Media90.id – Kabar gembira datang bagi para pecinta sepak bola di Indonesia. Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dipastikan menjadi pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026, turnamen sepak bola terbesar di dunia yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Dengan kepastian tersebut, masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan secara gratis melalui jaringan TVRI yang menjangkau berbagai wilayah di Tanah Air.
Hak Siar Piala Dunia 2026 Bernilai Rp1,3 Triliun
Untuk memperoleh hak siar ajang bergengsi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Keuangan dilaporkan telah membayarkan lisensi kepada FIFA dengan nilai mencapai Rp1,3 triliun.
Nilai tersebut menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai salah satu proyek penyiaran olahraga terbesar yang pernah didukung pemerintah Indonesia.
Selain biaya lisensi, TVRI juga akan menanggung berbagai kebutuhan produksi selama turnamen berlangsung melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diberikan kepada lembaga penyiaran publik tersebut.
Program siaran Piala Dunia 2026 ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati pesta sepak bola dunia tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Hak siar tersebut bahkan disebut-sebut sebagai “hadiah dari Presiden Prabowo Subianto” bagi sekitar 285 juta penduduk Indonesia agar dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara langsung melalui layar televisi.
Seluruh 104 Pertandingan Akan Disiarkan
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan.
Seluruh pertandingan tersebut dijadwalkan dapat disaksikan oleh masyarakat Indonesia melalui siaran TVRI.
Paket hak siar yang diberikan FIFA kepada TVRI juga mencakup berbagai fasilitas penyiaran modern yang mendukung pengalaman menonton lebih lengkap.
Selain siaran langsung pertandingan, TVRI memperoleh akses komentar berbahasa Inggris, tayangan cuplikan pertandingan atau highlights, hingga berbagai program dokumenter yang mengulas sejarah panjang dan perjalanan turnamen Piala Dunia dari masa ke masa.
Namun demikian, terdapat satu pembatasan yang diterapkan FIFA. TVRI tidak memperoleh hak untuk mengambil maupun menyiarkan gambar dari area ruang ganti pemain selama turnamen berlangsung.
Tantangan Perluasan Jangkauan Siaran
Di balik kabar baik tersebut, TVRI masih menghadapi tantangan besar terkait pemerataan akses siaran di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data yang sebelumnya dipublikasikan Kantor Berita Antara, cakupan siaran TVRI saat ini baru menjangkau sekitar 75 persen wilayah Indonesia.
Sementara itu, pemerintah menargetkan jaringan penyiaran TVRI dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia atau mencapai 100 persen cakupan hingga ke daerah terpencil di 38 provinsi.
Perluasan jaringan ini dinilai sangat penting agar seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah perbatasan, kepulauan terluar, dan daerah terpencil, dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 secara merata.
Momentum Kebangkitan TVRI
Kehadiran Piala Dunia 2026 di layar TVRI juga dipandang sebagai momentum penting bagi televisi publik nasional untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat posisinya di tengah persaingan industri penyiaran.
Dengan jutaan penonton yang diperkirakan akan mengikuti setiap pertandingan, ajang ini menjadi kesempatan besar bagi TVRI untuk memperluas jangkauan siaran, meningkatkan kualitas produksi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap media penyiaran publik.
Selain itu, penyiaran Piala Dunia secara gratis berpotensi menghadirkan pengalaman menonton yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa harus berlangganan layanan televisi berbayar.
Jika target pemerataan siaran berhasil diwujudkan, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi salah satu peristiwa televisi terbesar yang dapat dinikmati secara serentak oleh masyarakat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
Dengan seluruh pertandingan yang dapat disaksikan tanpa biaya, masyarakat kini hanya tinggal menantikan dimulainya pesta sepak bola terbesar di dunia yang akan menghadirkan aksi para pemain terbaik dari berbagai negara di panggung internasional.














