Media90 – Sebuah video mengejutkan mendadak viral di media sosial setelah memperlihatkan puluhan mobil mengalami ban kempes secara bersamaan di kawasan Museum Nasional Indonesia.
Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari dan langsung memicu kepanikan para pemilik kendaraan yang hendak meninggalkan lokasi. Dalam video yang beredar, terlihat deretan mobil dari berbagai jenis—mulai dari kendaraan keluarga hingga SUV—terparkir dalam kondisi tidak normal.
Masalah yang dialami pun seragam, yakni ban kendaraan kempes total secara bersamaan. Akibatnya, banyak pemilik mobil kebingungan, sebagian tampak panik karena kendaraan mereka tidak bisa langsung digunakan.
Perekam video bahkan terdengar meluapkan kekesalannya, lantaran kejadian tersebut dinilai tidak wajar terjadi dalam waktu yang sama.
Kawasan sekitar Jalan Medan Merdeka memang dikenal sebagai area dengan aturan parkir yang ketat. Lokasi ini termasuk zona yang tidak diperbolehkan untuk parkir sembarangan dan kerap menjadi sasaran penertiban oleh petugas.
Hal ini kemudian memunculkan dugaan bahwa ban kempes massal tersebut merupakan bagian dari tindakan penertiban oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi, dugaan tersebut diperkuat dengan aturan yang tertuang dalam Perda DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014. Dalam regulasi tersebut, petugas memiliki kewenangan untuk menindak pelanggaran parkir dengan beberapa cara, di antaranya:
- Penggembosan ban
- Pencabutan pentil
- Penderekan kendaraan
Langkah-langkah tersebut umumnya dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pelanggar parkir liar.
Kasus ini pun langsung memicu perdebatan panas di media sosial. Sebagian netizen menilai tindakan tersebut wajar sebagai bentuk penegakan aturan, sementara lainnya menganggap cara tersebut merugikan pemilik kendaraan.
Hingga kini, video viral puluhan mobil kempes di kawasan Museum Nasional Jakarta masih menjadi perbincangan hangat dan memicu pro kontra di kalangan masyarakat.














