dalam kondisi darurat, sopir berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan membanting setir ke arah kiri untuk menghindari potensi…

Tragis! Pasien Tewas di Dalam Ambulans Diduga Terhambat Kemacetan
NASIONAL

Media90 – Perjalanan menuju rumah sakit yang diharapkan menjadi penyelamat justru berakhir duka bagi seorang pasien asal Kabupaten Karawang. Seorang perempuan bernama Jubaedah, warga Dusun Neglasari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Karawang pada Sabtu malam (9/5/2026). Korban sebelumnya mengalami sesak napas dan harus segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Ambulans yang membawa korban berangkat dari wilayah Sedari menuju pusat Kota Karawang. Ads close ads Namun saat melintas di sekitar Alun-alun Karawang, kendaraan tersebut diduga terjebak kemacetan akibat padatnya aktivitas kirab budaya Kirab Budaya Mahkota Binokasih. Kepadatan kendaraan dan membludaknya warga disebut membuat…

Korban Tenggelam di Setu Cikaret Bogor Ditemukan Tak Bernyawa Usai Pencarian Berjam-jam
NASIONAL

Media90 – Peristiwa tenggelam di kawasan Setu Cikaret, Kabupaten Bogor, berakhir duka. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu siang (10/5/2026). Informasi sementara menyebut korban berasal dari Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup. Identitas korban juga telah dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga yang datang ke lokasi kejadian. Ads close ads Sebelumnya, laporan dugaan orang tenggelam diterima sekitar pukul 01.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Kabupaten Bogor langsung bergerak melakukan pencarian. Operasi pencarian dimulai sekitar pukul 02.00 WIB dengan menyisir area perairan Setu Cikaret dan sekitarnya. Tim gabungan melakukan penelusuran selama berjam-jam hingga akhirnya korban berhasil…

Pria Tewas di SPBU Kalijaten Sidoarjo Usai Keluhkan Nyeri Dada
NASIONAL

Media90 – Peristiwa mengejutkan terjadi di sebuah SPBU yang berada di kawasan Kalijaten, tepatnya di Jalan Raya Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (10/5/2026) pagi. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada usai mengisi bahan bakar. Korban diketahui berinisial ADS (58), seorang pegawai negeri sipil yang berasal dari Desa Gilang. Ads close ads Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi L 3586 AK untuk mengisi bahan bakar sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah selesai mengisi BBM, korban disebut mulai merasakan sakit di bagian dada. Ia kemudian menepi…