Media90 – Media sosial kembali diramaikan oleh unggahan nota pembayaran dari sebuah warung bakso di Klaten. Bukan harga makanannya yang menjadi perhatian utama, melainkan adanya biaya tambahan penggunaan AC sebesar Rp3 ribu per orang.
Dalam nota yang beredar luas, terlihat pelanggan dikenakan tarif tambahan untuk fasilitas pendingin ruangan. Karena datang berdua, total biaya AC yang harus dibayar mencapai Rp6 ribu di luar pesanan makanan dan minuman.
Struk pembayaran tersebut diketahui tercetak pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.16 WIB. Total tagihan mencapai Rp62 ribu dan dibayar menggunakan metode QRIS. Dalam rincian pesanan, pelanggan membeli beberapa menu seperti bakso balungan, bakso keju, tetelan, es teh, hingga es tawar.
Namun perhatian netizen langsung tertuju pada tulisan “AC per 1 orang” yang dinilai tidak lazim ditemukan di warung makan. Sebagian besar pengguna media sosial menilai biaya operasional seperti listrik dan pendingin ruangan biasanya sudah diperhitungkan dalam harga jual makanan.
Kolom komentar pun dipenuhi berbagai reaksi. Tak sedikit netizen yang menyindir kebijakan tersebut dengan nada humor dan satir. Ada yang beranggapan kebijakan seperti ini bisa membuat pelanggan memilih membeli makanan untuk dibawa pulang dibanding makan di tempat.
Beberapa komentar bahkan bercanda dengan menyebut biaya lain seperti kursi, meja, mangkuk, hingga sendok seharusnya sekalian dimasukkan ke dalam nota. Kritik juga datang dari pengguna yang menilai kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada citra usaha kuliner.
Meski mayoritas komentar bernada kritik, ada pula netizen yang mencoba melihat dari sudut pandang berbeda. Mereka menduga biaya AC diterapkan agar harga makanan tetap terjangkau bagi pelanggan yang tidak menggunakan fasilitas ruangan berpendingin.
Sebagian lainnya menilai sistem tersebut bisa dianggap lebih transparan dibandingkan menaikkan harga menu secara keseluruhan. Bahkan, ada juga yang menduga tulisan “AC” dalam nota memiliki arti lain, meski hal tersebut belum dikonfirmasi secara resmi.
Viralnya nota pembayaran tersebut membuat warung bakso itu menjadi perbincangan luas di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna internet yang mencari tahu lokasi usaha tersebut dan membahasnya lebih lanjut.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak warung bakso terkait alasan penerapan biaya tambahan AC tersebut.














