Media90.id – Konsumsi listrik dan daya mobil listrik iCar V23 menjadi salah satu hal yang menarik untuk diketahui, terutama bagi calon konsumen yang mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi ini. Media90 berkesempatan menjajal langsung iCar V23 pada Rabu (20/5/2026) untuk melihat efisiensi konsumsi dayanya di rute Jakarta–Bogor.
SUV listrik ini merupakan model yang baru diperkenalkan di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 yang berlangsung pada Februari 2026. Dengan desain boxy modern yang khas, iCar V23 menjadi model perdana dari lini iCar di Tanah Air.
Tiga Varian iCar V23
iCar V23 hadir dalam tiga varian, yaitu OG (Original), Pro, dan Pro Plus. Unit yang digunakan dalam pengujian kali ini adalah varian OG.
Meski sudah diperkenalkan ke publik, iCar V23 belum resmi diluncurkan di pasar Indonesia. Berdasarkan undangan resmi, peluncuran perdananya dijadwalkan pada Sabtu (23/5/2026).
Rute Uji: Jakarta Menuju Sentul
Test drive dilakukan dari Jakarta menuju Sentul, Bogor. Sebanyak lima unit disediakan untuk 20 jurnalis, dengan satu mobil diisi empat orang lengkap dengan perlengkapan masing-masing.
Perjalanan sempat berhenti di Rest Area KM 34 sebelum melanjutkan ke titik akhir di Valley Market Sentul.
Konsumsi Listrik dari Jakarta ke Rest Area KM 34
Perjalanan dimulai dari Cilandak Town Square menuju Rest Area KM 34 dengan jarak sekitar 47 km. Saat awal perjalanan, baterai menunjukkan angka 99 persen.
Selama perjalanan, mobil menggunakan mode comfort dari enam mode berkendara yang tersedia, yaitu eco, sport, comfort, slippery, offroad, dan individual. Kecepatan berkisar antara 30–70 km/jam mengikuti kondisi lalu lintas.
Sesampainya di rest area, baterai turun menjadi 89 persen. Artinya, konsumsi daya sebesar 10 persen digunakan untuk menempuh jarak tersebut.
Dari data head unit, konsumsi rata-rata tercatat sekitar 15 kWh per 100 km.
Perjalanan Lanjutan ke Sentul
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Valley Market Sentul dengan jarak sekitar 10 km dari rest area KM 34. Mode comfort kembali digunakan dengan kecepatan sedikit lebih rendah, sekitar 30–60 km/jam karena kondisi lalu lintas lebih padat.
Setibanya di lokasi tujuan, daya baterai kembali turun dari 89 persen menjadi 86 persen, atau hanya berkurang sekitar 3 persen.
Konsumsi Daya Akhir iCar V23
Berdasarkan catatan sistem, konsumsi daya rata-rata pada perjalanan ini tercatat meningkat tipis menjadi 16,2 kWh per 100 km.
Hasil ini menunjukkan bahwa iCar V23 memiliki efisiensi daya yang cukup stabil untuk penggunaan harian, terutama dalam kondisi lalu lintas campuran perkotaan dan tol.
Dengan hasil tersebut, iCar V23 memberikan gambaran awal mengenai performa konsumsi listriknya sebelum resmi dipasarkan di Indonesia.














