Media90.id – Media sosial kembali diramaikan dengan beredarnya informasi lowongan kerja yang mengatasnamakan Bank Panin. Informasi tersebut muncul melalui akun TikTok bernama “callie.store.id” pada 21 Mei 2026 dan mengklaim bahwa perusahaan perbankan tersebut sedang membuka rekrutmen untuk berbagai posisi.
Dalam unggahan yang beredar, disebutkan sejumlah posisi yang diklaim tersedia, mulai dari teller, customer service, staf administrasi, back office, security, marketing staff, hingga IT support. Informasi tersebut kemudian menarik perhatian banyak pencari kerja yang tengah mencari peluang karier di sektor perbankan.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, tidak seluruh informasi yang tercantum dalam unggahan tersebut dapat diverifikasi melalui kanal resmi perusahaan.
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah adanya tautan pendaftaran yang dicantumkan pada bio akun TikTok tersebut. Ketika diakses, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke sebuah formulir yang meminta sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, asal provinsi, hingga nomor Telegram.
Permintaan data pribadi melalui platform yang tidak terverifikasi menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pasalnya, praktik serupa kerap ditemukan dalam modus penipuan berkedok rekrutmen kerja yang bertujuan mengumpulkan data pribadi calon pelamar.
Berdasarkan penelusuran, informasi resmi mengenai rekrutmen Bank Panin umumnya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan. Calon pelamar dapat memperoleh informasi karier melalui situs resmi perusahaan maupun program rekrutmen yang telah ditetapkan oleh Bank Panin.
Salah satu program resmi yang tersedia adalah Panin Professional Program, yaitu program pelatihan bagi lulusan baru yang ingin berkarier di industri perbankan. Dalam proses rekrutmen resmi, pelamar biasanya diminta mengirimkan berkas lamaran melalui alamat email resmi perusahaan.
Selain itu, informasi karier dan aktivitas rekrutmen juga kerap diumumkan melalui akun media sosial resmi yang dikelola perusahaan, termasuk akun Instagram “PeopleAtPanin”.
Namun, berdasarkan pengecekan terhadap kanal resmi tersebut, tidak ditemukan informasi terbaru mengenai pembukaan lowongan kerja Bank Panin tahun 2026 yang sesuai dengan isi unggahan viral di TikTok. Kondisi ini semakin memunculkan keraguan terhadap keaslian informasi yang beredar.
Kasus seperti ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mengirimkan data pribadi atau mengikuti proses rekrutmen yang beredar di media sosial.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai sejumlah tanda yang sering muncul dalam lowongan kerja palsu, seperti penggunaan akun tidak resmi, permintaan data pribadi sejak tahap awal pendaftaran, tautan mencurigakan yang tidak terhubung dengan situs resmi perusahaan, serta janji diterima bekerja tanpa proses seleksi yang jelas.
Perusahaan resmi pada umumnya memiliki prosedur rekrutmen yang transparan dan tidak meminta data sensitif melalui formulir yang tidak dapat diverifikasi keasliannya. Oleh karena itu, calon pelamar disarankan selalu memeriksa informasi lowongan kerja melalui situs resmi perusahaan atau kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Dengan meningkatnya kasus penyebaran lowongan kerja palsu di media sosial, kewaspadaan dan kebiasaan melakukan verifikasi menjadi langkah penting untuk menghindari potensi penipuan maupun penyalahgunaan data pribadi.














